Berita Terkini
Trending Tags

Antusias Warga Menukarkan Uang yang Diadakan Bank Indonesia

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Antusias warga menukarkan uang pecahan yang di adakan oleh Bank Indonesia di depan Masjid Agung Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan warga memanfaatkan layanan penukaran uang yang diadakan oleh Bank Indonesia (BI) Kediri di depan Masjid Agung Kota Madiun pada Selasa 4/3/2025. Penukaran uang ini di sambut antusias warga masyarakat yang ingin menukarkan uang menjadi nominal pecahan untuk persiapan Lebaran Idul Fitri mendatang. Tak hanya warga Kota Madiun, namun warga luar kota yang ikut antri dalam penukaran uang tersebut. 

Salah satu warga asal Kabupaten Magetan, Ari Maghfiron mengaku bersyukur dengan adanya layanan penukaran uang ini. Untuk antrinya tidak perlu lama karena sudah daftar melalui online. 

“Pelayanan nya sangat bagus dan tidak perlu antri karena bisa daftar online dan juga offline. Harapanya untuk kuota antriannya di perbanyak soalnya yang antri ya banyak, ” ujarnya

Image Not Found
Antusias warga menukarkan uang pecahan yang di adakan oleh Bank Indonesia di depan Masjid Agung Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Untuk nominal uang pecahan yang bisa di tukar terdiri dari pecahan Rp. 1.000, Rp. 2.000 , Rp. 5.000, Rp. 10.000, Rp. 20.000, Rp. 50.000. Untuk uang pecahan tersebut berisi 100 lembar per bendelnya.

Hal serupa di ungkapkan oleh, Alfina Puji Lestari, salah satu warga yang ikut antri penukaran uang mengungkapkan bahwa dirinya menukarkan uang sebesar Rp. 4.300.000. Itu 1 paket untuk per warga.

“Tadi saya menukarkan Rp. 4.300.000 mas. Pendapat saya bagus untuk penukaran uang ini semoga ya tahun depan ada lagi” ungkap Alfina. 

Kegiatan penukaran uang ini diharapkan dapat mempermudah warga Kota Madiun dan sekitarnya dalam menyiapkan uang pecahan untuk perayaan Idul Fitri mendatang. Warga juga berharap agar layanan penukaran uang seperti ini dapat ditingkatkan agar lebih memudahkan mereka dalam melakukan penukaran.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan Play Button

    Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana relokasi 164 pedagang yang selama ini berjualan di pelataran Pasar Sayur Magetan memasuki tahap konsolidasi lanjutan. Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan proses penataan ini tidak hanya memindahkan pedagang ke Los Baru di Jalan Tembus Timur. Namun, juga menyiapkan ekosistem perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tingkatkan Kesehatan Lansia Lewat Senam Bersama, Target Angka Harapan Hidup Capai 80 Tahun

    Pemkot Madiun Tingkatkan Kesehatan Lansia Lewat Senam Bersama, Target Angka Harapan Hidup Capai 80 Tahun

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP-PA) berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia). Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan senam lansia tingkat kota yang digelar di Alun-Alun Kota Madiun, Jumat (31/10/2025). Kegiatan yang diikuti sekitar 2.000 peserta […]

    Bagikan
  • Tampung Aspirasi Kades Se Dapil VI, Mujono Ajak Jaga Ketertiban dan Peningkatkan Pelayanan Masyarakat

    Tampung Aspirasi Kades Se Dapil VI, Mujono Ajak Jaga Ketertiban dan Peningkatkan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mujono, menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2025 dengan mengundang para kepala desa dari daerah pemilihan (Dapil) VI yang meliputi Kecamatan Balerejo, Pilangkenceng, dan Wonoasri. Pertemuan berlangsung di aula Kantor Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kamis (11/09/2025). Dalam kegiatan itu, belasan kepala desa menyampaikan aspirasi terkait […]

    Bagikan
  • Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    Viral Ritual Berpakaian Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu, Diduga Terkait Bulan Suro

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puncak Gunung Lawu kembali menjadi sorotan usai viralnya video puluhan orang berpakaian putih melakukan ritual di sekitar tugu Trianggulasi, titik tertinggi Gunung Lawu. Video yang diunggah di media sosial itu telah disukai lebih dari 46 ribu kali dan menuai hampir 3.000 komentar. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (11/07/2025) sekitar […]

    Bagikan
  • PPI Madiun Jadi Tuan Rumah Simposium Nasional Transportasi FSTPT ke-28

    PPI Madiun Jadi Tuan Rumah Simposium Nasional Transportasi FSTPT ke-28

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan melalui Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun menjadi tuan rumah Simposium Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi (FSTPT) ke-28 yang digelar Sabtu (30/08/2025). Simposium tahun ini mengusung tema “Railways as the Backbone of Indonesia’s Future Transport”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan sistem transportasi […]

    Bagikan
  • Erlangga Pribadi: Marhaen Kini Bukan Lagi Petani, tetapi Pekerja Digital yang Tereksploitasi

    Erlangga Pribadi: Marhaen Kini Bukan Lagi Petani, tetapi Pekerja Digital yang Tereksploitasi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konsep Marhaen yang diperkenalkan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dinilai tetap relevan di tengah perubahan zaman. Bedanya, jika pada masa kolonial Marhaen digambarkan sebagai petani kecil yang memiliki alat produksi tetapi tetap hidup dalam kemiskinan, kini sosok tersebut hadir dalam wajah baru: pekerja ekonomi digital yang tetap terjebak dalam ketidakpastian hidup. […]

    Bagikan
expand_less