Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Bakal Rombak Gedung Kesenian Menjadi Depo Arsip

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 223
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung kesenian Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan membutuhkan gedung depo arsip. Sebab, keberadaan bangunan tersebut sangat penting untuk tempat penyimpanan arsip statis. Dalam rangka memperingati Hari Kearsipan ke-54 pada Senin (05/05/2025), Wali Kota Madiun, Maidi memerintahkan Dinas terkait untuk segera merealisasikan gedung depo arsip.

“Kota Madiun ini peringkat ke-4 se-Jawa Timur dalam pengawasan kearsipan. Pengelolaan arsip di setiap OPD sejauh ini terus mengalami perbaikan,” ujar Maidi.

Kota Madiun sendiri belum memiliki gedung depo arsip sesuai yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Untuk itu, Gedung Kesenian yang berada di Jalan Ringin Kota Madiun dinilai pas sebagai depo arsip nantinya.

“Arsip itu kan sangat penting. Jadi jika sewaktu-waktu dibutuhkan itu ada. Dibutuhkan kepolisian, kejaksaan atau aparat penegak hukum semuanya ready. Jadi gedung kearsipan ini kita siapkan,” pungkas Maidi.

Sementara itu, Heri Wasana, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun mengungkapkan depo arsip nanti dapat digunakan untuk menyimpan arsip statis maupun arsip dinamis. Arsip statis merupakan arsip yang memiliki kesejarahan, yang sudah habis masa retensinya dan sudah dipermanenkan. Sedangkan untuk arsip dinamis disimpan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Madiun.

“Gedung Kesenian nanti kita rubah deponya Kota Madiun. Tempat arsipnya dari OPD-OPD disana. Pengelolaan arsip dinamis kita rutin melakukan evaluasi. Juga ada perbaikan untuk pengelolaan arsip di masing-masing OPD,” terangnya.

Saat ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun juga tengah merancang Memori Kolektif Bangsa (MKB) yakni pencak silat. Kota Madiun sebagai Kota Pendekar sangat kental akan budaya pencak silatnya. Apalagi, ada belasan perguruan pencak silat yang tergabung dalam Paguyuban Pencak Silat Madiun.

“MKB ini salah satu penilaian yang tinggi. Kami mengangkat pencak silat karena menjadi ciri khasnya Kota Madiun. Juga banyak tokoh-tokoh perguruan pencak silat yang merupakan pahlawan perintis kemerdekaan. Ini patut kita lestarikan dalam bentuk MKB untuk generasi Kota Madiun kedepan,” tutupnya.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan memastikan seluruh sekolah dasar negeri (SDN) telah memperoleh peserta didik baru. Meski demikian, sebagian besar sekolah masih belum mampu memenuhi kuota penerimaan yang telah ditetapkan. Kepala […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menggelar rapat pleno terbuka pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) tahun 2025 untuk periode kedua triwulan kedua. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat undang-undang dan PKPU Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur pentingnya pemeliharaan dan pemutakhiran data pemilih secara berkala. Ketua KPU Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Banyuwangi – Kondisi kemacetan parah terjadi Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi sejak Jum’at (29/08/2025) dini hari. Kemacetan kendaraan diperkirakan hingga belasan kilometer. Kemacetan dari arah Situbondo ke Banyuwangi maupun sebaliknya. Ikhsan, salah satu pengguna jalan mengaku terjebak macet di wilayah Desa Bajulmati Kecamatan Galekan Kabupaten Banyuwangi sejak pukul 02.00 WIB. Dirinya tengah menuju […]

    Bagikan
  • Video Mapping Show Meriahkan Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo

    Video Mapping Show Meriahkan Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berinovasi dalam memeriahkan gelaran tahunan Grebeg Suro. Tahun ini, untuk menghindari kesan monoton, Pemkab menghadirkan pertunjukan Video Mapping Show sebagai bagian dari pembukaan acara. Pertunjukan video mapping ini diklaim menjadi yang pertama kali digelar dalam sejarah perayaan Grebeg Suro. Tak tanggung-tanggung, tampilan visual spektakuler tersebut […]

    Bagikan
  • PRI Targetkan Struktur Lengkap di 38 Kabupaten/Kota Jatim dan 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

    PRI Targetkan Struktur Lengkap di 38 Kabupaten/Kota Jatim dan 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai mempersiapkan mesin politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Di Jawa Timur, partai tersebut menargetkan struktur kepengurusan terbentuk di seluruh 38 kabupaten/kota. Ketua DPD PRI Jawa Timur Syafiq Constantin Arsalan mengatakan, hingga kini struktur kepengurusan PRI telah terbentuk di 29 kabupaten/kota di Jawa Timur. Penyelesaian struktur di […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Magetan Aman hingga 2027, Tetapi Pemkab Belum Pastikan Periode Berikutnya

    Gaji ASN Magetan Aman hingga 2027, Tetapi Pemkab Belum Pastikan Periode Berikutnya

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memastikan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, masih aman setidaknya hingga 2027. Namun, pemerintah daerah belum dapat memberikan kepastian mengenai kemampuan membiayai belanja pegawai setelah periode tersebut. Kepastian pembayaran gaji hingga 2027 disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah […]

    Bagikan
expand_less