Berita Terkini
Trending Tags

H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 294
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
H+4 Hari Raya Idul Fitri mobilitas penumpang kereta api di wilayah Daop 7 Madiun masih tinggi, (25/3/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mobilitas penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun masih terpantau tinggi di tengah arus balik Lebaran 2026.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas tersebut terlihat dari akumulasi jumlah penumpang selama masa Angkutan Lebaran.

“Untuk periode 11 Maret hingga 25 Maret 2026, tercatat sebanyak 142.628 pelanggan berangkat (naik) dan 186.713 pelanggan datang (turun) di wilayah Daop 7 Madiun,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Puncak keberangkatan penumpang terjadi pada Selasa (24/3/2026) dengan total 17.753 pelanggan. Sementara itu, puncak kedatangan tercatat pada 18 Maret 2026 dengan jumlah 15.131 pelanggan.

Untuk keseluruhan masa Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, data sementara menunjukkan sebanyak 198.429 pelanggan berangkat dan 217.278 pelanggan datang di wilayah Daop 7 Madiun.

Khusus pada hari ini, Rabu (25/3/2026) atau H+4 Lebaran, volume penumpang juga masih terpantau tinggi. Hingga sementara waktu, jumlah penumpang yang naik mencapai 13.251 pelanggan, sedangkan penumpang turun sebanyak 9.795 pelanggan. Angka tersebut masih dapat berubah hingga pukul 24.00 WIB.

“Untuk arus balik masih terpantau tinggi untuk beberapa hari kedepan. Untuk itu, kami menghimbau kepada para penumpang untuk memperhatikan jadwal keberangkatan kereta. Juga datang lebih awal di stasiun agar tidak terlambat masuk kereta,” pungkas Tohari. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

    Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim kemarau yang seharusnya menjadi waktu krusial bagi petani untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian justru diwarnai keresahan. Sebanyak tujuh unit pompa air milik petani di Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, dilaporkan hilang dicuri dalam satu malam. Salah satu korban, Amir Saripudin, mengaku baru mengetahui pompa miliknya hilang saat […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pada awal Ramadan tahun ini, komoditas bumbu dapur di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan. Khususnya, cabai rawit yang melonjak tajam hingga tembus Rp. 100 ribu lebih per kilogramnya. Hal itu seperti yang terpantau di Pasar Besar Madiun pada Jumat (20/02/2026). Sulasmi, salah satu pedagang mengaku bahwa kenaikan harga cabai rawit […]

    Bagikan
  • Jembatan Ambrol Ancam Warga, DPRD Ponorogo Minta Inventarisasi Menyeluruh

    Jembatan Ambrol Ancam Warga, DPRD Ponorogo Minta Inventarisasi Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ambrolnya sejumlah jembatan penghubung antarwilayah di Ponorogo dalam beberapa bulan terakhir menyingkap persoalan serius tata kelola infrastruktur daerah. Keterbatasan fiskal akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat dinilai membuat ruang gerak pemerintah daerah kian sempit dalam memperbaiki infrastruktur dasar. Sekretaris Komisi C DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menilai persoalan jembatan tidak bisa […]

    Bagikan
  • APBD Magetan 2025 Surplus, Sisakan SILPA Rp135 Miliar

    APBD Magetan 2025 Surplus, Sisakan SILPA Rp135 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian surplus anggaran dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang cukup besar. Dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2,07 triliun, sementara realisasi belanja dan transfer tercatat sebesar Rp2,04 triliun. Dari capaian tersebut, […]

    Bagikan
  • Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun terus melakukan pemantauan kondisi kebutuhan pokok di masyarakat menjelang natal dan akhir tahun baru 2025/2026. Bersama Satgas Pangan, Disdag melakukan peninjauan di pasar tradisional, gudang Bulog, ritel pangkalan LPG hingga penggilingan padi pada Jumat (19/12/2025). Sidak guna memastikan ketersediaan stok serta […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan melaksanakan pemusnahan barang bukti dari puluhan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Kegiatan dihadiri Wakapolres Magetan serta sejumlah perwakilan instansi terkait. Dalam pemusnahan periode kedua tahun 2025 yang mencakup putusan sejak Mei hingga November, Kejari memusnahkan barang bukti dari 45 perkara. Perkara tersebut meliputi 7 kasus Kamnegtibum, 11 […]

    Bagikan
expand_less