Pasca Insiden KA Bangunkarta Anjlok, KAI Madiun Gelar Diklat Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 50
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar pelatihan intensif bagi petugas perawatan jalur guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Kegiatan bertajuk Diklat Refreshing Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan telah berlangsung selama dua hari, 8–9 April 2026.
Pelatihan diikuti sejumlah unsur internal, mulai dari tim quality control, SDM, sistem informasi, hingga teknisi jalur rel. Fokus utama kegiatan adalah memperbarui pemahaman teknis petugas serta memastikan standar keselamatan tetap terjaga di lapangan.
Selain aspek teknis, pelatihan juga menekankan pentingnya budaya keselamatan kerja. Tim keselamatan internal memberikan materi khusus guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan petugas terhadap prosedur operasional.

“Keandalan prasarana menjadi kunci utama. Karena itu, kami memastikan setiap petugas memiliki kompetensi yang selalu terjaga dan mengedepankan keselamatan dalam bekerja,” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari Jumat (10/4/2026).
Diketahui sebelumnya terjadi insiden KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, pada Senin (6/4/2026) lalu. Peristiwa tersebut menjadi catatan penting terkait kondisi sarana prasaran moda transportasi publik tersebut.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang perawatan jalur ini tetap menjadi prioritas. Tentunya ini guna menjamin operasional kereta api tetap aman, andal, dan tepat waktu di wilayah Daop 7 Madiun,” pungkas Tohari. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





