Berita Terkini
Trending Tags

Bulog Madiun Baru Serap 47 Persen Target Jagung, Petani Dijanjikan Harga Rp. 5.500/Kg

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu petani jagung di Kabupaten Madiun tengah panen. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang Madiun baru menyerap 4.756 ton jagung hingga akhir Agustus 2026. Angka tersebut baru mencapai 47,06 persen dari target penyerapan sepanjang tahun yang dipatok sebanyak 10.105 ton.

Penyerapan terus digenjot Bulog untuk memastikan hasil panen petani terserap pasar sekaligus menjaga harga jagung agar tidak jatuh di tingkat petani.

Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, mengatakan pihaknya aktif melakukan pemantauan di sejumlah titik panen. Langkah itu dilakukan bersama kepolisian di wilayah kerja Bulog Madiun.

“Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak Polres di lapangan agar hasil panen petani bisa terserap,” kata Agung, Rabu (2/9/2026).

Untuk memberikan kepastian harga, pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung berdasarkan kadar air.

Jagung basah dengan kadar air 18-20 persen ditetapkan sebesar Rp5.500 per kilogram. Sementara jagung kering dengan kadar air 14 persen dibeli dengan harga Rp6.400 per kilogram.

Menurut Agung, harga tersebut menjadi salah satu instrumen untuk melindungi petani, terutama ketika harga di tingkat perusahaan pakan mengalami pergerakan.

“Untuk di tingkat perusahaan pakan ini memang harga jagung di kisaran Rp6.900 sampai Rp7 ribu. Karena untuk panen sendiri jagung tidak banyak atau hanya di spot-spot tertentu,” ujarnya.

Jagung yang telah diserap Bulog Madiun tidak hanya disimpan sebagai stok. Seluruh jagung hasil penyerapan tersebut telah disalurkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung. Penyaluran dilakukan untuk memenuhi kebutuhan peternak di sejumlah wilayah Jawa Timur, di antaranya Ngawi, Ponorogo, dan Blitar.

Bulog Madiun memastikan kapasitas gudang masih mencukupi untuk menampung stok yang ada sekaligus hasil penyerapan jagung berikutnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepotong Cerita di Balik OTT KPK yang Menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    Sepotong Cerita di Balik OTT KPK yang Menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendadak berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025) sore. Sejumlah saksi mata mengisahkan detik-detik kedatangan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Menurut penuturan seorang saksi yang enggan menyebutkan nama, hanya beberapa jam setelah Bupati Sugiri […]

    Bagikan
  • Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan di Hari Ketiga Lebaran, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

    Telaga Sarangan Diserbu Wisatawan di Hari Ketiga Lebaran, Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kawasan wisata Telaga Sarangan dipadati ribuan pengunjung pada hari ketiga Lebaran, Senin (23/3/2026). Lonjakan wisatawan yang terjadi sejak dua hari terakhir memicu kemacetan panjang di jalur menuju lokasi wisata unggulan di Kabupaten Magetan tersebut. Antrean kendaraan bahkan mengular sejak kawasan bawah, tepatnya di depan Pasar Plaosan hingga simpang tiga depan kantor […]

    Bagikan
  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Sehari 2 Kali Kejadian KA Temper Kendaraan di Wilayah Daop 7 Madiun

    Sehari 2 Kali Kejadian KA Temper Kendaraan di Wilayah Daop 7 Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) di wilayah KAI Daop 7 Madiun tidak hanya terjadi di Kediri. Namun, insiden juga terjadi antara KA Singasari (KA 149) menabrak mobil antara Stasiun Blitar-Rejotangan, tepatnya di JPL 205 yang merupakan perlintasan Sebidang Resmi Tak terjaga, di Km 126+8 yang terjadi pada Senin […]

    Bagikan
  • Pendaftaran Jalur Offline PPDB Kota Madiun Ditutup, Pendaftar SMP Lebihi Pagu, SD Masih Tersisa Kuota

    Pendaftaran Jalur Offline PPDB Kota Madiun Ditutup, Pendaftar SMP Lebihi Pagu, SD Masih Tersisa Kuota

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dinas Pendidikan Kota Madiun resmi menutup pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur offline pada Selasa (17/06/2025). Jalur ini telah dibuka sejak 16 Juni 2025, khusus untuk siswa dari wilayah perbatasan yang memiliki prestasi di bidang akademik, seni, maupun olahraga dan prestasi lainnya. Kepala Bidang Kurikulum, Pembinaan Bahasa, dan Sastra […]

    Bagikan
  • Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan setelah mendapati 10 warga berstatus suspek campak di awal tahun 2026. Mereka tersebar di delapan kecamatan dan kini berada dalam pemantauan intensif fasilitas kesehatan setempat. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantyo, menyebut temuan tersebut tercatat hingga pekan ke-9 tahun ini. Ia menegaskan […]

    Bagikan
expand_less