Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kekayaan Agus Pramonon Sekda “Satu Dekade” Ponorogo Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Agus Pramono ,Sekretaris Daerah Kab. Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Nama Agus Pramono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, tengah menjadi perhatian publik. Ia dikabarkan termasuk di antara pejabat yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (07/11/2025) sore.

Agus bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Ponorogo. Ia telah menjabat sebagai Sekda sejak tahun 2012 dan masih aktif hingga sekarang. Selama lebih dari satu dekade menduduki jabatan strategis tersebut, Agus tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar Rp. 8,89 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang disampaikan ke KPK pada 4 Februari 2025.

Dalam laporan yang telah dinyatakan lengkap secara administrasi itu, total aset Agus mencapai Rp. 10,39 miliar, namun setelah dikurangi utang senilai Rp1,5 miliar, kekayaan bersihnya menjadi Rp8,89 miliar.

Porsi terbesar harta tersebut berasal dari tanah dan bangunan dengan total nilai lebih dari Rp. 8,8 miliar. Aset-asetnya tersebar di beberapa daerah, antara lain Ponorogo, Madiun, dan Makassar. Salah satunya berupa tanah dan bangunan seluas 355 meter persegi di Ponorogo senilai Rp.1,24 miliar serta lahan 864 meter persegi di Kabupaten Madiun senilai Rp.524 juta.

Selain properti, Agus juga memiliki alat transportasi dan mesin dengan nilai sekitar Rp. 265 juta, di antaranya Toyota Jeep tahun 2016, serta sejumlah sepeda motor seperti Honda CBR 150 dan Honda GL Pro. Ia juga melaporkan harta bergerak lain Rp. 84 juta dan kas serta tabungan senilai Rp. 1,16 miliar.

Kini, pimpinan birokrasi ASN di lingkup Pemkab Ponorogo itu tengah menghadapi persoalan pelik. Dirinya bersama Kang Giri telah berada di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan kasus dugaan korupsi soal promosi dan mutasi jabatan. Namun hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut. (Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    Polres Magetan Sita 233 Botol Miras Ilegal dalam 10 Hari, Waspadai Dampak Sosial

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, Satresnarkoba Polres Magetan berhasil menindak 3 perkara penjualan minuman beralkohol tanpa izin, dengan menyita 233 botol minuman keras berbagai merek, baik berlabel maupun tanpa label. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa seluruh kasus miras tersebut telah diproses melalui penyidikan cepat dan […]

    Bagikan
  • Khofifah Ziarah ke Makam Gubernur Suryo, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Kuat Menjaga Kemerdekaan

    Khofifah Ziarah ke Makam Gubernur Suryo, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Kuat Menjaga Kemerdekaan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali memimpin ziarah ke makam Raden Mas Tumenggung (R.M.T.) Ario Soerjo atau Gubernur Suryo di Kabupaten Magetan, Selasa (6/10/2026). Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Bagi Pemprov Jawa Timur, makam Gubernur Suryo bukan sekadar tempat peristirahatan terakhir seorang […]

    Bagikan
  • Identitas Korban Pembunuhan di Ngawi Terungkap, Keluarga Datangi RSUD dr. Soeroto

    Identitas Korban Pembunuhan di Ngawi Terungkap, Keluarga Datangi RSUD dr. Soeroto

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jasad perempuan yang ditemukan di dalam koper di Desa Dadapan Kecamatan Kendal pada Kamis (23/01/2025) kemarin akhirnya terungkap. Pihak keluarga mendatangi RSUD dr. Soeroto Ngawi guna memastikan.  Perasaan sedih, kaget, hingga menahan isak tangis dirasakan Ana Yuliani (29) bersama Hendi Suprapto (42) ayah tiri korban saat mendatangi RSUD Dr Soeroto […]

    Bagikan
  • Delapan SDN Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik Ponorogo Masih Buka Pendaftaran

    Delapan SDN Tidak Dapat Murid Sama Sekali, Dindik Ponorogo Masih Buka Pendaftaran

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kondisi kosong siswa usai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Ponorogo tidak hanya dialami SDN Setono, Kecamatan Jenangan saja. Tercatat ada tujuh sekolah dasar negeri lainnya yang mengalami nasib serupa.  Kepala Dindik Ponorogo, Nurhadi Hanuri, menyampaikan bahwa dari total 551 SDN yang ada di Ponorogo, delapan sekolah dinyatakan “zonk” […]

    Bagikan
  • Mengisi Celah Pendidikan Formal, PKBM Daarul Ahkaam Rawat Akses Belajar Warga Madiun

    Mengisi Celah Pendidikan Formal, PKBM Daarul Ahkaam Rawat Akses Belajar Warga Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Daarul Ahkaam menjadi salah satu ruang penting bagi warga yang selama ini berada di luar jangkauan pendidikan formal. Berdiri sejak 2003, lembaga pendidikan non-formal yang berlokasi di Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ini kini menampung hampir 250 warga belajar melalui program kesetaraan […]

    Bagikan
  • Ini Empat Nama Kandidat Yang Bertarung di Seleksi Sekda Ponorogo

    Ini Empat Nama Kandidat Yang Bertarung di Seleksi Sekda Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo memasuki tahap lanjutan. Dari sebelumnya lima peserta, kini tersisa empat pejabat eselon II yang melanjutkan proses seleksi berikutnya. Satu peserta tidak melanjutkan tahapan seleksi karena sakit sehingga tidak mengikuti tes lanjutan. Akibatnya, peserta tersebut tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Plh […]

    Bagikan
expand_less