Berita Terkini
Trending Tags

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Madiun Gencarkan Program “Satu Rumah Satu Pohon”

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong pelaksanaan program nasional “Satu Rumah Satu Pohon”, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong pelaksanaan program nasional “Satu Rumah Satu Pohon” sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Program ini merupakan inisiatif dari Presiden Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menjelaskan bahwa penanaman pohon produktif seperti mangga dan alpukat menjadi pilihan utama karena dinilai cocok dengan karakteristik tanah di Kabupaten Madiun.

“Program ini bukan sekadar menanam, tapi harus dirawat hingga pohon tumbuh, berbuah, bisa dikonsumsi, bahkan menghasilkan nilai ekonomi bagi keluarga. Kami sudah berdiskusi dengan Dinas Pertanian, dan dua varietas ini sangat sesuai untuk ditanam di wilayah kita,” ujarnya.

Menurut Hari Wuryanto, program ini memiliki manfaat ganda. Selain mendukung ketahanan pangan keluarga dengan penyediaan buah-buahan bergizi, juga berpotensi menjadi komoditas ekspor di masa depan.

“Kami berharap buah-buah hasil program ini, terutama alpukat, bisa menjadi produk ekspor. Gizinya luar biasa dan bermanfaat untuk kesehatan. Ini juga mendukung program MBG (Makan Bergizi Gratis), agar nanti kita tidak lagi bergantung pada pasokan buah dari luar,” tambahnya.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemkab Madiun telah menyiapkan anggaran pengadaan bibit dan mendorong agar pemerintah desa turut serta memberikan stimulus dana desa. Pengawasan pelaksanaan juga akan dilakukan secara berkala, dengan melibatkan para kepala desa.

“Kita undang seluruh kepala desa untuk mengawasi langsung pelaksanaannya. Program ini harus kita evaluasi bersama agar benar-benar berjalan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, Pemerintah Kabupaten Madiun optimistis program ini dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi ketahanan pangan lokal dan pelestarian lingkungan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Mantan Bupati Madiun, Muhtarom, bereaksi dengan besar hati ketika mendengar bahwa program Bakti Sosial Terpadu (BST) telah berubah nama menjadi Bhakti Harmoni Madiun Bersahaja. Bupati Madiun dua periode itu mengaku tidak masalah dengan perubahan nama tersebut. Menurutnya justru yang terpenting adalah substansi dan dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat. […]

    Bagikan
  • Jelang Keberangkatan, Wali Kota Maidi Beri Pesan Kepada Calon Jemaah Haji

    Jelang Keberangkatan, Wali Kota Maidi Beri Pesan Kepada Calon Jemaah Haji

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 175 calon jemaah haji asal Kota Madiun mengikuti acara pamitan sekaligus doa bersama yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Madiun pada Selasa (13/05/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Madiun. Dalam sambutannya, Wali Kota Maidi menyampaikan […]

    Bagikan
  • Sopir Truk Tebu Tewas Tersengat Listrik di Area PG Rejo Agung Baru

    Sopir Truk Tebu Tewas Tersengat Listrik di Area PG Rejo Agung Baru

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Insiden tragis terjadi di area parkir Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Patihan, Kota Madiun, Minggu malam (19/10/2025). Seorang sopir truk tebu bernama Marzuki (60), warga Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat listrik. Menurut keterangan Kapolsek Manguharjo Kompol Mujo Prajoko, korban […]

    Bagikan
  • Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo — Kenaikan harga kedelai impor yang kini menembus Rp10.500 per kilogram membuat para produsen tempe di Ponorogo, kelimpungan. Tak hanya dibayangi kerugian karena biaya produksi melonjak, mereka juga harus menghadapi turunnya permintaan pasar. Di Dusun Krajan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung, para perajin tempe terpaksa mencari cara agar tetap bisa bertahan. Salah […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Terima Audiensi PHRI, Tegaskan Larangan Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru 2026

    Polres Magetan Terima Audiensi PHRI, Tegaskan Larangan Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana hangat menyelimuti Lobi Atas Setia Polres Magetan saat Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menerima audiensi dan silaturahmi dari jajaran Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magetan, Selasa (30/12/2025). Ketua PHRI Magetan Lulik Baroto hadir bersama pengurus lainnya untuk berdialog langsung terkait imbauan perayaan Tahun Baru. Pertemuan […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, belum rampung meski melewati batas kontrak. Hal itu terungkap saat Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada Selasa (23/12/2025). Jembatan senilai Rp9,1 miliar yang dikerjakan CV Dwi Tunggal Sejati tersebut seharusnya selesai pada 17 Desember 2025. Namun […]

    Bagikan
expand_less