Berita Terkini
Trending Tags

Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
  • visibility 72
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rombongan pengantar jenazah menyeberangi sungai berbatu, Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tak biasa terjadi di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo. Rombongan pengantar jenazah terpaksa menyeberangi sungai berbatu karena dilarang melintasi jalan dan jembatan di depan rumah salah satu warga.

Insiden ini terjadi pada Sabtu, 19 April 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, saat jenazah Mulyadi (38), warga Desa Wates, hendak dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Guyangan, Desa Tugurejo.

Jalur tercepat menuju lokasi pemakaman sebenarnya melewati sebuah jembatan kecil di depan rumah Silas (60), warga setempat. Namun, Silas menolak jenazah melintas dengan alasan bisa membawa kesialan.

Akibat penolakan tersebut, rombongan pengantar jenazah harus memutar sejauh lima kilometer, menyeberangi Sungai Guyangan, dan melewati pematang sawah untuk mencapai makam. Aksi ini terekam dalam video amatir warga dan menjadi perbincangan luas.

“Kalau meninggal ya harusnya lewat jembatan ini. Tapi karena dilarang, akhirnya kita terpaksa lewat sungai,” kata Raditya Wahyu, warga Wates.

Hal senada disampaikan Tri Utami, warga lain yang mengatakan bahwa jalur tersebut merupakan satu-satunya akses terdekat menuju pemakaman.

“Setiap orang meninggal pasti lewat sini. Tapi karena ada yang tidak memperbolehkan, jadi ya harus mutar jauh,” ujarnya.

Kepala Desa Tugurejo, Siswanto, menjelaskan bahwa konflik ini bukan yang pertama.

“Setiap kali ada warga Wates meninggal, kejadian seperti ini terus terulang. Wates memang tidak memiliki makam sendiri, sehingga warganya selalu dimakamkan di Tugurejo. Tapi ada satu keluarga yang sejak dulu menolak jenazah melintas di depan rumah mereka,” kata Siswanto.

Menurutnya, berbagai upaya mediasi telah dilakukan oleh pemerintah desa Wates dan Tugurejo. Namun, keluarga yang bersangkutan tetap bersikukuh dengan keyakinan turun-temurun bahwa tanah mereka akan menjadi “sangar” jika dilewati jenazah.

“Sudah puluhan tahun seperti ini. Bahkan pernah pada tahun 2000, jenazah sampai hanyut saat menyeberangi sungai,” tambahnya.

Untuk menghindari kejadian serupa terulang, pihak desa berencana membangun akses jalan dan jembatan baru menggunakan dana desa.

“Bulan ini akan dimulai dengan pembangunan talud. Meski memutar, semoga memudahkan warga membawa jenazah,” ujar Siswanto.

Pemerintah desa berharap pembangunan akses alternatif ini bisa menjadi solusi permanen atas persoalan yang sudah bertahun-tahun belum menemukan titik terang.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Banggar DPRD Minta Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Pelayanan Publik

    Tim Banggar DPRD Minta Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyepakati rencana pemerintah pusat terkait dengan efisiensi anggaran sesuai Inpres nomor 1/2025. Salah satunya meminimalisir acara seremonial dan perjalanan dinas. Selain itu, dana transfer daerah yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk daerah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Dukung Program Koperasi Desa Merah Putih, 27 KDMP Siap Operasional

    Pemkot Madiun Dukung Program Koperasi Desa Merah Putih, 27 KDMP Siap Operasional

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun turut ambil bagian dalam peresmian serentak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diluncurkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui sambungan virtual dari Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/07/2025). Di Kota Madiun, kegiatan ini dipusatkan di Ruang GCIO Dinas Kominfo dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para camat, […]

    Bagikan
  • Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

    Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII jenjang SMA/MA/SMK akan mulai dilaksanakan pada November 2025. Di Ponorogo, sekolah-sekolah kini tengah melakukan pendataan siswa yang berminat mengikuti program tersebut. Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan, Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa TKA merupakan program baru dari Kementerian Pendidikan […]

    Bagikan
  • Kreatif! Warga Pandean Sulap Sampah Plastik Jadi Lampion Merah Putih untuk HUT RI

    Kreatif! Warga Pandean Sulap Sampah Plastik Jadi Lampion Merah Putih untuk HUT RI

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, warga Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, punya cara unik memeriahkan suasana. Mereka memanfaatkan sampah plastik bekas menjadi lampion bernuansa merah putih yang menghiasi lingkungan tempat tinggal. Kegiatan ini digagas oleh Rodiyah (45), warga setempat yang juga anggota Bank Sampah Pandean. Bersama puluhan […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun Toyota Kijang Tabrak 4 Motor 1 Rumah, Delapan Orang Luka

    Kecelakaan Beruntun Toyota Kijang Tabrak 4 Motor 1 Rumah, Delapan Orang Luka

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan beberapa kendaraan terjadi di Jalan Ngawi–Sine, tepatnya di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga setempat karena dampak tabrakannya merusak sejumlah kendaraan dan menyebabkan banyak korban luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, membenarkan adanya […]

    Bagikan
  • KKMP Winongo Hadirkan Kelas Inggris yang Libatkan Relawan Asal Kanada

    KKMP Winongo Hadirkan Kelas Inggris yang Libatkan Relawan Asal Kanada

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Umumnya koperasi dikenal dengan usaha jual beli kebutuhan pokok atau sembako atau simpan pinjam. Namun, Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Winongo Kota Madiun tampil berbeda. Koperasi ini justru memilih bergerak di bidang jasa, dengan menghadirkan layanan kursus Bahasa Inggris yang diberi nama “Kelas Inggris”. Program inovatif tersebut digagas dengan menggandeng […]

    Bagikan
expand_less