Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Salurkan 146 Ton Pupuk Non Subsidi untuk 32 Kelompok Tani

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DKPP Kota Madiun menyalurkan bantuan pupuk non subsidi kepada kelompok tani di tiga kecamatan, yakni Kartoharjo, Manguharjo, dan Taman, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyalurkan bantuan pupuk non subsidi kepada kelompok tani di wilayah setempat. Program ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pupuk majemuk para petani di tengah terbatasnya alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat.

Subkor Budidaya, Sarana dan Prasarana Pertanian DKPP Kota Madiun, Irsad Dawami, menjelaskan bahwa terdapat 32 kelompok tani berbadan hukum yang menerima bantuan ini. Total pupuk yang disalurkan mencapai 146.000 kilogram atau sekitar 146 ton lebih 150 kilogram. Pendistribusian dilakukan berdasarkan luas lahan pertanian yang tercatat mencapai 813,97 hektare, dengan jatah 178 gram pupuk per hektare.

“Pemerintah pusat hanya mengalokasikan sekitar 47 persen dari total kebutuhan pupuk subsidi. Karena itu, melalui bantuan pupuk non subsidi ini diharapkan kebutuhan pupuk majemuk petani di Kota Madiun bisa terpenuhi,” ujar Irsad, Kamis (23/10/2025).

Bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok tani yang tersebar di 20 kelurahan di tiga kecamatan, yakni Kartoharjo, Manguharjo, dan Taman.

Di Kecamatan Kartoharjo, penerima tersebar di Kelurahan Tawangrejo, Rejomulyo, Kanigoro, Kelun, Pilangbango, Sukosari, dan Oro-oro Ombo.

Di Kecamatan Manguharjo, bantuan diberikan untuk Kelurahan Manguharjo, Winongo, Sogaten, Patihan, Ngegong, Nambangan Lor, dan Nambangan Kidul.

Sedangkan di Kecamatan Taman, penerima mencakup Kelurahan Kejuron, Demangan, Manisrejo, Josenan, dan Banjarejo.

Pada kloter distribusi kali ini, Kelurahan Sukosari mendapat 125 kantong pupuk. Proses penyaluran dilakukan menggunakan tiga armada, dengan pendampingan dari unsur keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Irsad menambahkan, DKPP berharap bantuan pupuk ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani. “Kami berharap petani bisa menggunakan pupuk ini sebaik dan sebijak mungkin agar produksi tetap stabil, terutama pada tanaman padi, sehingga kestabilan pangan di Kota Madiun dapat terjaga,” tuturnya.

Dengan adanya bantuan ini, pemerintah kota berkomitmen untuk terus mendukung ketahanan pangan lokal dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di wilayah perkotaan.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • TPA Winongo Diprediksi Penuh Dua Bulan Lagi, Ketua DPRD Kota Madiun Desak Pemkot Percepat Penanganan Sampah

    TPA Winongo Diprediksi Penuh Dua Bulan Lagi, Ketua DPRD Kota Madiun Desak Pemkot Percepat Penanganan Sampah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun, diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga dua bulan ke depan. Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kota Madiun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun segera mempercepat langkah penanganan agar persoalan sampah tidak berkembang menjadi krisis lingkungan. Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mengatakan, pengelolaan sampah menjadi […]

    Bagikan
  • Tak Cukup Jual Bahan Mentah, Khofifah Minta Petani Hutan Garap Hilirisasi Produk

    Tak Cukup Jual Bahan Mentah, Khofifah Minta Petani Hutan Garap Hilirisasi Produk

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan hilirisasi produk perhutanan sosial untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil hutan yang dikelola masyarakat. Menurutnya, produk perhutanan sosial tidak cukup hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi harus diolah agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi. Pesan itu disampaikan Khofifah saat […]

    Bagikan
  • Penanganan RTLH di Kabupaten Madiun Tahun 2026 Turun 50 Persen, Ribuan Rumah Menunggu Perbaikan

    Penanganan RTLH di Kabupaten Madiun Tahun 2026 Turun 50 Persen, Ribuan Rumah Menunggu Perbaikan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Upaya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Madiun pada 2026 mengalami penurunan cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini dipicu oleh keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, sehingga jumlah rumah yang dapat ditangani tahun ini berkurang hampir separuh. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang 2026 hanya sekitar […]

    Bagikan
  • HUT PGRI ke-80 di Magetan, Bupati Ajak Guru Berinovasi dan Perkuat Sinergi Pendidikan

    HUT PGRI ke-80 di Magetan, Bupati Ajak Guru Berinovasi dan Perkuat Sinergi Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Apel akbar dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Magetan digelar dengan penuh khidmat. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pendidik atas dedikasinya dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. Sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PGRI, […]

    Bagikan
  • Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner khas nusantara kini tak perlu jauh-jauh melancong ke Sumatera Selatan untuk mencicipi pempek asli Palembang. Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Brigjen Katamso Gang 1, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, terdapat sebuah usaha rumahan yang menawarkan pempek otentik dengan cita rasa khas Wong Kito. Usaha ini digagas […]

    Bagikan
  • Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

    Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Belum Penuhi Kuota, Beberapa Mundur Alasan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo belum mencapai kuota maksimal meski kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah dimulai. Dari total target 125 siswa, baru 119 anak yang tercatat aktif mengikuti MPLS hari pertama, Jumat (01/08/2025). Menurut Kepala SR Ponorogo, Devit Tri Candrawati, beberapa siswa dari jenjang SD dan SMP […]

    Bagikan
expand_less