DPRD-Pemkot Madiun Bakal Kaji Usulan Hasil Musrenbangcam Tahun 2026
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- visibility 49
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto :Kris-Sinergia
Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun telah merampungkan Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026. Musrenbangcam telah dilaksanakan di 3 kecamatan yakni Taman, Manguharjo serta Kartoharjo. Forum ini guna menyepakati program pembangunan daerah untuk perencanaan tahun 2027.
Sesuai data yang dihimpun, Kecamatan Taman mencatatkan sebanyak 147 usulan fisik dengan perkiraan anggaran sebesar Rp. 44,4 miliar dan 94 usulan nonfisik dengan nilai Rp. 6,9 miliar. Sementara itu, untuk Kecamatan Manguharjo usulan prioritas bidang fisik tercatat 218 usulan dengan anggaran Rp. 24,3 miliar dan non fisik 221 usulan dengan anggaran Rp. 5,1 miliar.
Sedangkan, Kecamatan Kartoharjo mencatatkan pembangunan fisik sebanyak 157 usulan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 32,9 miliar. Sedangkan non-fisik sebanyak 128 usulan kegiatan dengan proyeksi anggaran sebesar Rp 15,4 miliar.
Menyikapi hasil Musrenbangcam tersebut, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya menekankan pentingnya skala prioritas berbasis kebutuhan, bukan keinginan. Pihaknya akan melakukan kajian bersama Eksekutif dalam menentukan arah pembangunan tahun 2027 yang disesuaikan dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).
“Semua harus berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Nanti akan kita kaji mana yang benar-benar harus diprioritaskan dan mana yang masih bisa ditunda,” tegasnya.
Sementara, Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun memastikan Pemkot terbuka dan menerima seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Namun akan tetap melalui proses seleksi usulan berdasarkan skala prioritas.
“Setelah Musrenbang kecamatan ini akan di filter lagi di tingkat kota. Ini harus disesuaikan dengan program prioritas Pemerintah Kota,” katanya.
Menurutnya, Musrenbang tingkat kecamatan memang belum final. Usulan prioritas dari masing-masing kecamatan masih akan dibahas kembali di tingkat kota. “Proses penyaringan nantinya tentu agar pembangunan untuk tahun anggaran 2027 mendatang dapat berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

