Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Nambak–Bekare Ambrol, Dua Warga Ponorogo Luka

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan penghubung di Desa Nambak, Bungkal, Ponorogo, ambrol akibat pondasi yang longsor diterjang banjir. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Jembatan penghubung di Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, ambrol pada Kamis (5/2) dini hari. Ambrolnya jembatan darurat yang telah berusia lebih dari lima tahun itu mengakibatkan dua warga Desa Bekare terjatuh saat melintas dan mengalami luka, salah satunya patah tulang.

Peristiwa jembatan roboh terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Dukuh Masaran, Desa Nambak. Warga sekitar sempat mendengar suara gemuruh sebelum jembatan ambruk akibat pondasi yang longsor diterjang banjir serta tumpukan sampah bambu dari Sungai Pelem.

Salah seorang warga Nambak, Walikun, mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari. Namun sejak ambruk, warga terpaksa memutar cukup jauh.

“Biasanya lewat sini. Sekarang tidak bisa, harus muter lewat Bekare. Lumayan jauh,” ujarnya.

Warga lainnya, Alvian Dwi Purnomo, menyebut tanda-tanda kerusakan jembatan sebenarnya sudah terlihat sejak 2025. Retakan pada pondasi jembatan muncul dan semakin parah saat hujan deras melanda kawasan tersebut beberapa hari terakhir.

“Jembatan ini sebenarnya sudah lama rusak, tapi masih dipertahankan. Jembatan darurat ini sudah lebih dari lima tahun. Kena banjir, akhirnya longsor,” katanya.

Akibat ambrolnya jembatan tersebut, dua pengendara asal Desa Bekare terjatuh saat melintas. Korban diketahui bernama Sri Winih (48) dan Ani Wijayanti (31). Keduanya merupakan warga Dukuh Pandean RT 002 RW 001, Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, dengan pekerjaan swasta.

Dalam kejadian tersebut, satu korban mengalami luka ringan berupa lecet pada tangan, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat akibat patah tulang tangan dan masih menjalani perawatan di RSU Aisyah Ponorogo.

Kapolsek Bungkal AKP Anwar Fathoni membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut. Ia menyatakan jembatan tersebut sebenarnya sudah dinyatakan tidak layak dilewati, terutama untuk kendaraan roda empat.

“Dari pemerintah desa maupun Forkopimcam sebenarnya sudah memberikan peringatan bahwa jembatan itu tidak layak dilewati. Sudah ada tanda-tanda peringatan dini,” jelasnya.

Namun diduga karena tergesa-gesa, korban tetap melintas pada dini hari sekitar pukul 04.30 WIB hingga akhirnya terperosok saat jembatan ambrol.

Saat ini, jembatan tersebut dinyatakan lumpuh total dengan bagian ambrol sepanjang sekitar 20 meter. Akibatnya, warga Desa Bekare harus memutar sejauh dua hingga sepuluh kilometer untuk menuju wilayah seberang.

Pihak kepolisian bersama BPBD dan Forkopimcam telah melakukan koordinasi untuk penanganan lanjutan. Evakuasi puing-puing jembatan dilakukan serta pelaporan ke instansi terkait guna percepatan pembangunan jembatan sementara agar akses warga dapat kembali normal.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Pamer Akta Cerai Usai Sidang di Pengadilan Agama Mencuat di Magetan

    Tren Pamer Akta Cerai Usai Sidang di Pengadilan Agama Mencuat di Magetan

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Muncul ke permukaan publik, fenomena perceraian di Kabupaten Magetan menjadi perhatian. Selain jumlah perkara yang cukup tinggi, kini muncul tren baru di kalangan perempuan yang baru saja bercerai. Beberapa di antaranya tampak berpose di depan Kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas IB Magetan sambil memamerkan akta cerai. Mereka tampak bangga status baru […]

    Bagikan
  • PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

    PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur di Kabupaten Magetan memasuki tahap krusial pada akhir 2025. Setelah melalui sejumlah tahapan administrasi dan verifikasi, ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK). Sementara formasi CPNS tahun 2026 belum dapat diumumkan karena belum adanya petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Berdasarkan data resmi BKPSDM […]

    Bagikan
  • 72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Mantingan pada Kamis (04/12/2025). Para siswa itu dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga demam. Diketahui, sehari sebelumnya mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Puskesmas Mantingan, Muhammad Al […]

    Bagikan
  • Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Dusun Tempuran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan cara berbeda. Mereka menggelar upacara bendera tradisional yang diikuti perwakilan dari setiap RT dengan mengenakan beragam kostum unik, mulai dari pakaian zaman dulu, busana suku Dayak dan Indian, kebaya, hingga kostum Mak Lampir Senin […]

    Bagikan
  • Skandal Korupsi Dana Hibah Pokir Magetan, Kerugian Negara Diduga Fantastis dan Rugikan Masyarakat

    Skandal Korupsi Dana Hibah Pokir Magetan, Kerugian Negara Diduga Fantastis dan Rugikan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan tidak hanya berhenti pada penetapan tersangka, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap besarnya potensi kerugian negara serta dampaknya bagi masyarakat penerima manfaat. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman, mengungkapkan bahwa dari total anggaran hibah pokir yang direalisasikan sebesar Rp242,98 miliar, penyidik […]

    Bagikan
  • Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

    Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun masih membahas usulan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun mendatang. Proses tersebut belum final karena harus melalui tahapan koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan pengajuan formasi Calon Pegawai Negeri […]

    Bagikan
expand_less