Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Jatera Agro, Wisata Petik Melon Edukatif dari BUMDes Karya Maju Jambangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 231
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jatera Agro, Wisata Petik Melon Edukatif dari BUMDes Karya Maju Jambangan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Suasana sejuk kawasan pedesaan Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, kini punya daya tarik baru. Sebuah greenhouse modern berdiri, menjadi pusat perhatian warga dan wisatawan. Di sinilah BUMDes Karya Maju mengembangkan budidaya melon Sweet Hami dengan sistem hidroponik yang diberi nama Jatera Agro.

Sejak dibangun pada akhir 2024, greenhouse ini sudah empat kali panen. Setiap masa panen, hasilnya mencapai lebih dari satu ton buah melon segar. Namun, yang paling menarik bukan hanya hasil panennya, melainkan bagaimana tempat ini menjelma menjadi wisata edukatif dan petik melon yang ramah keluarga.

Setiap masa panen, Jatera Agro selalu ramai oleh pengunjung. Salah satunya adalah Eko Setiawan, warga asal Magetan yang mengaku sudah beberapa kali datang untuk menikmati pengalaman memetik melon langsung.

“Saya sudah beberapa kali ke sini setiap panen. Buahnya enak, beda dengan yang dijual di pasaran. Kita bisa pilih dan petik sendiri, tempatnya juga bersih dan nyaman,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi pengunjung, sensasi memetik buah matang dari tangkainya sendiri menjadi pengalaman tersendiri—ditambah dengan rasa melon Sweet Hami yang terkenal manis dan berair.

Menurut Agus Supriyanto, pengelola Jatera Agro sekaligus tim teknis budidaya, proses penanaman di greenhouse ini menggunakan sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), yang terbukti efisien dan ramah lingkungan.

“Kita mulai dari penyemaian, sekitar lima hari kemudian bibit dipindah ke lubang tanam. Setelah 23 hari dilakukan polinasi atau penyerbukan, dan umur 70 hari melon sudah bisa dipanen,” jelas Agus.

Dengan sistem ini, hama dan jamur bisa ditekan seminimal mungkin. Setiap tanaman hanya menghasilkan satu buah, dengan berat rata-rata antara 1,5 hingga 2 kilogram. Dalam satu kali panen, hasil totalnya mencapai sekitar satu ton.

“Untuk harga, per kilogramnya Rp25 ribu. Penjualan dibuka untuk umum sebagai wisata petik, tapi juga ada bakul yang membeli langsung dari sini. Bahkan pengunjung ada yang datang dari Madiun dan Ponorogo,” tambahnya.

Pada pembukaan pertama masa panen, omzet yang diperoleh sudah mencapai Rp5 juta. Itu dipastikan dapat meningkat hingga sekitar Rp20 juta hanya dalam 3 sampai 5 hari masa panen.

Keberhasilan Jatera Agro tentu tidak datang begitu saja. Cahyo Susilo, Direktur BUMDes Karya Maju, menceritakan perjalanan panjang yang dilalui sebelum akhirnya memilih sistem hidroponik.

“Awalnya kami mencoba tanam pisang, lalu beralih ke pepaya hawai. Tapi dua-duanya gagal karena hama. Akhir 2024 kami dapat bantuan usaha pemberdayaan dari Pemprov Jatim, dan dari pengalaman itu kami pilih fokus ke greenhouse hidroponik,” terang Cahyo.

Ia menambahkan, konsep ini bukan sekadar bisnis pertanian, tetapi juga sarana edukasi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kami ingin tempat ini jadi wisata edukasi. Anak-anak TK dan SD bisa belajar menanam secara hidroponik. Mereka bisa reservasi lewat BUMDes, dan antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.

Kini, Jatera Agro bukan hanya menjadi sumber pendapatan baru bagi BUMDes, tetapi juga simbol inovasi desa Jambangan. Perpaduan antara teknologi pertanian modern, wisata edukatif, dan semangat pemberdayaan masyarakat menjadikan tempat ini contoh nyata bagaimana desa bisa mandiri dan berdaya saing.

Dengan aroma manis melon yang semerbak di dalam greenhouse, siapa pun yang datang ke Jatera Agro akan pulang tak hanya membawa buah segar, tapi juga pengalaman yang segar — tentang bagaimana desa bisa tumbuh maju dengan karya yang berkelanjutan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Maidi Tekankan Menu MBG untuk Anak Harus Bergizi Seimbang

    Wali Kota Maidi Tekankan Menu MBG untuk Anak Harus Bergizi Seimbang

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-9 yang berlokasi di Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Rabu (05/11/2025). Dapur umum tersebut menjadi pusat penyediaan makanan bergizi (MBG) bagi ribuan siswa di 16 sekolah sekitar, dengan kapasitas produksi mencapai 2.991 porsi setiap harinya. Wali Kota […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah komitmen mengawal prioritas program nasional, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.  Langkah itu ditegaskan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati usai meresmikan gedung baru Kejaksaan negeri Madiun, sekaligus melaksanakan tebar benih bersama jajaran Forpimda Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa kemarin (21/1/2025).  “Kami mendukung […]

    Bagikan
  • Keselamatan Jadi Prioritas! KAI Daop 7 Madiun Gelar Refreshing PPKA Jelang Angkutan Lebaran 2026

    Keselamatan Jadi Prioritas! KAI Daop 7 Madiun Gelar Refreshing PPKA Jelang Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui wilayah kerja Daop 7 Madiun terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang operasional. Salah satunya melalui kegiatan Pendidkan dan Pelatihan (Diklat) Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Setempat Angkatan I Tahun 2026 yang digelar di Ruang Sasana Wiyata Daop 7 Madiun, Selasa (10/3/2026). Kegiatan […]

    Bagikan
  • Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    Hari Otoda ke-29, Sinergi Harmonis Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemkab Madiun menggelar apel peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 di Lapangan Desa/Kec Jiwan, Kab Madiun, Jum’at (25/04/2025). Tema peringatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang. Kolaborasi yang harmonis diharapkan dapat memperkuat fondasi Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, yakni menjadi […]

    Bagikan
  • Inspiratif ! Anak Penjual Es Keliling di Ponorogo Miliki Segudang Prestasi Lomba hingga Olimpiade Sains

    Inspiratif ! Anak Penjual Es Keliling di Ponorogo Miliki Segudang Prestasi Lomba hingga Olimpiade Sains

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah rumah sederhana di gang sempit Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, menyimpan kisah inspiratif dari remaja berprestasi. Dialah Avan Ferdiansyah Hilmi (19 tahun), anak pasangan Eko Yuliato (55) dan Ummi Latifah (50), yang berhasil mengoleksi ratusan piala dari berbagai lomba akademik sejak duduk di bangku kelas 2 SD hingga lulus SMA. Avan […]

    Bagikan
  • Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo! Pemuda 23 Tahun Alami Luka Parah di Tangan

    Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo! Pemuda 23 Tahun Alami Luka Parah di Tangan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pemuda asal Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mengalami luka akibat ledakan petasan rakitan pada Kamis siang (19/3/2026). Korban diketahui bernama Saiful Anas (23) yang kini menjalani perawatan di RSUD dr Harjono. Peristiwa terjadi saat korban berada di lokasi pembuatan petasan bersama sejumlah rekannya. Ledakan yang terdengar cukup keras tersebut […]

    Bagikan
expand_less