Berita Terkini
Trending Tags

Gudang SMPN 1 Kedunggalar Ngawi Terbakar Saat Jam Pelajaran, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gudang SMPN 1 Kedunggalar terbakar saat jam pelajaran. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Sebuah gudang milik SMP Negeri 1 Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terbakar saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Kebakaran yang terjadi di area sekolah tersebut sempat memicu kepanikan di kalangan siswa dan guru yang tengah mengikuti aktivitas pembelajaran.

Api diketahui berasal dari gudang yang berada di samping ruang kelas dan berisi tumpukan kayu bekas material renovasi sekolah. Asap pekat yang membumbung tinggi membuat warga sekolah berhamburan keluar ruangan, sementara sebagian guru dan siswa berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak menjalar ke bangunan lain.

Agus Widayanto, salah seorang guru SMP Negeri 1 Kedunggalar, mengatakan seluruh warga sekolah langsung bergerak setelah mengetahui gudang terbakar.

“Yang terbakar gudang sekolah. Kejadian itu sontak membuat panik. Guru dan siswa langsung kami kerahkan untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar api tidak semakin membesar,” ujar Agus.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang siswa yang hendak menuju kamar mandi. Siswa tersebut melihat kepulan asap keluar dari dalam gudang, kemudian disusul kobaran api yang semakin membesar. Informasi itu segera disampaikan kepada para guru sehingga proses penanganan darurat langsung dilakukan.

Guru SMP Negeri 1 Kedunggalar lainnya, Muklisin, mengaku hingga kini belum mengetahui sumber api yang memicu kebakaran.

“Awalnya muncul asap. Ada siswa yang melihat saat akan ke kamar mandi. Setelah itu semua panik dan langsung berusaha memadamkan api. Kami belum tahu asal api dari mana,” kata Muklisin.

Sekitar 20 menit setelah laporan diterima, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Induk Timur dan Pos Induk Barat tiba di lokasi. Saat petugas datang, kobaran api yang membakar isi gudang sebagian besar telah berhasil dipadamkan oleh warga sekolah. Petugas kemudian melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Kapolsek Kedunggalar AKP Karno mengatakan pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan mengerahkan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Karno.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan instalasi maupun aliran listrik di dalam gudang yang terbakar. Temuan tersebut membuat penyidik masih mendalami kemungkinan penyebab lain yang memicu munculnya api.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah material kayu bekas renovasi yang tersimpan di dalam gudang hangus terbakar. Sementara itu, aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 1 Kedunggalar sempat terganggu akibat kepanikan dan proses penanganan kebakaran, sebelum akhirnya kembali berlangsung setelah situasi dinyatakan aman.

Polsek Kedunggalar masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mengantisipasi terulangnya kejadian serupa di lingkungan sekolah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

    Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana apel perdana pasca libur Idul Fitri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Rabu (25/3/2026) pagi, diwarnai pemandangan tak biasa. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terpantau datang terlambat, bahkan ada yang nekat mencari jalan alternatif hingga melompati pagar demi menghindari keterlambatan. Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya belasan ASN terlihat tidak hadir tepat […]

    Bagikan
  • Ini Menu MBG Dari SPPG Demangan 4 yang Disantap Siswa SDN 1 Demangan

    Ini Menu MBG Dari SPPG Demangan 4 yang Disantap Siswa SDN 1 Demangan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dugaan keracunan massal yang menimpa 18 siswa SDN 1 Demangan Kota Madiun mulai mengarah pada menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi pada Kamis (16/4/2026). Dari story akun tiktok @sppg.demangantaman4 diketahui menu kali ini yakni nasi, dori krispi saus teriyaki, orek tempe, tumis wortel baby corn dan belimbing. […]

    Bagikan
  • Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan hektar tanaman cengkeh di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, mati akibat serangan Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Serangan penyakit tanaman ini membuat petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah karena gagal panen. Kondisi memprihatinkan itu tampak di Desa Kare, Senin (20/10/2025). Hampir seluruh pohon cengkeh di lahan warga tampak gundul […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

    Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan dalam durasi cukup lama menyebabkan banjir di ruas jalan utama pada Jumat (20-3/2026). Genangan air menutup badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, bahkan sempat membuat kendaraan tidak dapat melintas. Banjir tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga masuk ke permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Tekan Kasus PMK Dengan Vaksinasi 500 Ternak

    Pemkab Ponorogo Tekan Kasus PMK Dengan Vaksinasi 500 Ternak

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Ponorogo | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berupaya menekan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Setidaknya 500 ekor ternak, terdiri atas sapi dan kambing, menjadi sasaran program vaksinasi PMK tahun ini. Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Ponorogo, Siti Barokah, menjelaskan bahwa pengadaan […]

    Bagikan
  • Walikota : Ubur-Ubur Ikan Lele, Warga Medhiun Ngombene Ngrowo AE

    Walikota : Ubur-Ubur Ikan Lele, Warga Medhiun Ngombene Ngrowo AE

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) produksi PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun kini makin tersebar luas. Produk dengan nama Ngrowo AE ini pun sudah dapat dipesan oleh masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi pun sudah menjalani retret dan kembali ke Kota Madiun pun langsung minum Ngrowo AE. “Ini merupakan produk asli […]

    Bagikan
expand_less