Berita Terkini
Trending Tags

Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryono, Foto : Jepretan Layar

Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026.

Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki posisi yang sama. Bahkan, sebagian telah menduduki tujuh hingga delapan tahun. Kondisi ini dinilai membuat ruang kerja mereka cenderung stagnan.

Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryono, menyebut temuan gubernur harus dijadikan alarm bagi Pemkab Magetan. Ia menilai banyaknya catatan dalam evaluasi RAPBD 2026 menunjukkan adanya persoalan serius pada kinerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) maupun manajemen OPD.

“Catatan dari gubernur itu jumlahnya tidak sedikit. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas kerja TAPD dan pengelolaan pemerintahan masih berada di bawah standar yang diharapkan,” ungkap Didik, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dianggap remeh. Ia menilai Pemkab perlu bertindak tegas untuk menghentikan penurunan kualitas birokrasi. Didik menyebut mutasi pejabat menjadi langkah realistis untuk memulihkan kinerja lembaga daerah. Ia menekankan, mutasi bukan bentuk hukuman, melainkan penyegaran untuk menghilangkan kejenuhan dan mengembalikan etos kerja aparatur.

“Jika evaluasinya menunjukkan performa kurang baik, maka pergantian pejabat adalah langkah logis. Tujuannya agar organisasi kembali segar dan kinerjanya meningkat,” ujarnya.

Komisi A DPRD juga menyoroti dampak psikologis pejabat yang terlalu lama berada dalam posisi yang sama. Menurut Didik, situasi tersebut berpotensi menimbulkan rasa jenuh dan menurunkan motivasi. “Menempati jabatan yang sama bertahun-tahun bisa membuat pejabat kehilangan semangat. Dari sisi psikologi kerja, tentu itu mempengaruhi produktivitas,” tambahnya.

DPRD Magetan mendorong agar mutasi dilakukan dengan objektif, berbasis evaluasi kinerja, bukan rotasi sekadar formalitas. Didik menekankan bahwa pejabat dengan performa di bawah rata-rata perlu digeser melalui seleksi yang transparan.

“Bupati harus melihat persoalan ini dengan jernih. Pejabat yang tidak memenuhi target perlu dipindah agar ada dorongan untuk memperbaiki kinerja,” tegasnya.

Komisi A menilai akhir tahun merupakan waktu paling ideal untuk menggelar mutasi besar-besaran. Dengan begitu, pejabat baru bisa langsung bekerja efektif sejak awal tahun anggaran. “Kalau pergeseran dilakukan sekarang, maka pada awal tahun pejabat baru sudah siap mengeksekusi program APBD,” kata Didik.

Ia pun berharap Bupati Magetan tidak melewatkan momentum tersebut. “Harapan kami mutasi bisa dilakukan dalam waktu dekat, secepatnya dalam satu atau dua hari ke depan, agar awal tahun semua perangkat sudah siap bekerja maksimal,” tandasnya. Desakan DPRD ini sekaligus menjadi ujian kepemimpinan bagi Bupati Magetan, yang dikenal sebagai perempuan pertama yang memimpin daerah tersebut. Publik menantikan apakah ia berani melakukan penyegaran birokrasi yang dinilai terlalu lama berada di zona nyaman, atau justru membiarkan kinerja pemerintahan terus tertinggal dari harapan masyarakat.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Gandong Kidul Dipenuhi Sampah, Warga Desak Penertiban

    Sungai Gandong Kidul Dipenuhi Sampah, Warga Desak Penertiban

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi Sungai Gandong Kidul di Dusun Babar, Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kini sangat memprihatinkan. Aliran sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan berubah fungsi layaknya tempat pembuangan sampah. Dari atas Jembatan Kranjang, tumpukan sampah terlihat jelas memenuhi aliran sungai. Mulai dari sisa sayuran, plastik kemasan, karung bekas, hingga limbah rumah […]

    Bagikan
  • Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Libatkan 14 Perguruan Pencak Silat

    Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Libatkan 14 Perguruan Pencak Silat

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI menggelar Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara lingkup masyarakat di Aston Madiun Hotel & Conference Center pada Kamis (31/07/2025). https://www.kemhan.go.id/pothan/ Turut hadir Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI G. Eko Sunarto serta Wali Kota Madiun, Maidi dan jajaran Forkopimda Kota/Kabupaten […]

    Bagikan
  • BPBD Ponorogo Gelar Apel Siaga, Catat 14 Bencana dalam Sebulan

    BPBD Ponorogo Gelar Apel Siaga, Catat 14 Bencana dalam Sebulan

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan di Alun-Alun Ponorogo, Rabu (5/11). Apel ini menandai kesiapan penuh wilayah tersebut menghadapi ancaman cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. ​Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, mengungkapkan bahwa hampir seluruh wilayah kecamatan telah dilanda cuaca ekstrem. “Kecuali Ponorogo Tengah yang hanya rawan […]

    Bagikan
  • Khawatir Gagal Panen, Petani Magetan Keluhkan Solar Bersubsidi Langka

    Khawatir Gagal Panen, Petani Magetan Keluhkan Solar Bersubsidi Langka

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mulai dirasakan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama di kalangan petani yang masih mengandalkan mesin diesel untuk mengairi sawah. Minimnya pasokan solar membuat banyak mesin pompa air […]

    Bagikan
  • Disnakerin Terima Laporan Ijazah Karyawan CV SJA Diklaim Sudah Dikembalikan

    Disnakerin Terima Laporan Ijazah Karyawan CV SJA Diklaim Sudah Dikembalikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polemik penahanan ijazah karyawan oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi (SJA) di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, mulai menemui titik terang. Pihak manajemen perusahaan melaporkan telah mengembalikan seluruh ijazah yang sebelumnya ditahan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun, Selasa (28/4/2026). Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik […]

    Bagikan
  • Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tradisi unik masih lestari di Masjid Al Ishaq, Desa Coper, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (05/09/2025) siang, takmir masjid menyebar uang koin senilai Rp25 juta kepada warga. Tradisi turun-temurun ini menjadi simbol berbagi rezeki sekaligus ajang kebersamaan masyarakat. Sejak siang hari, ribuan warga sudah memenuhi halaman […]

    Bagikan
expand_less