Berita Terkini
Trending Tags

Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 226
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Supriyoko pendidik di SMP Negeri 1 Parang. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Komitmen yang dilakukan seorang guru di Kabupaten Magetan dalam melestarikan bahasa daerah kini berbuah manis. Supriyoko, pendidik di SMP Negeri 1 Parang, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai penerima Anugerah Sutasoma Tahun 2025 dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi insan pendidikan yang tekun dalam menghidupkan bahasa dan sastra daerah di tengah pesatnya gempuran era digital.

Penetapan Supriyoko sebagai penerima penghargaan dilakukan melalui SK Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur Nomor 2115/15.8/BS.01.01/2025, dan diserahkan secara resmi pada Rabu (15/10/2025) di Gedung Tjut Nya Din, Surabaya.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Puji Retno Hardiningtyas, mengungkapkan bahwa penghargaan Sutasoma hanya diberikan kepada tokoh-tokoh yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlangsungan bahasa daerah.

“Setiap penerima anugerah ini adalah sosok yang berperan penting menjaga bahasa daerah agar tidak punah di tengah perkembangan zaman,” jelasnya.

Ditemui di sekolah tempatnya mengajar, Supriyoko tampak masih tak percaya atas penghargaan yang diterimanya. Ia menuturkan, selama ini dirinya hanya berupaya menjalankan tugas dengan sepenuh hati dalam mengenalkan bahasa daerah kepada siswa.

“Jujur, saya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan sebesar ini. Saya hanya ingin anak-anak tetap mencintai bahasa daerahnya,” ucapnya haru.

Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya miliknya, melainkan milik seluruh rekan guru dan siswa yang juga turut menjaga semangat pelestarian budaya di sekolah.

“Bagi saya, bahasa daerah bukan sekadar pelajaran, tapi warisan yang harus dijaga. Kalau generasi muda melupakannya, maka hilanglah sebagian identitas kita,” sambungnya.

Bagi Supriyoko, bahasa daerah merupakan simbol kepribadian suatu bangsa. Karena itu, ia terus berupaya agar pelajaran bahasa daerah tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dihayati sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari siswa.

Anugerah Sutasoma yang diterimanya menjadi momentum motivasi untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra daerah, baik di kalangan guru maupun pelajar.

Program Anugerah Sutasoma sendiri merupakan kegiatan tahunan dari Balai Bahasa Jawa Timur yang ditujukan bagi tokoh, pendidik, dan pegiat sastra daerah. Mereka dinilai telah berkontribusi besar dalam pelestarian bahasa lokal yang patut diapresiasi.

Capaian Supriyoko tak hanya mengharumkan nama SMPN 1 Parang, tetapi juga menempatkan Kabupaten Magetan sebagai daerah yang aktif mendukung pelestarian bahasa daerah di tingkat provinsi.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi pendidik lainnya untuk terus berinovasi dalam mengajarkan bahasa dan sastra daerah kepada generasi muda,” tutup Supriyoko.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKPP Kota Madiun Gelar Bazar Produk Olahan Ikan, Dukung Program Pencegahan Stunting

    DKPP Kota Madiun Gelar Bazar Produk Olahan Ikan, Dukung Program Pencegahan Stunting

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Bazar Produk Olahan Ikan pada Jumat (13/06/2025) di Lapangan Gulun. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak, guna mencegah stunting sejak dini. Wali Kota Madiun, Maidi, yang turut hadir dalam acara tersebut […]

    Bagikan
  • Soekarno Talk In di Magetan Bangun Tradisi Berpikir Kritis, Gen Z Diajak Berani Mengkritik dengan Solusi

    Soekarno Talk In di Magetan Bangun Tradisi Berpikir Kritis, Gen Z Diajak Berani Mengkritik dengan Solusi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Forum diskusi Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno tak sekadar menjadi ajang bedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang membangun budaya berpikir kritis sekaligus mendorong generasi muda berani menyampaikan kritik yang disertai argumentasi dan solusi. […]

    Bagikan
  • DPRD-Pemkot Madiun Sepakati LPJ Pelaksanaan APBD 2024, Ini Sejumlah Catatan Fraksi

    DPRD-Pemkot Madiun Sepakati LPJ Pelaksanaan APBD 2024, Ini Sejumlah Catatan Fraksi

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menggelar rapat paripurna pada Rabu (28/05/2025), dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024. Fraksi-Fraksi DPRD Kota Madiun tetap kritis dalam pandangan akhir terhadap LPJ Pelaksanaan APBD […]

    Bagikan
  • Bule Suriah Niat Lamar Pujaan Hati, Malah Ditangkap Imigrasi

    Bule Suriah Niat Lamar Pujaan Hati, Malah Ditangkap Imigrasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang warga negara asing (WNA) asal Suriah berinisial BD (24 tahun) diamankan petugas Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo setelah diduga melakukan pelanggaran izin tinggal kunjungan (ITK). BD ditangkap sehari setelah kedatangannya di Ponorogo, tepatnya pada (13/06/2025). Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Happy Reza Dipayuda, menjelaskan bahwa WNA tersebut datang ke […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    Pemkab Magetan Andalkan Ribuan Rumah Burung Hantu untuk Atasi Hama Tikus

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengandalkan metode pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan melalui pemasangan Rumah Burung Hantu (RBH) di berbagai sentra pertanian. Tercatat tahun 2025, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan telah membangun sebanyak 941 unit RBH yang tersebar di sejumlah wilayah rawan serangan tikus. Kepala Bidang Tanaman Pangan […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya. Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan […]

    Bagikan
expand_less