Berita Terkini
Trending Tags

Padang Mbranang 2026 Sedot Ribuan Pengunjung, Festival Digital Madiun Siap Hadir dengan Konsep Baru Tahun Depan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 83
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Festival digital Madiun siap hadir lebih spektakuler. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Padang Mbranang 2026 sukses menjadi magnet wisata baru dalam rangka Hari Jadi Kota Madiun ke-108. Festival seni digital yang digelar di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) pada 24–26 Juli 2026 itu dipadati ribuan pengunjung yang datang untuk menikmati pertunjukan video mapping, digital art experience, permainan cahaya, hingga karya visual kreatif berbasis teknologi.

Selama tiga hari penyelenggaraan, kawasan pusat Kota Madiun dipenuhi masyarakat dari berbagai daerah. Antusiasme pengunjung bahkan melampaui perkiraan panitia, sehingga sejumlah titik harus menerapkan sistem buka-tutup demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan perdana festival tersebut. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah aspek teknis yang akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan tahun berikutnya.

“Karena ini sebagai event pertama sekaligus kita anggap terbesar se-Asia Tenggara, tentu masih ada beberapa evaluasi untuk penyempurnaan. Tahun depan kami siapkan konsep yang berbeda dan lebih baik,” ujarnya.

Menurut Bagus, perkembangan teknologi yang sangat cepat menjadi alasan mengapa konsep Padang Mbranang akan terus diperbarui setiap tahun. Jika tahun ini menghadirkan tambahan Digital Art Experience, maka pada penyelenggaraan berikutnya diharapkan muncul inovasi baru yang memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Image Not Found
Video mapping dan seni digital tarik wisatawan ke Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Tak hanya menjadi hiburan, pemerintah juga berharap festival ini mampu melahirkan talenta-talenta kreatif dari Kota Madiun.

“Saya berharap tahun depan sudah mulai muncul kreator-kreator dari Madiun yang memiliki karya sendiri. Kemarin sudah ada peserta dari SMA Negeri 1 Madiun yang berhasil masuk final. Ini akan terus kami dorong agar semakin banyak content creator dan kreator digital dari Kota Madiun,” katanya.

Selama penyelenggaraan Padang Mbranang, aktivitas di pusat kota berlangsung sangat ramai. Bagus menyebut seluruh rangkaian acara Hari Jadi Kota Madiun berhasil menarik masyarakat dari luar daerah.

“Selama tiga hari ini Madiun penuh dikunjungi masyarakat dari luar kota. Semua kegiatan berada di kawasan Jalan Pahlawan sehingga pengunjung bisa menikmati seluruh rangkaian acara sekaligus,” ungkapnya.

Meski belum ada angka resmi jumlah wisatawan, pemerintah memperkirakan setiap lokasi kegiatan dipadati lebih dari 10 ribu pengunjung. Selain itu, tercatat sekitar 120 bus wisata datang ke Kota Madiun selama tiga hari pelaksanaan, belum termasuk wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi.

Ramainya kunjungan tersebut turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Menurut Bagus, para pedagang kaki lima, pelaku UMKM, hingga jasa parkir merasakan peningkatan pendapatan selama festival berlangsung.

“Kegiatan seperti ini memang kami harapkan selalu berdampak pada ekonomi masyarakat. Pedagang di PSC, Alun-alun, hingga kawasan stadion semuanya mengaku dagangannya laris,” tuturnya.

Sementara itu, Yedutun Linus Suwarno, Inisiator Padang Mbranang sekaligus Founder Imajiwa Creative Studio, mengaku terkejut melihat antusiasme masyarakat yang jauh melampaui ekspektasi.

“Setelah tiga hari ini cukup shock. Antusias masyarakat luar biasa dan benar-benar di luar prediksi kami. Semoga tahun depan persiapannya lebih matang,” katanya.

Ia berharap Padang Mbranang tidak hanya menjadi ajang kompetisi tingkat Asia, tetapi dapat berkembang menjadi festival berskala global dengan peserta yang lebih banyak serta pengalaman visual yang semakin menarik.

Image Not Found
Padang Mbranang 2026 meriahkan kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Ke depan kami ingin open call lebih panjang, pesertanya tidak hanya se-Asia tetapi bisa terbuka secara global. Kami juga ingin menghadirkan pengalaman baru, termasuk kemungkinan video mapping di gedung-gedung lain sehingga setiap tahun selalu ada hal yang berbeda,” ujarnya.

Selain itu, Yedutun berharap penyelenggaraan festival mampu menjadi ruang belajar bagi generasi muda Kota Madiun untuk mengembangkan kemampuan di bidang seni digital dan video mapping.

Menurutnya, keberhasilan salah satu peserta asal Madiun yang berhasil menembus babak final menjadi motivasi bagi pelajar dan komunitas kreatif lokal untuk lebih berani berkarya.

“Kami ingin membuat program sosialisasi maupun pelatihan bagi siswa SMP, SMA, maupun komunitas kreatif agar semakin banyak yang tertarik masuk ke dunia video mapping. Siapa tahu tahun depan justru juaranya dari Kota Madiun sendiri,” katanya.

Salah satu titik yang paling banyak menarik perhatian adalah Digital Art Experience di area bawah tanah PSC. Tingginya jumlah pengunjung membuat panitia harus menerapkan pembatasan kapasitas karena lokasi tersebut sempat mengalami lonjakan pengunjung.

“Awalnya kami khawatir masyarakat kurang tertarik karena lokasinya di bawah tanah. Ternyata justru overload. Ini menjadi evaluasi agar tahun depan fasilitas dan sirkulasi pengunjung bisa dibuat lebih baik,” pungkas Yedutun.

Keberhasilan Padang Mbranang 2026 menunjukkan bahwa perpaduan teknologi, seni, dan ruang publik mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi daerah. Dengan berbagai evaluasi dan rencana pengembangan, festival ini diharapkan terus berkembang sebagai agenda unggulan Kota Madiun yang mampu menarik perhatian dunia. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Labuhan Sarangan, Warisan Adiluhung yang Kukuhkan Identitas Budaya Magetan

    Labuhan Sarangan, Warisan Adiluhung yang Kukuhkan Identitas Budaya Magetan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi Labuhan Sarangan kembali digelar sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Magetan pada Jumat (16/08/2026). Bukan sekadar ritual tahunan, kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas karunia alam sekaligus sarana pelestarian nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa Labuhan Sarangan memiliki makna […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Petugas gabungan dari Dinas Sosial, TNI, Polri, dan pemadam kebakaran (Damkar) terpaksa berjibaku mengevakuasi seorang pria dengan gangguan jiwa di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (26/09/2025). Pria bernama Heri Dwi Setyawan (45) itu ditangkap setelah dilaporkan kerap membuat resah warga sekitar. Ia disebut beberapa kali melakukan penganiayaan terhadap tetangga […]

    Bagikan
  • Arus Balik Lebaran 2026, Lalu Lintas di Tol Ngawi–Kertosono–Kediri Masih Tinggi

    Arus Balik Lebaran 2026, Lalu Lintas di Tol Ngawi–Kertosono–Kediri Masih Tinggi

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Volume kendaraan pada masa arus balik Lebaran 2026 di ruas Tol Ngawi–Kertosono–Kediri masih mengalami peningkatan signifikan. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan kendaraan yang keluar melalui sejumlah gerbang tol utama dalam beberapa hari terakhir. Data terbaru menunjukkan, Gerbang Tol Madiun dilalui 11.112 kendaraan yang keluar, atau meningkat 174,57 persen […]

    Bagikan
  • Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kembangkan Digitalisasi dan Produk Air Minum Yoiki

    Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kembangkan Digitalisasi dan Produk Air Minum Yoiki

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun terus berbenah dengan menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari digitalisasi layanan hingga memperluas pemasaran produk air minum dalam kemasan (AMDK) merek Yoiki. Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya, Irmansyah Novianto, mengatakan sejumlah program strategis akan dijalankan secara masif untuk memperkuat […]

    Bagikan
  • Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

    Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga beras di Kabupaten Madiun terus mengalami kenaikan meski saat ini telah memasuki masa panen. Kondisi ini dikeluhkan warga yang terpaksa mengorbankan kebutuhan lainnya demi memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pantauan di Pasar Tradisional Pagotan, Sabtu (26/07/2025), harga beras lokal tembus Rp14.000 per kilogram. Sementara, beras kualitas medium dijual Rp15.000 dan […]

    Bagikan
  • Kambing Kontes Bernilai Puluhan Juta Dipamerkan di Magetan, Warga Diajak Melirik Peluang Bisnis Ternak

    Kambing Kontes Bernilai Puluhan Juta Dipamerkan di Magetan, Warga Diajak Melirik Peluang Bisnis Ternak

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan kambing dan domba unggulan dari berbagai peternak di wilayah Eks Karesidenan Madiun dipamerkan dalam kegiatan Nyencang Bareng yang digelar di kawasan BUMDes Desa Rejomulyo, Kabupaten Magetan. Tak sekadar menjadi ajang berkumpul para penghobi ternak, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi masyarakat sekaligus upaya meningkatkan nilai ekonomi peternakan kambing dan domba. […]

    Bagikan
expand_less