Berita Terkini
Trending Tags

Dindik Jatim Apresiasi TKA SMP Kota Madiun Fasilitas Laptop & Chromebook Lengkap, Pelaksanaan Lebih Efektif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 597
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksanaan TKA di SMP Negeri 1 Kota Madiun, (8/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Madiun mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Hal itu disampaikan usai peninjauan TKA di SMP Negeri 1 Madiun yang didampingi Cabdindik Madiun-Ngawi serta Dinas Pendidikan Kota Madiun pada Rabu (8/4/2026). Aries menilai kesiapan sarana dan pelaksanaan TKA di Kota Madiun tergolong sangat baik dibandingkan daerah lain di Jawa Timur.

Menurutnya, peninjauan ini merupakan bagian dari arahan Menteri Pendidikan agar seluruh daerah segera memantau langsung pelaksanaan TKA.

Pelaksanaan TKA di Kota Madiun berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menyoroti kesiapan sekolah mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang dinilai sangat matang. Salah satu keunggulan utama adalah ketersediaan perangkat ujian.

“Setiap siswa sudah memiliki perangkat masing-masing, baik laptop maupun Chromebook, sehingga pelaksanaan berjalan lebih mudah dan tanpa kendala teknis,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan sejumlah daerah lain seperti Surabaya dan Sidoarjo, yang masih mengandalkan perangkat milik sekolah. Akibatnya, siswa harus mengikuti ujian secara bergantian dalam beberapa sesi, yang berpotensi memengaruhi efektivitas dan kesiapan peserta.

“Beberapa daerah karena menggunakan laptop atau PC milik sekolah, nah tentu mereka harus beradaptasi. Nah ini tentu menjadi plus dan minus. Bagi saya di Kota Madiun tentu menjadi sesuatu yang sangat luar biasa karena bisa berjalan dengan baik dan efektif,” tegasnya.

Lebih jauh, Aries menegaskan bahwa TKA bukan sekadar penilaian hasil akhir, melainkan cerminan proses belajar siswa selama tiga tahun. Hasil TKA nantinya akan menjadi salah satu indikator penting bagi siswa dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, seperti SMA atau SMK.

Image Not Found
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai meninjau pelaksanaan TKA di SMP Negeri 1 Madiun. (8/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Karena nanti di dalam jenjang berikutnya mereka akan masuk di SMA, SMK dan lain-lain tentu nilai TKA ini akan menjadi ukuran juga buat mereka,” pungkas Aries.

Sementara itu, Lismawati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun menyampaikan rasa bangga atas apresiasi yang diberikan oleh pihak provinsi. Ia menegaskan bahwa kesiapan fasilitas di Kota Madiun memberikan dampak signifikan terhadap kondisi psikologis siswa saat mengikuti ujian.

“Karena setiap anak sudah memegang perangkat sendiri, mereka lebih siap dan tidak terbebani dengan sistem bergantian seperti di daerah lain,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa hingga hari pertama pelaksanaan, tidak ada laporan kendala berarti. Hal ini berkat persiapan intensif yang dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya, termasuk pengecekan menyeluruh di seluruh sekolah.

“Sampai dengan saat ini ini tidak ada laporan kendala karena kemarin H-1, H-2 tim dari dinas pendidikan ini semuanya sudah ngecek di semua sekolah. Jadi kendala-kendala yang ada itu sudah sangat diminimalisir sekali,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Madiun berharap hasil TKA tidak hanya menjadi tolak ukur kemampuan individu siswa, tetapi juga menjadi dasar evaluasi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang literasi dan numerasi.

“Dari hasil TKA ini nanti juga untuk mengukur kemampuan anak di bidang literasi dan numerasi juga optimal. Nah sehingga nanti untuk raport pendidikannya sekolah, raport pendidikannya Kota Madiun, raport pendidikannya provinsi bahkan nasional di bidang literasi numerasinya bisa meningkat,” tutupnya.

Dengan kelengkapan sarana dan pelaksanaan yang optimal, Kota Madiun dinilai mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyelenggarakan TKA yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kualitas pendidikan. TKA di Kota Madiun dilaksanakan selama dua hari yakni 8-9 April 2026 yang diikuti sekitar 3.044 siswa kelas 9 SMP. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASTON Madiun Rayakan HUT ke-11 dengan Kedaton Rustic Food Festival

    ASTON Madiun Rayakan HUT ke-11 dengan Kedaton Rustic Food Festival

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-11, Hotel ASTON Madiun menggelar acara spesial bertajuk Kedaton Rustic Food Festival pada Kamis malam (12/06/2025). Festival ini dibuka secara simbolis oleh Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran manajemen Hotel ASTON, melalui prosesi pemotongan pita. Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, melakukan peninjauan pos pantau dan pos pelayanan arus mudik Lebaran 2025 pada Selasa sore (25/03/2025). Pos pantau dan pelayanan yang ditinjau diantaranya Jiwan, Dumpil, Caruban serta Saradan. Bupati dan […]

    Bagikan
  • Khofifah Pastikan Evakuasi Korban Robohnya Mushola di Ponpes Al Khoziny Dilakukan Secara Profesional

    Khofifah Pastikan Evakuasi Korban Robohnya Mushola di Ponpes Al Khoziny Dilakukan Secara Profesional

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi korban ambruknya Musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo telah dilakukan secara profesional oleh tim gabungan. Pernyataan ini disampaikan Khofifah usai melakukan ziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kelurahan Selosari, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun 4 Motor di Magetan, Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Tabrakan Saat Menyalip

    Kecelakaan Beruntun 4 Motor di Magetan, Pelajar 17 Tahun Tewas Usai Tabrakan Saat Menyalip

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat sepeda motor terjadi di Jalan Ngariboyo–Kawedanan, tepatnya di Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, satu korban mengalami luka berat, dan dua lainnya menderita luka ringan. Kasatlantas Polres Magetan AKP Safiq Jundhira […]

    Bagikan
  • Bakal Ada Kejutan Yang Baru di PSC, Apakah Itu.?

    Bakal Ada Kejutan Yang Baru di PSC, Apakah Itu.?

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) telah menjadi magnet bagi masyarakat. Tidak hanya bagi warga Kota Madiun, namun banyak warga dari luar kota juga turut menikmati suasana PSC dengan berbagai ikon dunianya. Namun rupanya hal itu tidak membuat Maidi, Walikota Madiun terpilih sudah puas. Buktinya, PSC bakal semakin disempurnakan dengan pernak-pernik […]

    Bagikan
  • Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses relokasi 164 pedagang Pasar Sayur Magetan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ramai soal tuntutan akses jalan dan sterilisasi lokasi lama, kini perhatian beralih pada cara pemerintah daerah menyikapi aspirasi pedagang di tengah keterbatasan aturan dan anggaran. Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama sejumlah OPD melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan proses […]

    Bagikan
expand_less