Berita Terkini
Trending Tags

Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 58
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryono, Foto : Jepretan Layar

Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026.

Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki posisi yang sama. Bahkan, sebagian telah menduduki tujuh hingga delapan tahun. Kondisi ini dinilai membuat ruang kerja mereka cenderung stagnan.

Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryono, menyebut temuan gubernur harus dijadikan alarm bagi Pemkab Magetan. Ia menilai banyaknya catatan dalam evaluasi RAPBD 2026 menunjukkan adanya persoalan serius pada kinerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) maupun manajemen OPD.

“Catatan dari gubernur itu jumlahnya tidak sedikit. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas kerja TAPD dan pengelolaan pemerintahan masih berada di bawah standar yang diharapkan,” ungkap Didik, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dianggap remeh. Ia menilai Pemkab perlu bertindak tegas untuk menghentikan penurunan kualitas birokrasi. Didik menyebut mutasi pejabat menjadi langkah realistis untuk memulihkan kinerja lembaga daerah. Ia menekankan, mutasi bukan bentuk hukuman, melainkan penyegaran untuk menghilangkan kejenuhan dan mengembalikan etos kerja aparatur.

“Jika evaluasinya menunjukkan performa kurang baik, maka pergantian pejabat adalah langkah logis. Tujuannya agar organisasi kembali segar dan kinerjanya meningkat,” ujarnya.

Komisi A DPRD juga menyoroti dampak psikologis pejabat yang terlalu lama berada dalam posisi yang sama. Menurut Didik, situasi tersebut berpotensi menimbulkan rasa jenuh dan menurunkan motivasi. “Menempati jabatan yang sama bertahun-tahun bisa membuat pejabat kehilangan semangat. Dari sisi psikologi kerja, tentu itu mempengaruhi produktivitas,” tambahnya.

DPRD Magetan mendorong agar mutasi dilakukan dengan objektif, berbasis evaluasi kinerja, bukan rotasi sekadar formalitas. Didik menekankan bahwa pejabat dengan performa di bawah rata-rata perlu digeser melalui seleksi yang transparan.

“Bupati harus melihat persoalan ini dengan jernih. Pejabat yang tidak memenuhi target perlu dipindah agar ada dorongan untuk memperbaiki kinerja,” tegasnya.

Komisi A menilai akhir tahun merupakan waktu paling ideal untuk menggelar mutasi besar-besaran. Dengan begitu, pejabat baru bisa langsung bekerja efektif sejak awal tahun anggaran. “Kalau pergeseran dilakukan sekarang, maka pada awal tahun pejabat baru sudah siap mengeksekusi program APBD,” kata Didik.

Ia pun berharap Bupati Magetan tidak melewatkan momentum tersebut. “Harapan kami mutasi bisa dilakukan dalam waktu dekat, secepatnya dalam satu atau dua hari ke depan, agar awal tahun semua perangkat sudah siap bekerja maksimal,” tandasnya. Desakan DPRD ini sekaligus menjadi ujian kepemimpinan bagi Bupati Magetan, yang dikenal sebagai perempuan pertama yang memimpin daerah tersebut. Publik menantikan apakah ia berani melakukan penyegaran birokrasi yang dinilai terlalu lama berada di zona nyaman, atau justru membiarkan kinerja pemerintahan terus tertinggal dari harapan masyarakat.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Kota Madiun Siagakan Personil Tambahan di IGD Selama Libur Nataru

    RSUD Kota Madiun Siagakan Personil Tambahan di IGD Selama Libur Nataru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diprediksi meningkatkan kunjungan di wilayah Kota Madiun. Baik berlibur maupun pulang kampung menikmati libur panjang tersebut. Meski di momen libur panjang dan cuti bersama, layanan kesehatan di RSUD Kota Madiun dipastikan tetap berjalan. ‘’Pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan skema seperti tahun-tahun sebelumnya. […]

    Bagikan
  • Sirkuit Suryo Magetan Didorong Jadi Arena Balap Berstandar dan Penggerak Ekonomi Daerah

    Sirkuit Suryo Magetan Didorong Jadi Arena Balap Berstandar dan Penggerak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai pembangunan Sirkuit Suryo di Kabupaten Magetan menunjukkan kemajuan pesat dan melampaui ekspektasi awal. Saat pertama kali ditinjau, kondisi lintasan dinilai belum memenuhi standar sirkuit, namun kini telah berkembang signifikan. “Kalau dibandingkan dengan peninjauan awal, progresnya sudah jauh lebih baik dan semakin mendekati standar sirkuit […]

    Bagikan
  • Silaturahmi IdulFitri, Pemkab Madiun Sowan ke Bupati dan Wakil Bupati Sepuh

    Silaturahmi IdulFitri, Pemkab Madiun Sowan ke Bupati dan Wakil Bupati Sepuh

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momen Hari Raya IdulFitri 1446 H dimanfaatkan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun untuk mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh pendahulu. Pada Jumat (11/4/2025), Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi memimpin rombongan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersilaturahmi ke kediaman mantan Bupati dan Wakil Bupati Madiun. Kunjungan […]

    Bagikan
  • Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya. Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar […]

    Bagikan
  • Damkar Evakuasi Ular Sanca Pemangsa Ternak Warga

    Damkar Evakuasi Ular Sanca Pemangsa Ternak Warga

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia – Ponorogo | Seekor ular sanca kembang sepanjang sekitar tiga setengah meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Ponorogo setelah masuk ke kandang itik milik warga di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Minggu (2/11). Ular tersebut diduga telah memangsa puluhan itik milik pemilik kandang. Petugas Damkar mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya ular besar yang […]

    Bagikan
  • Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi menggugurkan lima formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan verifikasi administratif dan ditemukan sejumlah persoalan, baik teknis maupun nonteknis. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto. Menurut Soeko, proses pemeriksaan dokumen berlangsung sejak masa pendaftaran hingga […]

    Bagikan
expand_less