Berita Terkini
Trending Tags

2 Anak dari Buruh Serabutan Asal Kradinan Madiun Kini Masuk Sekolah Rakyat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
calon siswa saat mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

Sinergia | Madiun – Program Sekolah Rakyat mulai memberikan dampak nyata bagi keluarga prasejahtera di Kabupaten Madiun. Salah satunya dirasakan keluarga Darus Salam (52), buruh serabutan asal Dusun Gunting, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, yang kini kedua anaknya diterima sebagai peserta didik Sekolah Rakyat.

Sebelumnya, hanya putra bungsunya, Ali Farzan Nur Faeyza (8), yang terdaftar sebagai siswa Sekolah Rakyat jenjang SD. Kini, anak sulungnya, Siti Eka Nur Khotijah (17), juga dipastikan bergabung dalam program pendidikan berkonsep asrama tersebut pada jenjang SMP.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Anton Susilo, membenarkan penambahan peserta didik dari keluarga Darus Salam. Menurutnya, Siti Eka telah resmi masuk dalam daftar calon siswa dan mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (31/7/2026).

“Anaknya Pak Darus Salam sudah masuk Sekolah Rakyat. Hari ini juga mengikuti pembukaan MPLS,” kata Anton.

Meski demikian, para siswa belum langsung tinggal di asrama. Pemkab Madiun masih menunggu kesiapan sarana dan prasarana sekolah sebelum seluruh peserta menempati asrama.

“Karena infrastruktur gedung masih disiapkan, kemungkinan anak-anak baru akan masuk asrama sekitar 10 hari lagi. Yang jelas, anak Pak Darus Salam sudah resmi menjadi peserta Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Anton menjelaskan, jumlah calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun saat ini mencapai 261 orang. Rinciannya terdiri dari 58 siswa SD, 113 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Jumlah tersebut mengalami perubahan komposisi rombongan belajar dibanding rencana awal. Kuota SD dikurangi dari tiga menjadi dua rombongan belajar karena keterbatasan jumlah calon siswa, sedangkan jenjang SMP justru bertambah dari tiga menjadi empat rombongan belajar.

“Mayoritas peserta memang berasal dari jenjang SMP. Kami bersama pendamping PKH, pendamping rehabilitasi sosial, dan TKSK terus melakukan pendataan agar target dari Kementerian Sosial bisa terpenuhi. Saat ini sudah maksimal di angka 261 calon siswa,” jelasnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui sistem pendidikan berasrama. Program ini diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi sekaligus memperluas kesempatan anak-anak prasejahtera memperoleh pendidikan yang layak.

Salah satu keluarga yang merasakan manfaat program tersebut adalah Darus Salam. Sebelumnya, pria yang sehari-hari bekerja serabutan itu hidup bersama dua anaknya di rumah sederhana berlantai tanah di Desa Kradinan.

Sejak istrinya meninggal dunia saat pandemi COVID-19, Darus harus membesarkan kedua anaknya seorang diri dengan penghasilan yang tidak menentu. Ia mengerjakan berbagai pekerjaan, mulai dari membajak sawah, mencangkul hingga menjadi buruh panen jagung demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Program pendidikan gratis berasrama itu diharapkan dapat membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan keluar dari lingkaran kemiskinan.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang warga negara asing (WNA) asal Irak, Husam Hasan Mustofa harus menelanpilpahit saat hendak mencari keadilan. Bukannya mendapat perlindungan hukum setelah mengaku ditipu rekan bisnisnya, dirinya justru ditangkap petugas Imigrasi Ponorogo karena menyalahgunakan izin tinggal dan kini menanti proses deportasi ke negara asalnya. Pria berusia 43 tahun tersebut ditangkap usai […]

    Bagikan
  • ASN Kecamatan Barat Jadi Korban Kecelakaan Maut KA Malioboro Ekspres di Magetan

    ASN Kecamatan Barat Jadi Korban Kecelakaan Maut KA Malioboro Ekspres di Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api resmi dekat Stasiun Magetan, Jawa Timur, Senin (19/05/2025) siang. Sebuah rangkaian kereta api Malioboro Ekspres menabrak tujuh sepeda motor yang tengah melintas, menyebabkan empat orang tewas di lokasi. Salah satu korban yang telah teridentifikasi adalah Totok Hermanto (51), seorang aparatur sipil negara (ASN) […]

    Bagikan
  • Pledoi Kasus Landak Jawa, Terdakwa Minta Dibebaskan

    Pledoi Kasus Landak Jawa, Terdakwa Minta Dibebaskan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kuasa hukum Darwanto, terdakwa kasus kepemilikan enam ekor Landak Jawa, menyampaikan nota pembelaan atau pledoi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Kamis (8/1/2026). Dalam pembelaannya, penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan. Pledoi dibacakan langsung oleh kuasa hukum terdakwa, Gempar Pambudi, di hadapan majelis hakim. Ia […]

    Bagikan
  • Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Madiun Luncurkan Kampung Kendali Penyakit Tidak Menular

    Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Madiun Luncurkan Kampung Kendali Penyakit Tidak Menular

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Madiun terus digencarkan. Salah satunya melalui peresmian Kampung Kendali PTM yang berada di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (20/11/2025). Program ini diinisiasi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. […]

    Bagikan
  • Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, suasana berbeda tampak di Stasiun Madiun. Para karyawan PT KAI Daop 7 Madiun tampil anggun dengan mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok R.A. Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, […]

    Bagikan
  • Ini Respon Pertamina Soal Kecelakaan Truk Tangki BBM Tabrak Motor di Simpang 4 Rejoagung

    Ini Respon Pertamina Soal Kecelakaan Truk Tangki BBM Tabrak Motor di Simpang 4 Rejoagung

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tangki BBM Pertamina dengan sepeda motor di simpang 4 rejoagung Kota Madiun mendapatkan respon dari PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus. Dari kejadian itu telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan kecelakaan tersebut. Ahad Rahedi, Area Manager Comm, Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menerangkan […]

    Bagikan
expand_less