Berita Terkini
Trending Tags

Pengembangan Lada Mahalona Dorong Ekonomi Petani Transmigran di Luwu Timur Sulsel

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 300
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Ekspedisi Patriot IPB University melakukan pemetaan potensi komoditas lada di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Foto: Istimewa

Sinergia | Luwu Timur, Sulawesi Selatan – Tim Ekspedisi Patriot IPB University melakukan survei dan pemetaan potensi komoditas lada (merica) di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Luwu Timur, Sulawesi Selatan pada 11 Oktober 2025. Hal itu untuk mengidentifikasi perkembangan usaha tani lada yang menjadi sumber pendapatan utama petani transmigran. Kegiatan ini bertujuan menggali potensi hilirisasi serta memperkuat rantai nilai merica di tingkat lokal.

Pada survei bulan Oktober, Tim menemukan bahwa lada telah berkembang pesat di kawasan transmigrasi mahalona sebagai tanaman perkebunan yang memberikan pendapatan jangka menengah–panjang bagi transmigran. Petani menanam lada merah yang memiliki nilai jual tinggi dan mudah dipasarkan ke wilayah sekitar, seperti Wawondula hingga Palopo.

Salah Seorang petani lada di SP4 menyampaikan bahwa pendapatan keluarga meningkat terutama saat panen raya, dan beberapa petani mampu menanam hingga ratusan bahkan ribuan batang per lahan. Selain itu, agroklimat Mahalona yang subur menjadikan lada tumbuh dengan kualitas biji yang baik sehingga permintaan pasar relatif tinggi.

Perkembangan lada di Mahalona juga menghadapi beberapa tantangan. Selain menunggu waktu panen yang menjadi angin segar, para petani justru harus menghadapi harga lada yang fluktuatif ketika panen raya. Selain itu petani juga harus menghadapi busuk akar yang dapat menghambat pertumbuhan hingga pohon tersebut mati. Hal itu berdampak menurunnya produktivitas dan produksi lada petani.

Disisi lain, petani juga masih bergantung pada harga pupuk yang fluktuatif. Serta kurangnya fasilitas pascapanen seperti pengeringan dan sortasi modern. Serangan hama dan penyakit di musim hujan menjadi ancaman yang belum tertangani optimal.

Fakta lapangan menunjukkan bahwa komoditas lada mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga transmigran karena dapat disimpan sebagai long-term commodity dan dijual ketika harga tinggi. Potensi ini berpeluang dikembangkan menjadi produk olahan seperti bubuk lada dan lada merah premium sebagai brand “Lada Mahalona”.

Pengembangan lada turut membuka kesempatan usaha bagi generasi muda transmigran, mulai dari penyediaan bibit, pemasaran digital, hingga usaha pengolahan pascapanen berbasis UMKM. Keberadaan pengepul dan jaringan pemasaran lintas desa juga mempercepat distribusi hasil produksi petani.

Melalui penguatan kelembagaan kelompok tani, peningkatan teknik budidaya, dan dukungan terhadap pengolahan hasil, lada berpotensi menjadi ikon komoditas unggulan Kawasan Transmigrasi Mahalona. Tim Ekspedisi Patriot akan melanjutkan formulasi strategi hilirisasi lada sebagai bagian dari rekomendasi pengembangan komoditas transmigrasi berbasis investasi dan industrialisasi daerah. (Istimewa).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral !!! Minibus Tabrak Deretan Motor Parkir, Pelaku Langsung Kabur

    Viral !!! Minibus Tabrak Deretan Motor Parkir, Pelaku Langsung Kabur

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden tabrak lari terjadi di halaman parkir depan salah satu minimarket dekat Lanud Iswahjudi, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, pada Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Sebuah mobil minibus berwarna silver menabrak deretan sepeda motor yang terparkir, lalu melarikan diri ke arah barat. Peristiwa ini sempat terekam kamera CCTV minimarket yang membuat […]

    Bagikan
  • Harga Anjlok Pada Kemarau Panjang, Petani Sayuran Sarangan Magetan Terancam Gagal Panen

    Harga Anjlok Pada Kemarau Panjang, Petani Sayuran Sarangan Magetan Terancam Gagal Panen

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kemarau panjang mulai memukul produksi sayuran petani di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Minimnya pasokan air membuat hektaran lahan pertanian kekurangan air hingga menyebabkan tanaman kubis, cabai, bawang prei, dan sawi mengalami kerusakan bahkan mati. Kondisi tersebut membuat hasil panen petani merosot lebih dari 80 persen. Ironisnya, di […]

    Bagikan
  • Warga Sayutan Bersikukuh Tolak Tambang Galian C, Khawatir Sumber Air hingga Makam Leluhur Terancam

    Warga Sayutan Bersikukuh Tolak Tambang Galian C, Khawatir Sumber Air hingga Makam Leluhur Terancam

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penolakan warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, masih terus bergulir. Meski DPRD Magetan telah memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) antara warga, pemerintah daerah, dan pihak penambang, masyarakat tetap bersikukuh meminta seluruh aktivitas penambangan dihentikan. Bagi warga, persoalan tambang tidak semata menyangkut investasi maupun legalitas […]

    Bagikan
  • Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz Nahdlatul Ulama Mencetak Qori’ Qori’ah, penghafal dan Pengajaran baca tulis Al Qur’an melalui Metode Tartila

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jam’iyyatul Qurra wal Huffaz merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama yang paling strategis untuk dipertahankan, diperkuat, dan dikembangkan karena menyangkut langsung Al-Qur’an, kitab suci umat Islam. Termasuk Tartila yang merupakan metode pembelajaran membaca dan menulis Al-Quran yang menekankan cara dengan Tartil , yaitu membaca Al-Quran dengan pelan, benar dan sesuai dengan […]

    Bagikan
  • Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

    Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mengambil sikap pasca insiden puluhan anak keracunan usai menyantap nasi goreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (27/11/2025) lalu. Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak Klecorejo yang mendistribusikan makanan tersebut sementara waktu ditutup. Penutupan diberlakukan mulai Jumat (28/11/2025) hingga batas waktu yang belum […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Jadi Korban Penipuan Jual Beli Gabah, 10 Ton Raib

    Warga Madiun Jadi Korban Penipuan Jual Beli Gabah, 10 Ton Raib

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Kasus dugaan penipuan pembelian gabah terjadi di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jumat malam (21/11/2025). Marjoko, anak dari korban bernama Katiyem, membeberkan kronologi lengkap kejadian yang membuat gabah milik ibunya raib dibawa truk tanpa pembayaran. Menurut Marjoko, ibunya dijanjikan transaksi pembelian gabah oleh seseorang yang mengaku bernama Heru. Keduanya sempat […]

    Bagikan
expand_less