Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Dinsos Madiun Akan Benahi Data Darus Salam, Warga Miskin yang Terganjal ‘Desil Tinggi’

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 242
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinsos Madiun verifikasi data Darus Salam di lapangan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun merespons kasus Darus Salam (52), warga miskin asal Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, yang luput dari daftar penerima bantuan sosial (bansos). Dinsos kini berfokus membenahi anomali data administratif yang mengategorikan buruh serabutan tersebut ke dalam kelompok masyarakat mampu.

Berdasarkan informasi nama Darus Salam tercatat dalam desil 7 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal inilah yang secara sistematis menjegal bapak dua anak tersebut untuk mendapatkan hak bansosnya secara resmi, meskipun realitanya ia hidup serba kekurangan di rumah berlantai tanah.

Menyikapi kekeliruan data desil tersebut, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kabupaten Madiun, Anton Susilo, mengakui pihaknya akan mengambil langkah taktis untuk menerjukan tim lapangan guna melakukan verifikasi faktual.

“Kami sudah menginstruksikan teman-teman pendamping PKH untuk segera melakukan cek lok (cek lokasi) ke rumah yang bersangkutan. Hasil pengecekan ini akan menjadi dasar utama kami untuk memutakhirkan data riil beliau,” kata Anton Kamis ( 16/7/2026).

Anton menjelaskan, pemutakhiran data desil sebenarnya bisa ditempuh melalui dua jalur, yakni usulan berjenjang lewat pemerintah desa atau secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos. Dinsos Madiun juga tengah menyelidiki temuan terkait bansos “limpahan” yang selama ini diterima Darus. Selama ini, perangkat desa setempat mengalihkan bantuan milik warga lain yang tidak diambil atau sudah meninggal dunia agar Darus tetap bisa menyambung hidup.

“Terkait kejelasan data bantuan ‘operan’ itu, kami akan cek kembali dokumennya di kantor. Kami belum bisa berkomentar banyak sebelum memegang data pastinya,” tambah Anton.

Kasus Darus Salam menjadi momentum bagi Dinsos Kabupaten Madiun untuk memperketat proses verifikasi dan validasi (verval) data pre-list kemiskinan secara berkala. Anton mengakui masih ada warga rentan yang belum terjangkau oleh petugas di lapangan.

Dinsos Madiun memastikan akan mengawal proses pembenahan data Darus Salam hingga tuntas agar hak jaring pengaman sosialnya dapat segera disalurkan atas namanya sendiri secara legal dan tepat sasaran. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

    Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suhu politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan meningkat setelah beredarnya surat resmi Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan, Nur Wahid atau yang akrab disapa Gus Wahid. Langkah politik DPC PKB tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mengingat nama Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan. Ditemui di […]

    Bagikan
  • Mendekati Lebaran, Dinas Perdagangan Kota Madiun Cek Stok dan Harga Kebutuhan Pokok

    Mendekati Lebaran, Dinas Perdagangan Kota Madiun Cek Stok dan Harga Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, Dinas Perdagangan Kota Madiun bersama tim Satgas Pangan melakukan pemantauan di pasar tradisional dan pasar modern. Seperti di Pasar Besar Madiun, harga kebutuhan pokok tergolong stabil. Seperti harga beras dan minyak goreng yang masih terjangkau. “Kami memeriksa […]

    Bagikan
  • Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani. Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama […]

    Bagikan
  • Penumpang KAI Tembus 394 Juta hingga September 2026, Layanan Terus Diperkuat

    Penumpang KAI Tembus 394 Juta hingga September 2026, Layanan Terus Diperkuat

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jumlah pengguna layanan kereta api di Indonesia terus meningkat sepanjang 2026. Hingga September, KAI Group mencatat sekitar 394,44 juta penumpang, jumlah tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 368,43 juta penumpang. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 26 juta penumpang atau sekitar 7 persen secara tahunan.  Hal tersebut […]

    Bagikan
  • Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, belum menunjukkan perkembangan signifikan di Kabupaten Magetan. Hingga akhir Juli 2025, realisasi pembangunan dapur MBG di daerah ini baru mencapai 9 unit, jauh dari target nasional sebanyak 50 dapur per kabupaten/kota. Setiap dapur ditargetkan mampu menyajikan sekitar […]

    Bagikan
  • Gudang Plastik Terbakar Akibat Korsleting Listrik Saat Ditinggal Berlibur ke Sarangan

    Gudang Plastik Terbakar Akibat Korsleting Listrik Saat Ditinggal Berlibur ke Sarangan

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang plastik sekaligus perabotan rumah tangga milik Titik, warga Desa Mojorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (31/08/2025) pagi. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB. Api cepat membesar karena seluruh isi gudang berbahan plastik yang mudah terbakar, ditambah hembusan angin yang cukup […]

    Bagikan
expand_less