Berita Terkini
Trending Tags

Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe di Kota Madiun Kurangi Kapasitas Produksi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 308
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produsen tempe di Kota Madiun kurangi produksi akibat harga kedelai impor naik, (6/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Melambungnya harga kedelai impor di pasaran mulai berdampak signifikan terhadap sektor industri rumah tangga pembuatan tempe di Kota Madiun. Salah satu produsen tempe di Kelurahan Kelun, Jarwanto, mengungkapkan bahwa harga bahan baku kedelai impor saat ini telah menyentuh angka Rp10.800 per kilogram, atau mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 dibandingkan harga sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi secara bertahap dalam kurun waktu hampir satu bulan terakhir dengan rentang kenaikan Rp100 hingga Rp150 per setiap kali kiriman. Gejolak harga ini diduga dipicu oleh kondisi geopolitik global, termasuk ketegangan di wilayah Amerika dan konflik di Timur Tengah yang memengaruhi jalur distribusi melalui Selat Hormuz.

Menyikapi biaya operasional yang membengkak, Jarwanto terpaksa mengambil langkah efisiensi dengan memangkas jumlah produksi. Jika biasanya ia mampu mengolah hingga 180 kilogram kedelai per hari, kini kapasitas produksinya turun menjadi hanya 100 kilogram atau satu kuintal saja per hari.

“Kalau pengurangan produksi ada. Yang dulunya 180 kilogram, sekarang cuma satu kuintal. Jadi penurunannya 80 kilo. Itu produksi per hari segitu,” ujar Jarwanto saat ditemui di rumah produksinya di Jalan Jenggolo Sari, Kelurahan Kelun Rabu (6/5/2026).

Kondisi itu juga diperparah dengan melonjaknya harga plastik pembungkus yang naik dua kali lipat menjadi Rp50.000 per kilogram. Meski begitu, Jarwanto memilih untuk tidak menaikkan harga jual tempe di tingkat konsumen. Saat ini, ia masih menjual tempe dengan varian harga Rp2.500 hingga Rp4.000 per biji tergantung ukuran. Namun, dampaknya margin keuntungan yang didapat kini semakin menipis.

“Untuk selama ini kita (harga) standar saja. Untungnya yang makin tipis, ada pengurangan untung selama ini,” tambahnya.

Jika harga kedelai impor terus naik, dirinya tidak menutup kemungkinan terpaksa menaikkan harga jual tempe. Jarwanto berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para perajin tempe lokal.

“Kalau naik terus mungkin ya harus menaikan harga jual tempe. Harapannya mungkin ada perhatian dari pemerintah. Dari tambahan modal atau subsidi alat produksi seperti mesin gilingan dan gentong untuk keberlangsungan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun mencatat kenaikan harga kedelai impor dalam satu hingga dua bulan terakhir. Saat ini, harga kedelai impor berada di kisaran Rp13.000 per kilogram, sementara kedelai lokal sekitar Rp11.000 per kilogram.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disdag Kota Madiun, Siti Nurjanah, mengatakan kenaikan tersebut terutama terjadi pada kedelai impor yang banyak digunakan oleh produsen tempe. Sebelumnya, harga kedelai masih berada di kisaran Rp12.000 per kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), namun kini mulai mengalami kenaikan di sejumlah wilayah.

“Kalau harga kedelai impor saat ini sekitar Rp13.000 per kilogram, sedangkan yang lokal Rp11.000. Memang sebelumnya sempat di Rp12.000 sesuai HET, tapi dalam satu hingga dua bulan terakhir ada kenaikan,” ujar Siti.

Ia menyebut, kedelai impor dinilai lebih diminati pelaku usaha karena menghasilkan tempe dengan kualitas lebih baik. Disdag Kota Madiun memastikan terus melakukan pemantauan harga secara rutin melalui pencatatan harian di pasar. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga serta mengantisipasi lonjakan yang lebih tinggi.

“Kami melakukan pencatatan harga setiap hari. Jadi kalau ada kenaikan, bisa segera kami ketahui dan ditindaklanjuti,” tegasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun kembali menjadi rujukan bagi daerah lain dalam hal pengelolaan sampah. Kali ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati bersama rombongan Dinas Lingkungan Hidup melakukan kunjungan studi pada Kamis (02/10/2025). Menurut Vinanda, TPA Winongo layak dijadikan contoh karena berhasil menghadirkan berbagai inovasi dan metode baru […]

    Bagikan
  • Libur Panjang Idul Adha, Penumpang Kereta di Daop 7 Madiun Diproyeksi Tembus 65 Ribu Orang

    Libur Panjang Idul Adha, Penumpang Kereta di Daop 7 Madiun Diproyeksi Tembus 65 Ribu Orang

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Lonjakan penumpang kereta api terjadi selama masa libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah di wilayah operasional PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Hingga akhir periode libur pada Senin, 1 Juni 2026 mendatang, KAI Daop 7 Madiun memproyeksikan total pelanggan mencapai 65.755 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 35.153 pelanggan tercatat sebagai penumpang […]

    Bagikan
  • Pasca Pencurian 7 Laptop di Setdakab, Pemkab Magetan Evaluasi Total Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan

    Pasca Pencurian 7 Laptop di Setdakab, Pemkab Magetan Evaluasi Total Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan kantor pemerintahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kini membenahi berbagai aspek pengamanan, mulai dari penataan ulang kamera pengawas (CCTV), penguatan personel penjagaan, hingga penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) keamanan yang dinilai masih menyisakan celah. Langkah evaluasi […]

    Bagikan
  • Polsek Kartoharjo Terima 5 Unit CCTV Dari Kepala Desa, Sinergi Pemerintah Desa dan Kepolisian

    Polsek Kartoharjo Terima 5 Unit CCTV Dari Kepala Desa, Sinergi Pemerintah Desa dan Kepolisian

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kartoharjo terus diperkuat. Para kepala desa se-Kecamatan Kartoharjo menyerahkan bantuan berupa lima unit kamera pengawas (CCTV) kepada Polsek Kartoharjo. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, di Mapolsek setempat, Rabu (29/10/2025). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Karangmojo, Noor […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bantuan kemanusiaan untuk para korban terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus mengalir. Seperti pemberangkatan bantuan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun pada Minggu (14/12/2025) di Padepokan Graha Krida Budaya Jalan Merak Kota Madiun. Total bantuan kemanusiaan senilai Rp. 4 miliar […]

    Bagikan
  • Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    Pria Pengamen Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga di kawasan Jalan Bangka, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kos, Sabtu (16/5/2026). Kejadian ini sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Laporan masyarakat yang masuk sekitar pukul 08.00 WIB langsung ditindaklanjuti petugas Polsek Magetan Kota bersama tim medis. Setibanya di […]

    Bagikan
expand_less