Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Makin Dekat Lebaran, Disnakerin Kabupaten Madiun Pantau Pencairan THR

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M semakin dekat. Namun, hingga Selasa (25/03/2025), jumlah perusahaan yang telah melaporkan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun masih belum mencapai separuh dari total perusahaan skala besar hingga menengah di daerah tersebut.

Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, menyatakan bahwa berdasarkan Surat Edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan, perusahaan diwajibkan membayarkan THR paling lambat 23 Maret 2025. Namun, dari sekitar 100 perusahaan besar dan menengah di Kabupaten Madiun, baru 30 perusahaan yang telah melaporkan pembayaran THR kepada karyawan mereka.

“Kami masih menunggu laporan dari perusahaan yang belum melapor hingga setelah Lebaran, sesuai dengan jadwal Posko Pengaduan THR yang kami buka,” ujar Imam Nurwedi Selasa (25/03/2025).

Menurutnya, ada beberapa alasan perusahaan belum melaporkan pencairan THR. Beberapa perusahaan memang belum menunaikan kewajibannya, sementara yang lain sudah membayar THR kepada karyawan, tetapi belum sempat melaporkannya kepada Pemerintah Kabupaten Madiun.

“Biasanya ada laporan yang masuk setelah Lebaran, jadi tidak bisa disimpulkan bahwa perusahaan yang belum melapor berarti belum membayarkan THR. Kami berharap seluruh perusahaan dapat memenuhi kewajibannya karena THR merupakan hak pekerja,” jelasnya.

Disnakerin Kabupaten Madiun juga melakukan pemantauan langsung ke beberapa perusahaan sebagai sampel. Perusahaan yang belum mencairkan THR telah diberikan pengarahan agar segera menunaikan kewajiban mereka sebelum Lebaran.

Sejauh ini, sejak Posko Pengaduan THR dibuka, Disnakerin Kabupaten Madiun belum menerima laporan resmi terkait keterlambatan atau macetnya pembayaran THR. Hanya ada beberapa pekerja dan perusahaan yang menghubungi Disnakerin untuk menanyakan persoalan teknis pencairan THR.

“Hingga saat ini belum ada aduan resmi yang masuk ke posko. Beberapa pihak hanya sekedar bertanya, dan setelah kami beri penjelasan, mereka memahami prosedurnya sehingga tidak berlanjut ke tahap pengaduan,” pungkas Imam Nurwedi.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Warga Demo di RSUD dr. Harjono Ponorogo, Tuntut Peningkatan Pelayanan dan Klarifikasi Isu Tak Sedap

    Puluhan Warga Demo di RSUD dr. Harjono Ponorogo, Tuntut Peningkatan Pelayanan dan Klarifikasi Isu Tak Sedap

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga yang tergabung dalam komunitas Pemuda Peduli Ponorogo menggelar aksi damai di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono, Senin (23/6/2025). Mereka membawa sejumlah poster berisi tuntutan, mulai dari desakan perbaikan pelayanan hingga permintaan klarifikasi atas isu dugaan tidak sedap yang melibatkan direktur rumah sakit. Koordinator aksi, Wijaya, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pelaku Pembuangan Bayi Diamankan? AKP Agus : Besok Kita Release

    Pelaku Pembuangan Bayi Diamankan? AKP Agus : Besok Kita Release

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Beredar sebuah foto yang memperlihatkan dua orang remaja tengah duduk di ruang tunggu penyidik satreskrim polres Madiun. Publik menduga bahwasanya keduanya merupakan pasangan sejoli yang berkaitan dengan penemuan jasad bayi di Sungai Sono Desa Tiron Kecamatan/ Kabupaten Madiun pada Kamis (9/1/2025) lalu. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kasat Reskrim […]

    Bagikan
  • Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

    Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Temuan 690 penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Magetan yang terindikasi terlibat praktik judi online berdampak pemberhentian sementara penyaluran bantuan oleh pemerintah pusat, bagi penerima yang tercatat dalam daftar tersebut. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan Parminto Budi membenarkan adanya laporan dari pemerintah pusat terkait data penerima Bansos yang terindikasi aktivitas judi […]

    Bagikan
  • Menikmati Getuk Goreng Khas Pedesaan di Atas Awan, Kuliner Sooko Ponorogo Diburu Pembeli

    Menikmati Getuk Goreng Khas Pedesaan di Atas Awan, Kuliner Sooko Ponorogo Diburu Pembeli

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Menikmati kuliner tradisional di tengah suasana pegunungan menjadi pengalaman tersendiri. Di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, terdapat warung yang menawarkan getuk goreng khas pedesaan dengan suasana sejuk dan dikelilingi rimbunnya pohon pinus. Warung Tengah Alas berada di kawasan perbatasan Ponorogo dengan Kabupaten Trenggalek. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 650 meter […]

    Bagikan
  • Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kritik atas kebijakan impor kendaraan pick up 4×4 untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih kembali mencuat. Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono, yang dikenal dengan sapaan Kanang, menilai keputusan pemerintah pusat tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi melemahkan industri otomotif nasional. Pengadaan kendaraan itu dilakukan […]

    Bagikan
  • 34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

    34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan ribu warga di Kabupaten Magetan mengalami penonaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Berdasarkan data terbaru, sebanyak 34.920 peserta dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial RI. Kondisi ini membuat sejumlah warga mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Magetan untuk meminta klarifikasi dan informasi proses reaktivasi. Kepala Dinsos Magetan, Parminto […]

    Bagikan
expand_less