Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Disorot Praktisi Soal Dokumen Pengadaan Proyek Rp. 45 Miliar, Dinkes Madiun Siap Benahi Dokumen

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 259
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Heri Setyana.

Sinergia | Madiun — Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan desk review dan pembenahan dokumen pengadaan barang dan jasa (PBJ) tahun anggaran 2026 setelah mendapat sorotan dari praktisi pengadaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan perbaikan difokuskan pada data yang telah diinput dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP). Proses tersebut dilakukan bersama Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Madiun sebelum dokumen ditetapkan secara final.

“Pengadaan barang dan jasa di dinas kami memang sudah entry data ke SiRUP dan saat ini masih dalam proses perbaikan. Karena SiRUP itu belum final dan rencananya final pada akhir Februari. Namanya perencanaan, prosesnya bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kebijakan terbaru,” ujar Heri, Kamis (26/2/2026).

Heri mengungkapkan, total anggaran PBJ tahun 2026 yang direncanakan melalui skema swakelola mencapai sekitar Rp45 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp38 miliar dialokasikan untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Dari anggaran Rp45 miliar yang direncanakan swakelola itu, Rp38 miliar untuk JKN, sisanya untuk pengadaan lain-lain. JKN tersebut digunakan untuk pembayaran premi BPJS melalui skema Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) untuk membantu masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

Program JKN melalui PBID merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan.

Sebelumnya, Koordinator Walidasa sekaligus praktisi pengadaan barang dan jasa, Sutrisno, menyoroti potensi temuan audit dalam kegiatan PBJ Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026. Ia menyebut adanya dugaan perbedaan antara pencatatan dalam SiRUP dan indikasi pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Menurut Sutrisno, sejumlah kegiatan tercatat sebagai swakelola dalam sistem perencanaan, namun disebut melibatkan pihak ketiga atau penyedia. “Kalau ada belanja ke pihak ketiga, tetapi di SiRUP hanya tercatat sebagai swakelola murni, itu bisa menjadi temuan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” kata Sutrisno, Selasa (24/2/2026).

Ia menegaskan, setiap kegiatan pengadaan yang melibatkan penyedia wajib dicantumkan secara jelas dalam dokumen perencanaan melalui SiRUP, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan proses finalisasi dokumen SiRUP ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026 dan akan menjadi dasar pelaksanaan seluruh kegiatan pengadaan barang dan jasa tahun berjalan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Moment Nataru, Harga Cabai dan Bawang Merah di Ponorogo Justru Turun

    Moment Nataru, Harga Cabai dan Bawang Merah di Ponorogo Justru Turun

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Ponorogo melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional dan toko modern. Pemantauan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya Pasar Legi Ponorogo, Pasar Sumoroto Kecamatan Kauman, Pasar Bungkal Kecamatan Bungkal, serta salah satu swalayan […]

    Bagikan
  • Dilaporkan Hilang Diduga Hanyut, Nenek Sri Wahyuni Ditemukan Lemas di Kebun Tebu

    Dilaporkan Hilang Diduga Hanyut, Nenek Sri Wahyuni Ditemukan Lemas di Kebun Tebu

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah sempat dinyatakan hilang selama dua hari karena hanyut terbawa arus sungai, Sri Wahyuni (53), warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Jumat (24/10/2025) pagi. Ia ditemukan tergeletak lemas di area kebun tebu, sekitar 300 meter dari titik awal dilaporkan hanyut. Pencarian yang dilakukan oleh tim […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

    Ratusan Warga Sayutan Geruduk DPRD Magetan, Tuntut Tambang Galian C Ditutup

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan menggeruduk kantor DPRD Magetan pada Rabu (3/6/2026). Mereka menyampaikan penolakan terhadap aktivitas tambang galian C yang beroperasi di wilayah Sayutan. Massa yang berasal dari Dukuh Jejeruk, Dukuh Geluk, dan Dukuh Meluk itu menilai keberadaan tambang telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan dan […]

    Bagikan
  • Truk Bermuatan Hebel Patah As Roda di Perlintasan JPL 136, Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Terganggu

    Truk Bermuatan Hebel Patah As Roda di Perlintasan JPL 136, Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Terganggu

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perjalanan kereta api di wilayah KAI Daop 7 Madiun sempat terganggu akibat insiden di perlintasan kereta api (KA) di antara Jalan Basuki Rahmat dan Jalan S. Parman Kota Madiun pada Kamis malam (7/5/2026). Akibat kejadian tersebut, Kereta Api (KA) BIAS tujuan Caruban mengalami keterlambatan hingga 36 menit. Manager Humas PT […]

    Bagikan
  • Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan di Hari Ketiga Lebaran, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

    Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan di Hari Ketiga Lebaran, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kawasan wisata Telaga Sarangan dipadati ribuan pengunjung pada hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026). Lonjakan wisatawan yang terjadi sejak dua hari terakhir memicu kemacetan panjang di jalur menuju lokasi wisata unggulan di Kabupaten Magetan tersebut. Antrean kendaraan bahkan mengular sejak kawasan bawah, tepatnya di depan Pasar Plaosan hingga simpang tiga depan kantor […]

    Bagikan
  • Ini Isi Tuntutan Aksi Demo di DPRD Kota Madiun, Armaya : Pasti Saya Sampaikan ke DPR RI

    Ini Isi Tuntutan Aksi Demo di DPRD Kota Madiun, Armaya : Pasti Saya Sampaikan ke DPR RI

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi unjuk rasa digelar sejumlah elemen masyarakat baik mahasiswa, ojol hingga organisasi masyarakat lainnya di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Dalam aksi ini sempat diwarnai kericuhan dengan pelemparan batu hingga botol air ke arah polisi yang berjaga. Situasi kembali kondusif saat Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya beserta Kapolres […]

    Bagikan
expand_less