Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pengusaha Serahkan Alsintan untuk Bayar Denda Pajak di KPP Pratama Ponorogo

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas KPP Pratama Ponorogo saat cek Alsintan milik PT Mitra Maharta, Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Sebuah perusahaan produsen alat mesin pertanian (alsintan) asal Madiun terpaksa menyerahkan empat unit mesin panen atau combine harvester sebagai jaminan tunggakan pajak. Ironisnya, mesin tersebut merupakan bagian dari ribuan unit alsintan yang pernah dijanjikan dibeli masa Presiden RI ke-7 Joko Widodo, namun hingga kini tak kunjung terwujud.

Empat unit combine harvester merek Zaaga produksi PT Mitra Maharta resmi diserahkan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo pada 16 September 2025. Penyerahan itu dilakukan karena perusahaan tak sanggup membayar denda pajak yang menumpuk sejak 2021, dengan nilai hampir Rp. 500 juta.

Direktur PT Mitra Maharta, Agus Zamroni, mengaku kecewa. Sebab, unit yang dijaminkan sebenarnya merupakan bagian dari 1.000 alsintan yang pernah dijanjikan Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Madiun pada 2015. Namun, realisasi program itu hanya 81 unit, sementara ratusan unit lainnya masih terparkir di gudang perusahaan di Kelurahan Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.

“Kami akhirnya rugi besar, ditambah beban denda pajak. Karena tidak sanggup, kami serahkan mesin ini kepada negara sebagai bentuk tanggung jawab,” ujar Agus.

Kepala KPP Pratama Ponorogo, Ali Machruf, menuturkan nilai satu unit alsintan sesuai keterangan pemilik hanya sekitar Rp. 50 juta. Jumlah tersebut dipastikan tak akan mencukupi untuk menutup total tunggakan pajak, terlebih setelah dipotong biaya lelang dan administrasi lainnya.

“Yang bersangkutan menyerahkan empat unit secara sukarela. Nantinya dilelang di KPKNL. Kalau hasilnya tidak mencukupi, kejaksaan bisa melakukan penyitaan aset lain milik wajib pajak,” kata Ali.

Dengan nilai lelang yang diperkirakan tidak memadai, proses hukum masih terbuka untuk penyitaan aset lain demi memenuhi kewajiban pajak pengusaha asal Madiun tersebut.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • 741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    741 Personel Disiagakan, Polres Madiun Kota Siap Laksanakan Ops Ketupat Semeru 2026 

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 741 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri di wilayah Kota Madiun. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Mako Polres Madiun Kota, Kamis (12/3/2026) sore. Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait […]

    Bagikan
  • Tingkat Pengangguran Terbuka di Angka 4,34 persen, Minat Job Fair di Madiun Malah Sedikit

    Tingkat Pengangguran Terbuka di Angka 4,34 persen, Minat Job Fair di Madiun Malah Sedikit

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) menggelar Job Fair 2025 di Pendopo Ronggo Djoemeno pada 7-8 Mei 2025. Job Fair ini sebagai upaya untuk mengentaskan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Maidun yang tinggi. Sesuai data BPS Provinsi Jawa Timur, TPT tahun 2024 di Kabupaten […]

    Bagikan
  • Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga bawang merah di Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Kenaikannya bahkan mencapai dua kali lipat dari harga normal. Saat ini, harga bawang merah di pasar tradisional terbesar di Ponorogo tersebut berada di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Padahal, sebelumnya harga normal berkisar antara Rp25.000 […]

    Bagikan
  • Ibu dan Balita Jadi Korban, Tabrakan 2 Motor di Ponorogo Bikin Warga Panik

    Ibu dan Balita Jadi Korban, Tabrakan 2 Motor di Ponorogo Bikin Warga Panik

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang ibu muda, Yuni Melawati (28), warga Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, mengalami luka setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan pengendara lain. Peristiwa tersebut juga melibatkan anak […]

    Bagikan
  • Pelatihan Metode GASING Diluncurkan di Magetan, Perkuat Fondasi Numerasi Sejak Dini

    Pelatihan Metode GASING Diluncurkan di Magetan, Perkuat Fondasi Numerasi Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya kemampuan numerasi siswa, terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Magetan. Salah satunya melalui peluncuran pelatihan pendidikan berjenjang metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang digelar di Pendopo Surya Graha, Senin (4/5/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta praktisi pendidikan. […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Madiun dan sejumlah Polsek meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini terjadi karena SKCK menjadi syarat wajib dalam pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kasat Intelkam Polres Madiun, AKP Nurkholis, mengatakan hingga […]

    Bagikan
expand_less