Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suwito seorang jemaah haji lanjut usia yang sudah menanti berangkat haji sejak tahun 2012, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan — Langit Magetan tampak cerah, namun suasana di Pendopo Surya Graha justru penuh haru dan air mata. Jumat pagi (16/05/2025), menjadi momentum yang tak terlupakan bagi 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan. Setelah menunggu bertahun-tahun, impian mereka untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud.

Keberangkatan yang masuk dalam Kloter 51 ini dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan. Mereka adalah bagian dari total 429 CJH Magetan yang dijadwalkan berangkat dalam lima gelombang.

Di antara lautan manusia yang mengiringi pemberangkatan, ada satu sosok yang kisahnya menggugah hati Suwito, seorang jemaah lanjut usia asal Magetan. Dengan suara bergetar, ia mengisahkan penantian panjangnya yang dimulai sejak 2012.

“Saya mendaftar haji itu di tahun 2012. Menunggu dengan sabar dan ikhlas. Akhirnya, setelah 13 tahun menanti, saya benar-benar diberikan kesempatan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk memenuhi panggilannya ke Tanah Suci,” tutur Suwito, matanya berkaca-kaca.

Namun perjalanan menuju Tanah Suci tak selalu mulus. Suwito harus menelan kenyataan pahit ketika istrinya, yang semula ingin ia dampingi berhaji, telah berpulang ke Rahmatullah lebih dulu.

“Saya seharusnya berangkat bersama istri. Namun ia lebih dulu meninggalkan kami selamanya. Akhirnya, titah haji itu diberikan kepada anak kami,” lanjutnya lirih.

Meskipun usia tak lagi muda dan raga tak sekuat dahulu, semangat Suwito tak pernah surut. Ia tetap mengikuti seluruh rangkaian persiapan haji, dari bimbingan rohani hingga menjaga kesehatan secara mandiri.

“Dengan bismillah, saya yakin telah siap untuk diberangkatkan. Persiapan bekal fisik maupun spiritual telah saya kumpulkan. Semoga saya serta jemaah haji lainnya dapat berangkat dan kembali ke Magetan dengan selamat,” ucapnya mantap.

Keberangkatan CJH Magetan dibagi dalam lima gelombang, menyesuaikan kebijakan terbaru dari otoritas Arab Saudi yang membagi jemaah berdasarkan syarikah. Gelombang pertama ini, Kloter 51, menjadi awal dari rangkaian sakral yang akan diikuti kloter-kloter berikutnya.

“Semoga yang berangkat hari ini maupun kloter setelahnya menjadi haji yang mabrur. Selamat dalam perjalanan maupun ibadah hajinya, hingga bermanfaat sepulangnya ke tanah air, khususnya bagi masyarakat Magetan,” tutup Suwito, setelah menaiki bus yang akan membawanya menuju embarkasi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dunia industri di Kabupaten Magetan menghadapi dinamika baru. Salah satu perusahaan garmen, PT KSS Indo Apparel yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, resmi dinyatakan pailit dan telah berhenti beroperasi sejak 13 Februari 2025. Perusahaan yang berdiri sejak 2021 ini gulung tikar setelah mengalami penurunan jumlah pesanan secara drastis, yang […]

    Bagikan
  • HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

    HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat terasa di RSUD Kota Madiun, Jumat (24/4/2026). Di tengah momentum tasyakuran hari ulang tahun ke-22, perhatian tidak hanya tertuju pada seremoni, tetapi juga pada denyut pelayanan yang terus bergerak melayani ratusan pasien setiap hari. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau langsung pelayanan rumah sakit. Ia menyusuri […]

    Bagikan
  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama DPRD Kota Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Agenda ini menjadi langkah penting dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan, yang wajib selaras dengan visi dan misi kepala daerah terpilih. Hal tersebut tertuang dalam Rapat Paripurna DPRD dengan […]

    Bagikan
  • Pendaftaran Ditutup, 9 Orang Berebut Direktur Perumda Sari Gunung

    Pendaftaran Ditutup, 9 Orang Berebut Direktur Perumda Sari Gunung

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pendaftaran calon Direktur dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung resmi ditutup. Antusiasme pendaftar dinilai cukup tinggi. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyebut jumlah pendaftar di luar dugaan. “Sangat banyak. Orang yang ingin memperbaiki kinerja Sari Gunung banyak sekali,” ungkapnya, Selasa (09/09/2025). Untuk posisi Dewan Pengawas, tercatat 5–7 […]

    Bagikan
  • Ratusan Sopir Truk Ponorogo Desak Tambang Galian C Dibuka Kembali

    Ratusan Sopir Truk Ponorogo Desak Tambang Galian C Dibuka Kembali

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan sopir truk dump di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun hingga halaman Kantor DPRD Ponorogo, Kamis (15/1/2025). Mereka mendesak agar aktivitas tambang galian C yang berhenti sekitar sebulan terakhir segera dibuka kembali. Para sopir menilai penghentian operasional tambang berdampak langsung terhadap penghasilan mereka. Selama ini, kebutuhan hidup keluarga […]

    Bagikan
  • Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menghapus kuota impor untuk komoditas vital seperti gula mulai menimbulkan gejolak. Suara keberatan datang dari kalangan petani, khususnya yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI). Dalam sebuah pertemuan di Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kamis (17/4/2025), APTRI menyampaikan kecemasan mendalam. […]

    Bagikan
expand_less