Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Dua anak berusia 4 dan 5 tahun di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa, Sabtu (21/2/2026) sore. Keduanya dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah seusai bermain.
Menurut Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, kedua korban berinisial A dan M tinggal berdekatan dan terakhir terlihat sedang bermain mobil-mobilan. Keluarga mulai khawatir ketika keduanya tak kunjung pulang, hingga akhirnya menemukan mainan mobil serta sandal korban di tepi sungai desa.
“Setelah menerima laporan warga, kami bersama tim dari Polres Ngawi, Inafis, tenaga medis, dan perangkat desa langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal,” kata Haris.
Ia menjelaskan, kedua bocah diduga terpeleset dan tercebur ke anak Sungai Ngale yang kedalamannya mencapai dada orang dewasa. Proses pencarian menemukan keduanya sudah tidak bernyawa dan terpisah jarak sekitar 100–200 meter dalam aliran sungai yang sama.
“Korban ditemukan pada dua lokasi berbeda namun masih di satu jalur sungai, dan saat ditemukan kondisinya sudah meninggal,” ujarnya.

Hasil visum luar memastikan tidak ada tanda kekerasan maupun dugaan unsur pidana. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, yang memilih tidak meminta otopsi dan menerima insiden ini sebagai musibah.
“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, kejadian ini murni kecelakaan tanpa indikasi tindak pidana,” tegas Haris.
Pihak kepolisian mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama ketika bermain di area sungai atau lokasi lain yang berpotensi berbahaya.(Kusnanto).
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Kris/Byg


