Minggu, 25 Okt 2026
Trending Tags

Gudang SMPN 1 Kedunggalar Ngawi Terbakar Saat Jam Pelajaran, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gudang SMPN 1 Kedunggalar terbakar saat jam pelajaran. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Sebuah gudang milik SMP Negeri 1 Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terbakar saat kegiatan belajar mengajar berlangsung pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Kebakaran yang terjadi di area sekolah tersebut sempat memicu kepanikan di kalangan siswa dan guru yang tengah mengikuti aktivitas pembelajaran.

Api diketahui berasal dari gudang yang berada di samping ruang kelas dan berisi tumpukan kayu bekas material renovasi sekolah. Asap pekat yang membumbung tinggi membuat warga sekolah berhamburan keluar ruangan, sementara sebagian guru dan siswa berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak menjalar ke bangunan lain.

Agus Widayanto, salah seorang guru SMP Negeri 1 Kedunggalar, mengatakan seluruh warga sekolah langsung bergerak setelah mengetahui gudang terbakar.

“Yang terbakar gudang sekolah. Kejadian itu sontak membuat panik. Guru dan siswa langsung kami kerahkan untuk memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar api tidak semakin membesar,” ujar Agus.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang siswa yang hendak menuju kamar mandi. Siswa tersebut melihat kepulan asap keluar dari dalam gudang, kemudian disusul kobaran api yang semakin membesar. Informasi itu segera disampaikan kepada para guru sehingga proses penanganan darurat langsung dilakukan.

Guru SMP Negeri 1 Kedunggalar lainnya, Muklisin, mengaku hingga kini belum mengetahui sumber api yang memicu kebakaran.

“Awalnya muncul asap. Ada siswa yang melihat saat akan ke kamar mandi. Setelah itu semua panik dan langsung berusaha memadamkan api. Kami belum tahu asal api dari mana,” kata Muklisin.

Sekitar 20 menit setelah laporan diterima, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Induk Timur dan Pos Induk Barat tiba di lokasi. Saat petugas datang, kobaran api yang membakar isi gudang sebagian besar telah berhasil dipadamkan oleh warga sekolah. Petugas kemudian melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Kapolsek Kedunggalar AKP Karno mengatakan pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan mengerahkan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Karno.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan instalasi maupun aliran listrik di dalam gudang yang terbakar. Temuan tersebut membuat penyidik masih mendalami kemungkinan penyebab lain yang memicu munculnya api.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah material kayu bekas renovasi yang tersimpan di dalam gudang hangus terbakar. Sementara itu, aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 1 Kedunggalar sempat terganggu akibat kepanikan dan proses penanganan kebakaran, sebelum akhirnya kembali berlangsung setelah situasi dinyatakan aman.

Polsek Kedunggalar masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mengantisipasi terulangnya kejadian serupa di lingkungan sekolah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedimentasi Menumpuk di Hulu Bendung Sentono, DPUPR Kabupaten Madiun Siapkan Normalisasi Antisipasi Banjir

    Sedimentasi Menumpuk di Hulu Bendung Sentono, DPUPR Kabupaten Madiun Siapkan Normalisasi Antisipasi Banjir

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tumpukan sedimentasi di aliran sungai kawasan Hulu Bendung Sentono, Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, mulai menjadi perhatian menjelang musim hujan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kapasitas tampungan sungai dan meningkatkan risiko banjir saat debit air meningkat. Untuk mengantisipasi hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun menyiapkan normalisasi sungai yang […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Genap 104 Tahun, Teguhkan Persaudaraan dan Pengabdian untuk Masyarakat

    PSHT Pusat Madiun Genap 104 Tahun, Teguhkan Persaudaraan dan Pengabdian untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun genap berusia 104 tahun pada 2 September 2026. Lebih dari satu abad perjalanan organisasi yang lahir di Kota Madiun itu menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai persaudaraan, budi pekerti, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Peringatan hari lahir ke-104 PSHT digelar dengan […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Gelontor Rp. 180 Miliar di Bidang Sosial, Tekan Kemiskinan Ekstrem

    Pemprov Jatim Gelontor Rp. 180 Miliar di Bidang Sosial, Tekan Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) per Maret 2024 tercatat, pada tahun 2020 kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Timur mencapai 4,40 persen atau 1.812.210 jiwa penduduk. Sementara per Maret 2024, kemiskinan ekstrem Jawa Timur berada di angka 0,66 persen atau 268.645 jiwa penduduk. Kesuksesan Jatim dalam menurunkan angka kemiskinan […]

    Bagikan
  • Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Warga yang tergabung dalam Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) Ngawi melakukan pembongkaran terhadap lima makam yang selama ini dikenal sebagai makam Wali Lima. Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dinilai tidak memiliki bukti sejarah yang jelas dan bisa menyesatkan banyak orang. Pembongkaran makam dengan pengawalan pihak kepolisian berlangsung di Desa Guyung, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026. Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki […]

    Bagikan
  • Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang […]

    Bagikan
expand_less