Berita Terkini
Trending Tags

Setelah Lima Tahun Rusak Akibat Banjir, Jembatan Klumutan Mulai Diperbaiki

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan lama klumutan mulai di bongkar dan diperbaiki setelah lama mangkrak rusak akibat diterjang banjir, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Setelah terbengkalai selama lebih dari lima tahun akibat diterjang banjir, Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, akhirnya mulai diperbaiki. Proyek ini dikerjakan sejak 22 Mei 2025 dan ditargetkan rampung pada 22 Desember mendatang.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Anang Tri Cahyono, mengonfirmasi bahwa proses pembongkaran jembatan lama telah tuntas.

“Pembongkaran abutmen jembatan eksisting sudah selesai. Sekarang kami sedang persiapan membuat pondasi bor,” ujar Anang saat dikonfirmasi, pada Selasa (29/07/2025).

Menurutnya, jembatan lama yang hanya memiliki panjang 18 meter dan lebar 3 meter kini digantikan dengan konstruksi baru sepanjang 24,5 meter dan lebar 7 meter. Perubahan dimensi ini didesain khusus untuk menyesuaikan posisi jembatan yang berada di tikungan jalan.

“Rekayasa teknis kami lakukan agar jalur tetap lurus, aman dilintasi, dan tidak menimbulkan kemacetan,” jelas Anang.

Pembangunan jembatan ini menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Madiun dengan nilai kontrak sebesar Rp. 10,6 miliar. Guna tetap mendukung aktivitas harian warga selama masa pembangunan, DPUPR juga telah membangun jembatan darurat khusus kendaraan roda dua. Meski sempat menemui kendala dalam proses awal, terutama dalam sosialisasi dengan warga terdampak langsung, Anang optimistis proyek ini akan selesai tepat waktu.

“Kami harap semua berjalan lancar dan bisa tuntas sesuai target,” pungkasnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Bentuk 27 Koperasi Merah Putih, Bagian dari Dukungan Program MBG

    Pemkot Madiun Bentuk 27 Koperasi Merah Putih, Bagian dari Dukungan Program MBG

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun telah mendirikan 27 Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan warga dengan harga terjangkau serta mendukung operasional dapur makan bergizi gratis (MBG). Wali Kota Madiun, Maidi, menjelaskan bahwa kebutuhan bahan makanan untuk dapur MBG sangat besar, mengingat ada sekitar 51.000 pelajar yang setiap harinya menerima […]

    Bagikan
  • Diproyeksikan Sejak 2019, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Madiun Telan Anggaran Rp. 6,5 Miliar

    Diproyeksikan Sejak 2019, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Madiun Telan Anggaran Rp. 6,5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pembangunan gedung fraksi DPRD Kabupaten Madiun resmi dimulai setelah tertunda selama enam tahun sejak Detail Engineering Design (DED) disusun pada 2019. Proyek senilai Rp. 6,5 miliar itu dikerjakan oleh CV Jati Asli dan ditargetkan rampung pada 29 Desember 2025. Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Tiga Dapur MBG Polres Magetan Kembali Beroperasi, Ribuan Pelajar Terima Makan Bergizi Gratis

    Tiga Dapur MBG Polres Magetan Kembali Beroperasi, Ribuan Pelajar Terima Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Magetan kembali mengoperasikan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah sempat berhenti selama masa libur sekolah. Kembalinya operasional dapur gizi ini ditujukan untuk memastikan ribuan pelajar dan kelompok penerima manfaat lainnya kembali memperoleh asupan makanan bergizi sejak hari pertama […]

    Bagikan
  • Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    Mantan Kades Sukosari Madiun Divonis 2 Tahun, JPU Tegas Masih Pikir Pikir

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Kejaksaan Negeri Madiun sontak melontarkan pernyataan berbeda usai mendegar pembacaan vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa Kusno, Jumat ( 27/02/2026). Mantan Kades Sukosari Kec Dagangan, Kab Madiun yang terjerat perkara korupsi anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2022 itu divonis 2 […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Nasional Dalam Pemutakhiran Pendataan Keluarga

    Kota Madiun Sabet Penghargaan Terbaik I Tingkat Nasional Dalam Pemutakhiran Pendataan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Kota Madiun kembali sabet penghargaan tingkat nasional. Terbaru, Kota Pendekar meraih penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN kategori Kualitas Data Terbaik tingkat kota/kabupaten. Ini jadi penghargaan ke-11 yang diraih Kota Madiun selama bulan November ini. Penghargaan diberikan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Indonesia Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka bersamaan […]

    Bagikan
  • 38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    38 SDN di Madiun Bakal Diregrouping Pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dindikbud Tunggu Terbitnya SK

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akan melakukan regrouping atau penggabungan 38 Sekolah Dasar (SD) negeri menjadi 19 lembaga pendidikan mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut diambil karena sejumlah sekolah berada dalam lokasi yang berdekatan dan memiliki jumlah peserta didik yang tidak seimbang. Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN 1 Wayut, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
expand_less