Berita Terkini
Trending Tags

Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 511
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksanaan TKA di SMP Negeri 1 Kota Madiun, (8/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Madiun mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Hal itu disampaikan usai peninjauan TKA di SMP Negeri 1 Madiun yang didampingi Cabdindik Madiun-Ngawi serta Dinas Pendidikan Kota Madiun pada Rabu (8/4/2026). Aries menilai kesiapan sarana dan pelaksanaan TKA di Kota Madiun tergolong sangat baik dibandingkan daerah lain di Jawa Timur.

Menurutnya, peninjauan ini merupakan bagian dari arahan Menteri Pendidikan agar seluruh daerah segera memantau langsung pelaksanaan TKA.

Pelaksanaan TKA di Kota Madiun berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menyoroti kesiapan sekolah mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang dinilai sangat matang. Salah satu keunggulan utama adalah ketersediaan perangkat ujian.

“Setiap siswa sudah memiliki perangkat masing-masing, baik laptop maupun Chromebook, sehingga pelaksanaan berjalan lebih mudah dan tanpa kendala teknis,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan sejumlah daerah lain seperti Surabaya dan Sidoarjo, yang masih mengandalkan perangkat milik sekolah. Akibatnya, siswa harus mengikuti ujian secara bergantian dalam beberapa sesi, yang berpotensi memengaruhi efektivitas dan kesiapan peserta.

“Beberapa daerah karena menggunakan laptop atau PC milik sekolah, nah tentu mereka harus beradaptasi. Nah ini tentu menjadi plus dan minus. Bagi saya di Kota Madiun tentu menjadi sesuatu yang sangat luar biasa karena bisa berjalan dengan baik dan efektif,” tegasnya.

Lebih jauh, Aries menegaskan bahwa TKA bukan sekadar penilaian hasil akhir, melainkan cerminan proses belajar siswa selama tiga tahun. Hasil TKA nantinya akan menjadi salah satu indikator penting bagi siswa dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, seperti SMA atau SMK.

Image Not Found
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai meninjau pelaksanaan TKA di SMP Negeri 1 Madiun. (8/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Karena nanti di dalam jenjang berikutnya mereka akan masuk di SMA, SMK dan lain-lain tentu nilai TKA ini akan menjadi ukuran juga buat mereka,” pungkas Aries.

Sementara itu, Lismawati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun menyampaikan rasa bangga atas apresiasi yang diberikan oleh pihak provinsi. Ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas di Kota Madiun memberikan dampak signifikan terhadap kondisi psikologis siswa saat mengikuti ujian.

“Karena setiap anak sudah memegang perangkat sendiri, mereka lebih siap dan tidak terbebani dengan sistem bergantian seperti di daerah lain,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa hingga hari pertama pelaksanaan, tidak ada laporan kendala berarti. Hal ini berkat persiapan intensif yang dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya, termasuk pengecekan menyeluruh di seluruh sekolah.

“Sampai dengan saat ini ini tidak ada laporan kendala karena kemarin H-1, H-2 tim dari dinas pendidikan ini semuanya sudah ngecek di semua sekolah. Jadi kendala-kendala yang ada itu sudah sangat diminimalisir sekali,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Madiun berharap hasil TKA tidak hanya menjadi tolak ukur kemampuan individu siswa, tetapi juga menjadi dasar evaluasi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi.

“Dari hasil TKA ini nanti juga untuk mengukur kemampuan anak di bidang literasi dan numerasi juga optimal. Nah sehingga nanti untuk raport pendidikannya sekolah, raport pendidikannya Kota Madiun, raport pendidikannya provinsi bahkan nasional di bidang literasi numerasinya bisa meningkat,” tutupnya.

Dengan kelengkapan sarana dan pelaksanaan yang optimal, Kota Madiun dinilai mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelenggarakan TKA yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kualitas pendidikan. TKA di Kota Madiun dilaksanakan selama dua hari yakni 8-9 April 2026 yang diikuti sekitar 3.044 siswa kelas 9 SMP. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Arus Mudik, Dirlantas Polda Jatim Bersama Satlantas Polres Madiun Kota Lakukan Ramp Check Bus di Terminal Purboyo Madiun

    Jelang Arus Mudik, Dirlantas Polda Jatim Bersama Satlantas Polres Madiun Kota Lakukan Ramp Check Bus di Terminal Purboyo Madiun

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka mempersiapkan kelancaran dan keselamatan arus mudik pada Operasi Ketupat Semeru 2025, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama dengan Satlantas Polres Madiun Kota melaksanakan kegiatan pemeriksaan ramp check kendaraan bus di Terminal Purboyo Tipe A Kota Madiun pada Rabu (19/03/2025). Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah cek kadar […]

    Bagikan
  • Antisipasi Keracunan Makanan, Sekolah Perketat Pengawasan Menu MBG

    Antisipasi Keracunan Makanan, Sekolah Perketat Pengawasan Menu MBG

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini dirasakan ribuan siswa di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Meski mendapat sambutan meriah, sekolah tidak lengah terhadap potensi masalah kesehatan. Di SMPN 1 Parang, langkah antisipasi dilakukan dengan membentuk tim khusus untuk mengawasi kelayakan makanan sebelum dibagikan. Kepala SMPN 1 Parang, Suparno, menuturkan bahwa pemeriksaan rutin […]

    Bagikan
  • Mendikdasmen Abdul Mu’ti Apresiasi Gontor Gelar Olimpiade Kader Ulama Intelek

    Mendikdasmen Abdul Mu’ti Apresiasi Gontor Gelar Olimpiade Kader Ulama Intelek

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, menggelar Olimpiade Kader Ulama Intelek sebagai bagian dari rangkaian peringatan satu abad pesantren yang akan jatuh pada tahun 2026. Kegiatan ini diikuti oleh santri dari berbagai pondok pesantren di seluruh Indonesia. Acara pembukaan digelar pada Selasa (27/5/2025) dengan dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, […]

    Bagikan
  • Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    Dewan Pendidikan Jatim Tinjau Proses SPMB di SMAN 2 Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Demi memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan transparan dan akuntabel, Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung di SMAN 2 Kota Madiun, Selasa (17/06/2025). Anggota Dewan Pendidikan Jatim, Prof. Parji, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses di lapangan, terutama dalam aspek […]

    Bagikan
  • Audit Koperasi MSI Jadi Penentu Langkah Hukum, Hasil Baru Keluar Akhir September

    Audit Koperasi MSI Jadi Penentu Langkah Hukum, Hasil Baru Keluar Akhir September

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penanganan dugaan permasalahan di Koperasi MSI masih menunggu titik terang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan bahwa proses audit internal yang tengah dilakukan Dinas Koperasi menjadi penentu arah penyelidikan selanjutnya. Audit tersebut dijadwalkan rampung pada akhir September 2025. Hasilnya akan menjadi acuan untuk menentukan ada atau tidaknya indikasi tindak […]

    Bagikan
  • 10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

    10 Anak Di Jenangan Diamankan, Buat Petasan Dari Kertas Buku Pelajaran

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 10 anak di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian dalam sepekan terakhir. Mereka kedapatan membuat balon udara tanpa awak dan ratusan selongsong petasan. Mirisnya, bahan pembuatan selongsong petasan tersebut menggunakan kertas dari buku pelajaran. Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo menyampaikan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas pembuatan […]

    Bagikan
expand_less