Berita Terkini
Trending Tags

2 Anak dari Buruh Serabutan Asal Kradinan Madiun Kini Masuk Sekolah Rakyat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
calon siswa saat mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Sinergia | Madiun – Program Sekolah Rakyat mulai memberikan dampak nyata bagi keluarga prasejahtera di Kabupaten Madiun. Salah satunya dirasakan keluarga Darus Salam (52), buruh serabutan asal Dusun Gunting, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, yang kini kedua anaknya diterima sebagai peserta didik Sekolah Rakyat.

Sebelumnya, hanya putra bungsunya, Ali Farzan Nur Faeyza (8), yang terdaftar sebagai siswa Sekolah Rakyat jenjang SD. Kini, anak sulungnya, Siti Eka Nur Khotijah (17), juga dipastikan bergabung dalam program pendidikan berkonsep asrama tersebut pada jenjang SMP.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Anton Susilo, membenarkan penambahan peserta didik dari keluarga Darus Salam. Menurutnya, Siti Eka telah resmi masuk dalam daftar calon siswa dan mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (31/7/2026).

“Anaknya Pak Darus Salam sudah masuk Sekolah Rakyat. Hari ini juga mengikuti pembukaan MPLS,” kata Anton.

Meski demikian, para siswa belum langsung tinggal di asrama. Pemkab Madiun masih menunggu kesiapan sarana dan prasarana sekolah sebelum seluruh peserta menempati asrama.

“Karena infrastruktur gedung masih disiapkan, kemungkinan anak-anak baru akan masuk asrama sekitar 10 hari lagi. Yang jelas, anak Pak Darus Salam sudah resmi menjadi peserta Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Anton menjelaskan, jumlah calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun saat ini mencapai 261 orang. Rinciannya terdiri dari 58 siswa SD, 113 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Jumlah tersebut mengalami perubahan komposisi rombongan belajar dibanding rencana awal. Kuota SD dikurangi dari tiga menjadi dua rombongan belajar karena keterbatasan jumlah calon siswa, sedangkan jenjang SMP justru bertambah dari tiga menjadi empat rombongan belajar.

“Mayoritas peserta memang berasal dari jenjang SMP. Kami bersama pendamping PKH, pendamping rehabilitasi sosial, dan TKSK terus melakukan pendataan agar target dari Kementerian Sosial bisa terpenuhi. Saat ini sudah maksimal di angka 261 calon siswa,” jelasnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui sistem pendidikan berasrama. Program ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi sekaligus memperluas kesempatan anak-anak prasejahtera memperoleh pendidikan yang layak.

Salah satu keluarga yang merasakan manfaat program tersebut adalah Darus Salam. Sebelumnya, pria yang sehari-hari bekerja serabutan itu hidup bersama dua anaknya di rumah sederhana berlantai tanah di Desa Kradinan.

Sejak istrinya meninggal dunia saat pandemi COVID-19, Darus harus membesarkan kedua anaknya seorang diri dengan penghasilan yang tidak menentu. Ia mengerjakan berbagai pekerjaan, mulai dari membajak sawah, mencangkul hingga menjadi buruh panen jagung demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Program pendidikan gratis berasrama itu diharapkan dapat membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan keluar dari lingkaran kemiskinan.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan Perubahan Kuota Domisili SPMB 2026 Kota Madiun Menguat, DPRD Soroti Ketimpangan Wilayah Kartoharjo

    Usulan Perubahan Kuota Domisili SPMB 2026 Kota Madiun Menguat, DPRD Soroti Ketimpangan Wilayah Kartoharjo

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Usulan penyesuaian skema domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kota Madiun bersama Dinas Pendidikan Kota Madiun, Dinas Kominfo Kota Madiun, dan Dispendukcapil Kota Madiun, Kamis (30/4/2026). Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun, Didik Yulianto, menegaskan perlunya koreksi kebijakan zonasi […]

    Bagikan
  • Membuka Tabir Proyek TPA Winongo dan Dana CSR, Saksi CV Sekar Arum Ungkap Fakta

    Membuka Tabir Proyek TPA Winongo dan Dana CSR, Saksi CV Sekar Arum Ungkap Fakta

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (23/7/2026) turut menghadirkan 3 saksi pegawai CV Sekar Arum. Ketiganya yakni bendahara CV Sekar Arum Salwa, pekerja lapangan […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Menjerit, Tanaman Padi Diserang Hama Potong Leher

    Petani Magetan Menjerit, Tanaman Padi Diserang Hama Potong Leher

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Nestapa melanda petani di Kabupaten Magetan. Musim tanam kedua tahun ini bukan membawa panen, melainkan duka mendalam. Ribuan hektare sawah di sejumlah kecamatan gagal panen akibat serangan hama potong leher yang tak terbendung. Seperti di Desa Pragak, Kecamatan Parang, derita itu nyata. Tanaman padi yang semula tumbuh subur mendadak layu dan kosong […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    Pemkot Madiun Terapkan Ekonomi Sirkular MBG, Sisa Makanan Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memiliki cara untuk memanfaatkan sisa makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut diungkapkan saat Maidi melakukan uji coba pemanfaatan sisa makanan MBG untuk pakan hewan ternak di kawasan Ngrowo Bening, Selasa (16/12/2025). Hal ini mengusung konsep ekonomi sirkular, di mana sisa makanan dari program […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hutan Rakyat Landa Gunung Dloko dan Gunung Gede di Ponorogo

    Kebakaran Hutan Rakyat Landa Gunung Dloko dan Gunung Gede di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan rakyat melanda dua kawasan perbukitan di Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (30/6/2026) sore. Kobaran api membakar kawasan hutan rimba campur di Gunung Dloko, Desa Tatung, serta Gunung Gede, Desa Muneng. Cuaca kering dan tebalnya serasah daun membuat api cepat menjalar. Warga bersama petugas harus berjibaku mencegah api merembet ke […]

    Bagikan
  • Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Madiun Luncurkan Kampung Kendali Penyakit Tidak Menular

    Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Madiun Luncurkan Kampung Kendali Penyakit Tidak Menular

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Madiun terus digencarkan. Salah satunya melalui peresmian Kampung Kendali PTM yang berada di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (20/11/2025). Program ini diinisiasi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. […]

    Bagikan
expand_less