Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Nambak–Bekare Ambrol, Dua Warga Ponorogo Luka

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan penghubung di Desa Nambak, Bungkal, Ponorogo, ambrol akibat pondasi yang longsor diterjang banjir. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Jembatan penghubung di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, ambrol pada Kamis (5/2) dini hari. Ambrolnya jembatan darurat yang telah berusia lebih dari lima tahun itu mengakibatkan dua warga Desa Bekare terjatuh saat melintas dan mengalami luka, salah satunya patah tulang.

Peristiwa jembatan roboh terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Dukuh Masaran, Desa Nambak. Warga sekitar sempat mendengar suara gemuruh sebelum jembatan ambruk akibat pondasi yang longsor diterjang banjir serta tumpukan sampah bambu dari Sungai Pelem.

Salah seorang warga Nambak, Walikun, mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari. Namun sejak ambruk, warga terpaksa memutar cukup jauh.

“Biasanya lewat sini. Sekarang tidak bisa, harus muter lewat Bekare. Lumayan jauh,” ujarnya.

Warga lainnya, Alvian Dwi Purnomo, menyebut tanda-tanda kerusakan jembatan sebenarnya sudah terlihat sejak 2025. Retakan pada pondasi jembatan muncul dan semakin parah saat hujan deras melanda kawasan tersebut beberapa hari terakhir.

“Jembatan ini sebenarnya sudah lama rusak, tapi masih dipertahankan. Jembatan darurat ini sudah lebih dari lima tahun. Kena banjir, akhirnya longsor,” katanya.

Akibat ambrolnya jembatan tersebut, dua pengendara asal Desa Bekare terjatuh saat melintas. Korban diketahui bernama Sri Winih (48) dan Ani Wijayanti (31). Keduanya merupakan warga Dukuh Pandean RT 002 RW 001, Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, dengan pekerjaan swasta.

Dalam kejadian tersebut, satu korban mengalami luka ringan berupa lecet pada tangan, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat akibat patah tulang tangan dan masih menjalani perawatan di RSU Aisyah Ponorogo.

Kapolsek Bungkal AKP Anwar Fathoni membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut. Ia menyatakan jembatan tersebut sebenarnya sudah dinyatakan tidak layak dilewati, terutama untuk kendaraan roda empat.

“Dari pemerintah desa maupun Forkopimcam sebenarnya sudah memberikan peringatan bahwa jembatan itu tidak layak dilewati. Sudah ada tanda-tanda peringatan dini,” jelasnya.

Namun diduga karena tergesa-gesa, korban tetap melintas pada dini hari sekitar pukul 04.30 WIB hingga akhirnya terperosok saat jembatan ambrol.

Saat ini, jembatan tersebut dinyatakan lumpuh total dengan bagian ambrol sepanjang sekitar 20 meter. Akibatnya, warga Desa Bekare harus memutar sejauh dua hingga sepuluh kilometer untuk menuju wilayah seberang.

Pihak kepolisian bersama BPBD dan Forkopimcam telah melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan. Evakuasi puing-puing jembatan dilakukan serta pelaporan ke instansi terkait guna percepatan pembangunan jembatan sementara agar akses warga dapat kembali normal.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Belum Cair, Operasional SPPG di Ngawi Hentikan Sementara Layanan MBG

    Dana Belum Cair, Operasional SPPG di Ngawi Hentikan Sementara Layanan MBG

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi mengalami kendala serius. Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan sementara operasional sejak Senin (15/12/2025) akibat belum cairnya dana bantuan dari pemerintah pusat. Kondisi ini berdampak langsung pada 16 lembaga sekolah penerima manfaat. SPPG Dahlia yang berlokasi di Desa Kandangan, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

    Wali Kota Madiun Dorong Pendidikan Praktik, Ini Rencana Soal Laboratorium Terpadu

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana pembangunan laboratorium terpadu edukasi yang akan menjadi pusat pembelajaran praktik bagi siswa mulai jenjang SD hingga SMA. Program ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan digagas langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Wali Kota Maidi menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan laboratorium tersebut […]

    Bagikan
  • Putra-Putri Magetan Gerakkan Perubahan Sosial, Migunani Foundation Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

    Putra-Putri Magetan Gerakkan Perubahan Sosial, Migunani Foundation Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Inisiatif anak muda di Kabupaten Magetan terus menunjukkan kiprah nyata dalam mendorong perubahan sosial. Yayasan Migunani Marang Sesami atau Migunani Foundation, yang digagas putra-putri daerah, kini berkembang menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat dengan jangkauan nasional. Berbasis di Kecamatan Maospati, Migunani Foundation telah memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 400 orang. Gerakan ini […]

    Bagikan
  • Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

    Jika Nekad Beroperasi, Satpol PP Pemkab Madiun Ancam Segel PT Wah Lung Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dugaan pembangkangan terhadap perintah pemerintah daerah mencuat dalam aktivitas pembangunan yang dilakukan PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Satpol PP bahkan mengancam siap menyegelnya. Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi. “Nanti kami akan turun untuk memastikan kondisi […]

    Bagikan
  • Tiga Bulan Tercatat Sudah 14 Muda Mudi Ajukan Nikah Dini

    Tiga Bulan Tercatat Sudah 14 Muda Mudi Ajukan Nikah Dini

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tiga Bulan Pertama di tahun 2025, jumlah pasangan muda mudi yang melakukan pernikahan dini di Kabupaten Madiun terbilang banyak. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun, hingga Maret ini tercatat 14 pasang yang melakukan pernikahan usia dini atau permohonan dispensasi nikah.  […]

    Bagikan
  • Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan hektar tanaman cengkeh di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, mati akibat serangan Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Serangan penyakit tanaman ini membuat petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah karena gagal panen. Kondisi memprihatinkan itu tampak di Desa Kare, Senin (20/10/2025). Hampir seluruh pohon cengkeh di lahan warga tampak gundul […]

    Bagikan
expand_less