Berita Terkini
Trending Tags

Kesaksian Ajudan Maidi Saat OTT, Telpon Thariq Atas Perintah Penyidik KPK, Wali Kota Madiun Nonaktif Sedang Olahraga

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ajudan Maidi bersaksi soal OTT KPK di sidang tipikor. Foto : Istimewa

Sinergia | Surabaya – Mantan ajudan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Daffa Syaddad Felix Raharjo Putra, mengungkapkan bahwa panggilan telepon kepada terdakwa Thariq Megah, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) saat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 19 Januari 2026 dilakukan atas arahan penyidik KPK.

Keterangan tersebut disampaikan Daffa saat menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (30/7/2026). Pernyataan itu muncul saat menjawab pertanyaan penasihat hukum Thariq Megah, Mursid Murdianto.

Mursid mempertanyakan alasan Daffa menghubungi Thariq pada pagi hari saat OTT berlangsung. Termasuk pihak yang memerintahkannya melakukan panggilan tersebut.

“Terkait tanggal 19 Januari saat OTT, saudara yang menelepon Pak Thariq agar merapat ke halaman belakang. Pertanyaan saya, pada saat menelepon itu diperintah oleh siapa dan saat itu bersama siapa?” tanya Mursid di persidangan.

Menjawab pertanyaan tersebut, Daffa menegaskan bahwa dirinya tidak menghubungi Thariq atas inisiatif pribadi maupun perintah Maidi, melainkan atas instruksi penyidik KPK.

Menurut Daffa, sekitar pukul 06.30 WIB penyidik KPK telah berada di rumah pribadi Maidi di Jalan Merpati, Kota Madiun. Saat itu, telepon genggam miliknya maupun milik Maidi telah dikuasai penyidik.

“HP saya dan HP Pak Maidi sudah dibawa penyidik KPK. Mereka mencari kontak atas nama Pak Rochim dan Pak Thariq. Saya disuruh penyidik KPK menghubungi Pak Thariq,” ujar Daffa di hadapan majelis hakim.

Ia menjelaskan, pada awalnya penyidik meminta agar Thariq diarahkan menuju ruang kerja Wali Kota di Balai Kota Madiun. Namun, arahan tersebut kemudian berubah.

“Awalnya disuruh ke ruang kerja Pak Wali Kota di Balai Kota. Nggak jadi, kemudian saya disuruh telepon lagi supaya Pak Thariq merapat ke belakang, ke Kominfo di GCIO,” katanya.

Selain menghubungi Thariq, Daffa mengaku juga diminta menghubungi ajudan lain bernama Katon.

“Saya disuruh menelepon dua orang, Pak Thariq dan rekan saya ajudan Katon. Katon disuruh merapat ke Polres Kabupaten,” ungkapnya.

Daffa memastikan seluruh panggilan telepon tersebut dilakukan dari rumah pribadi Maidi di Jalan Merpati, lokasi penyidik KPK melakukan OTT.

Dalam persidangan yang sama, penasihat hukum Maidi, Joko Supriyanto, turut menanyakan kondisi kliennya saat penyidik KPK datang.

Daffa menerangkan, ketika OTT berlangsung Maidi sedang berolahraga menggunakan treadmill di rumah dan dirinya berada di lokasi mendampingi.

“Pak Maidi sedang olahraga pagi di treadmill. Saat itu beliau bersama saya. Tidak ada transaksi,” tegas Daffa.

Kesaksian Daffa menjadi bagian dari pemeriksaan saksi dalam persidangan perkara dugaan korupsi yang masih terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya. Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskon Tiket Kereta untuk TNI–Polri Masih Berlaku, Tapi Kenapa Harus Registrasi Ulang?

    Diskon Tiket Kereta untuk TNI–Polri Masih Berlaku, Tapi Kenapa Harus Registrasi Ulang?

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Fasilitas potongan harga tiket kereta api bagi prajurit TNI dan anggota Polri ternyata tidak hilang. Namun, ada satu hal baru yang wajib dilakukan—registrasi ulang. Apa sebenarnya yang berubah, dan kenapa langkah ini jadi penting? PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi 7 Madiun memastikan bahwa tarif reduksi tetap diberikan […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Geledah Kantor Bawaslu, Dalami Dugaan Korupsi

    Kejari Kota Madiun Geledah Kantor Bawaslu, Dalami Dugaan Korupsi

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menggeledah kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun, Rabu (19/8/2026). Penggeledahan dilakukan tim penyidik sebagai bagian dari penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Kasi Intelijen Kejari Kota Madiun Aldy Slesviqtor Hermon membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk mendukung proses penyidikan yang saat […]

    Bagikan
  • Sidang Isbat Kementerian Agama Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Ramadan

    Sidang Isbat Kementerian Agama Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Ramadan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia  – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar melalui sidang Isbat yang digelar pada Jumat (28/2/2025) di Kementerian Agama, telah menetapkan bahwa awal bulan Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil pemantauan hilal yang dilakukan di berbagai titik lokasi. Penetapan awal puasa ini, berdasarkan ketinggian hilal di seluruh […]

    Bagikan
  • Viral, Pedagang di Telaga Sarangan Tegur Wisatawan yang Beli Pecel Keliling

    Viral, Pedagang di Telaga Sarangan Tegur Wisatawan yang Beli Pecel Keliling

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah potongan video yang memperlihatkan perdebatan antara pedagang dan wisatawan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, viral di media sosial pada Jumat (01/08/2025). Dalam video tersebut, seorang pedagang menegur sejumlah pengunjung yang tengah menikmati pecel yang dibeli dari pedagang keliling. Insiden bermula saat wisatawan duduk di salah satu area warung yang […]

    Bagikan
  • Dandenpom V/1 Madiun Tegaskan Prajurit TNI Wajib Disiplin dalam Opsgaktib dan Yustisi 2026 photo_camera 3

    Dandenpom V/1 Madiun Tegaskan Prajurit TNI Wajib Disiplin dalam Opsgaktib dan Yustisi 2026

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Detasemen Polisi Militer V/1 Madiun menggelar sosialisasi Operasi Penegakan Disiplin (Opsgaktib) dan Yustisi di Makorem 081/DSJ, Senin (23/2/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kedisiplinan prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) TNI di wilayah Madiun. Komandan Denpom V/1 Madiun, Letkol CPM Juni S. Kurniawan, mengatakan sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada seluruh prajurit dan […]

    Bagikan
  • Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Layanan kereta api (KA) lokal BIAS dari Stasiun Caruban menunjukkan tren positif sejak pertama kali beroperasi pada 17 Agustus 2025. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat, okupansi penumpang cukup tinggi selama sebulan pertama. “Dalam periode 17 Agustus hingga 16 September 2025, jumlah okupansi keberangkatan dan kedatangan […]

    Bagikan
expand_less