Berita Terkini
Trending Tags

Tangis Haru Warnai Hari Pertama MPLS Sekolah Rakyat Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tangis haru warnai pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Ponorogo, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Suasana haru mewarnai hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ponorogo, Jumat (01/08/2025). Tangis pecah saat para peserta didik harus berpisah dengan keluarga demi menempuh pendidikan berasrama di sekolah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Sejak pagi, ratusan wali murid mengantar anak-anak mereka yang akan menempuh pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas (SMA). Momen mengharukan terjadi ketika siswa-siswi berpamitan dan memohon doa restu kepada orang tua mereka sebelum memasuki lingkungan asrama.

Meski terasa berat, banyak wali murid yang bersyukur anak-anak mereka mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan secara gratis di Sekolah Rakyat. Program ini dinilai sangat membantu terutama bagi keluarga kurang mampu.

“Ya, sedikit terharu. Adik saya belum bisa mandiri. Tapi harapannya, dia di sini bisa lebih dewasa, mandiri, dan jadi pribadi yang lebih baik,” ujar Elis Setyawati, warga Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, yang mengantar adiknya masuk kelas 1 SMA program SR.

Elis menambahkan, adiknya sempat tidak sekolah karena keterbatasan biaya. Namun, berkat adanya Sekolah Rakyat, adiknya kini bisa kembali menempuh pendidikan formal.

Kepala Sekolah SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi rasa rindu mendalam atau homesick pada siswa, terutama yang masih di jenjang sekolah dasar. Salah satunya adalah melalui pendekatan personal dari 43 tenaga pendidik dan kependidikan yang bertugas.

“Mereka belum sepenuh hati melepaskan orang tuanya. Maka kami akan mengambil hati mereka terlebih dahulu, memahami keinginan mereka, baru secara bertahap kami kenalkan aturan sekolah,” ujar Devit.

Di awal masa pendidikan, para siswa akan menjalani MPLS selama dua pekan, termasuk tes kebugaran yang melibatkan petugas Dinas Kesehatan. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan sistem asrama dan pembiasaan hidup mandiri sebelum mengikuti pembelajaran di kelas.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat sebagai upaya pemerataan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Di Ponorogo, sekolah ini menjadi harapan baru bagi banyak keluarga untuk menggapai masa depan yang lebih baik bagi anak-anak mereka.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Hanya Ratusan Ribu, Beredar Keluhan di Pesan Berantai

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait besaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diterima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Kabupaten Magetan beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi percakapan pada Sabtu (14/3/2026). Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa THR yang diterima para pegawai tidak mencapai satu juta rupiah, melainkan hanya berada di […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Dorong Eksekutif Fokus pada Efisiensi dan Pertumbuhan Ekonomi

    DPRD Kota Madiun Dorong Eksekutif Fokus pada Efisiensi dan Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Madiun Tahun Anggaran 2024 pada Rabu (30/04/2025). Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan masukan strategis terhadap kinerja pemerintah daerah. Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan apresiasinya atas rekomendasi yang diberikan DPRD. Menurutnya, rekomendasi […]

    Bagikan
  • Stok Ternak Melimpah, DKPP Madiun Waspadai Hewan Kurban Dari Luar Daerah

    Stok Ternak Melimpah, DKPP Madiun Waspadai Hewan Kurban Dari Luar Daerah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun memperketat pengawasan hewan kurban, terutama ternak yang masuk dari luar daerah. Petugas  melakukan penyemprotan disinfektan di area pasar hewan. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap fisik hewan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku […]

    Bagikan
  • Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola. Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung […]

    Bagikan
  • Kesaksian Heri Tawang Soal Penjualan Tanah hingga Dana Umrah, Maidi Bantah Perintah Bentuk CV

    Kesaksian Heri Tawang Soal Penjualan Tanah hingga Dana Umrah, Maidi Bantah Perintah Bentuk CV

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Heri Purnawirawan alias Heri Tawang memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (30/7/2026). Di hadapan majelis hakim, Heri memaparkan keterlibatannya sebagai […]

    Bagikan
  • Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    Rumah Dua Lantai di Kelurahan Magetan Terbakar, Warga Panik Selamatkan Diri

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepanikan melanda warga Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, pada Sabtu (4/10/2025) pagi. Sekitar pukul 10.30 WIB, rumah dua lantai milik Rawat Subagyo dilalap api, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Asap tebal terlihat membumbung dari lantai dua bangunan tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera berteriak meminta […]

    Bagikan
expand_less