Berita Terkini
Trending Tags

Gudang SMPN 1 Kedunggalar Ngawi Terbakar Saat Jam Pelajaran, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 52
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gudang SMPN 1 Kedunggalar terbakar saat jam pelajaran. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Sebuah gudang milik SMP Negeri 1 Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terbakar saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Kebakaran yang terjadi di area sekolah tersebut sempat memicu kepanikan di kalangan siswa dan guru yang tengah mengikuti aktivitas pembelajaran.

Api diketahui berasal dari gudang yang berada di samping ruang kelas dan berisi tumpukan kayu bekas material renovasi sekolah. Asap pekat yang membumbung tinggi membuat warga sekolah berhamburan keluar ruangan, sementara sebagian guru dan siswa berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak menjalar ke bangunan lain.

Agus Widayanto, salah seorang guru SMP Negeri 1 Kedunggalar, mengatakan seluruh warga sekolah langsung bergerak setelah mengetahui gudang terbakar.

“Yang terbakar gudang sekolah. Kejadian itu sontak membuat panik. Guru dan siswa langsung kami kerahkan untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar api tidak semakin membesar,” ujar Agus.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang siswa yang hendak menuju kamar mandi. Siswa tersebut melihat kepulan asap keluar dari dalam gudang, kemudian disusul kobaran api yang semakin membesar. Informasi itu segera disampaikan kepada para guru sehingga proses penanganan darurat langsung dilakukan.

Guru SMP Negeri 1 Kedunggalar lainnya, Muklisin, mengaku hingga kini belum mengetahui sumber api yang memicu kebakaran.

“Awalnya muncul asap. Ada siswa yang melihat saat akan ke kamar mandi. Setelah itu semua panik dan langsung berusaha memadamkan api. Kami belum tahu asal api dari mana,” kata Muklisin.

Sekitar 20 menit setelah laporan diterima, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Induk Timur dan Pos Induk Barat tiba di lokasi. Saat petugas datang, kobaran api yang membakar isi gudang sebagian besar telah berhasil dipadamkan oleh warga sekolah. Petugas kemudian melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Kapolsek Kedunggalar AKP Karno mengatakan pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan mengerahkan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Karno.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan instalasi maupun aliran listrik di dalam gudang yang terbakar. Temuan tersebut membuat penyidik masih mendalami kemungkinan penyebab lain yang memicu munculnya api.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah material kayu bekas renovasi yang tersimpan di dalam gudang hangus terbakar. Sementara itu, aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 1 Kedunggalar sempat terganggu akibat kepanikan dan proses penanganan kebakaran, sebelum akhirnya kembali berlangsung setelah situasi dinyatakan aman.

Polsek Kedunggalar masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mengantisipasi terulangnya kejadian serupa di lingkungan sekolah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balon Udara Jatuhi Atap Rumah Warga Ngrupit Ponorogo

    Balon Udara Jatuhi Atap Rumah Warga Ngrupit Ponorogo

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah balon udara tanpa awak jatuh dan menimpa atap rumah warga di Dusun Tenggang, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, pada Sabtu malam (05/04/2025) sekitar pukul 22.45 WIB. Insiden ini menyebabkan bagian atap rumah terbakar dan beberapa peralatan rusak dilalap api. Kejadian tersebut sempat terekam video dan viral di media sosial. […]

    Bagikan
  • 40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di Dusun Tegir, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terisolir akibat longsor yang menutup akses jalan utama desa, Rabu (29/10/2025). Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah menimpa jalan […]

    Bagikan
  • BPK Temukan Kejanggalan Pondasi dan Beton Proyek Senilai Rp. 4,2 Miliar di Puskesmas Pilangkenceng Madiun

    BPK Temukan Kejanggalan Pondasi dan Beton Proyek Senilai Rp. 4,2 Miliar di Puskesmas Pilangkenceng Madiun

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan puskesmas di Pilangkenceng Kab Madiun mendapat sorotan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur. Ada kejanggalan dalam proyek senilai Rp 4,2 miliar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2024.  Proyek yang dikerjakan CV Syanur Mandiri asal Kota Solo itu diduga tidak sesuai kontrak. Temuan tersebut tertuang dalam […]

    Bagikan
  • Bentrokan Pecah di Saradan, 4 Orang Terluka dan 3 Sepeda Motor Rusak

    Bentrokan Pecah di Saradan, 4 Orang Terluka dan 3 Sepeda Motor Rusak

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bentrokan antara rombongan pesilat dan warga terjadi di Dusun Bandungan, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu malam (9/7/2025). Insiden ini mengakibatkan empat warga mengalami luka-luka, dua rumah rusak, dan tiga sepeda motor hancur. Kericuhan dipicu saat rombongan pesilat melintas di kawasan tersebut usai menghadiri acara tasyakuran di wilayah Kabupaten […]

    Bagikan
  • Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dunia industri di Kabupaten Magetan menghadapi dinamika baru. Salah satu perusahaan garmen, PT KSS Indo Apparel yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, resmi dinyatakan pailit dan telah berhenti beroperasi sejak 13 Februari 2025. Perusahaan yang berdiri sejak 2021 ini gulung tikar setelah mengalami penurunan jumlah pesanan secara drastis, yang […]

    Bagikan
  • Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tragedi memilukan terjadi di aliran Sungai Sudo, Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026). Empat bocah dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di sungai yang berada di kawasan terpencil, jauh dari permukiman warga. Keempat korban masing-masing berinisial JA (7), AW (4), SA (4), dan AR (4). Seluruh […]

    Bagikan
expand_less