Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Lolos Dari Pengawasan, Anak Empat Tahun di Ponorogo Terperosok Selokan Saat Hujan Deras

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 293
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak perempuan terperosok keselokan saat hujan deras di Ponorogo, (10/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Seorang anak perempuan berinisial M.A.S berusia empat tahun, warga Jenangan, Ponorogo, mengalami peristiwa naas setelah terperosok ke dalam selokan saat hujan deras.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Pramuka, masuk Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan.

Kejadian bermula saat korban bersama ibunya berinisial T tengah menambal ban sekaligus berteduh dari hujan. Namun, hujan deras yang mengguyur lokasi menyebabkan air meluap hingga menutup saluran selokan di tepi jalan.

Diduga karena tidak mengetahui adanya selokan yang tertutup genangan air, korban tiba-tiba terperosok dan langsung terbawa arus yang cukup deras.

Warga sekitar yang mendengar teriakan segera melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan sekitar lima puluh meter dari titik awal terjatuh, setelah ditunggu di titik aliran selokan oleh warga.

“Saya tidak tahu awalnya, saya dengar orang teriak-teriak katanya ada anak masuk selokan. Terus dicari, ditunggu sekitar lima puluh meter, akhirnya ketemu dan langsung dievakuasi,” ujar Yahdi, warga setempat.

Saksi mata lainnya, Evin Susanti, mengatakan korban sebelumnya berada di lokasi tambal ban bersama ibunya dan sempat hendak pulang saat hujan deras.

“Tadi anak kecil itu di sini ikut nambal ban sama ibunya, terus hujan deras. Mau pulang, tapi mungkin tidak tahu ada selokan karena banjir. Usianya masih kecil, terseret sekitar kurang lebih lima puluh meter,” jelasnya.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan bibir membiru. Korban kemudian langsung dilarikan ke IGD Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, korban masih dalam kondisi belum sadar, sementara pihak keluarga belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut terkait kejadian tersebut. (Ega) 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gencarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

    Pemkab Madiun Gencarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis lingkungan dengan menitikberatkan pengendalian sejak dari hulu, khususnya di wilayah pedesaan. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan Rabu (21/05/2025). Purnomo Hadi menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat desa […]

    Bagikan
  • Kesaksian Heri Tawang Soal Penjualan Tanah hingga Dana Umrah, Maidi Bantah Perintah Bentuk CV

    Kesaksian Heri Tawang Soal Penjualan Tanah hingga Dana Umrah, Maidi Bantah Perintah Bentuk CV

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Heri Purnawirawan alias Heri Tawang memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (30/7/2026). Di hadapan majelis hakim, Heri memaparkan keterlibatannya sebagai […]

    Bagikan
  • Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

    Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan antarsiswa. Seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya. Orang tua korban, Edi Sutikno, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada Kamis (04/12/2025). Insiden itu disebut terjadi pada Selasa malam […]

    Bagikan
  • Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

    Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Aksi balap liar kembali memakan korban. Sebuah mobil pick up bermuatan sayur menabrak kerumunan, diduga penonton balapan liar di Jalan Raya Kawedanan, Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Sabtu (14/1/2026) dini hari. Dua anak tewas, sementara lima lainnya dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, […]

    Bagikan
  • Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

    Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026) Siang.  Dalam kunjungan tersebut, ia meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja guna mempercepat penyelesaian proyek agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026–2027. Saat ini, progres […]

    Bagikan
  • 1.818 Honorer Ponorogo Resmi Kantongi SK PPPK Paruh Waktu

    1.818 Honorer Ponorogo Resmi Kantongi SK PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kabar baik datang bagi ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 1.818 honorer kini resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada awal tahun 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa penyerahan SK tersebut […]

    Bagikan
expand_less