Berita Terkini
Trending Tags

Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani Desa Kare merawat tanaman Hortikultura, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali merangkak naik setelah sempat jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini membuat petani lebih optimistis memasok kebutuhan pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Salah satu titik produksi berada di lahan seluas sekitar setengah hektare milik BUMDes Desa Kare. Komoditas utama yang tengah dipanen antara lain tomat dan cabai merah besar.

Arik Krianto, pengelola hortikultura BUMDes Kare, mengatakan harga tomat kini berada di kisaran Rp. 5.000–Rp. 7.000 per kilogram. Padahal sebelumnya harga hanya berkisar Rp. 2.000. Sementara cabai merah besar tembus Rp. 25.000 per kilogram, melampaui target internal BUMDes yang hanya Rp. 20.000.

“Panen keempat ini sudah melebihi target. Harga juga tiga kali lipat dari sebelumnya,” kata Arik pada Selasa (2/12/2025).

Menurutnya, seluruh komoditas hortikultura di Kare, termasuk bawang merah, daun bawang, dan sayuran lain siap disuplai ke pasar selama periode Nataru.

Meski harga membaik, tantangan lain justru datang dari cuaca ekstrem dan serangan hama. Intensitas hujan yang tinggi membuat risiko gagal panen meningkat, terutama akibat hama layu fusarium, lalat buah, hingga belalang. “Kami memperketat penggunaan pestisida dan insektisida untuk menjaga produktivitas,” terangnya.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kare, Agung Setiyo Nugroho, menyebut produksi hortikultura di Kare sepanjang 2025 menunjukkan kenaikan signifikan, baik dari sisi keragaman komoditas maupun luas lahan. Namun cuaca tetap menjadi variabel paling berpengaruh.

“Cuaca ekstrem ini berdampak pada produktivitas. Untuk tomat, dari 3.800 tanaman, kami targetkan bisa menghasilkan delapan ton. Sedangkan cabai ditargetkan empat ton dalam satu kawasan,” kata Agung.

Selain tomat dan cabai, pengembangan komoditas lain seperti bawang merah, kentang, bawang prei, dan wortel juga terus meluas di Kecamatan Kare. Petani berharap momentum kenaikan harga jelang akhir tahun dapat menutup kerugian akibat anjloknya harga beberapa waktu lalu.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Gantung Desa Prigi, Menghapus Jarak, Menguatkan Asa  photo_camera 3

    Jembatan Gantung Desa Prigi, Menghapus Jarak, Menguatkan Asa 

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Suara gemericik Sungai Pacar mengalun pelan di bawah jembatan gantung yang baru saja rampung dibangun di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Jembatan sepanjang 38 meter itu tampak kokoh membentang, menjadi penghubung yang selama ini dinantikan warga dari tiga desa yakni Prigi, Margo, dan Karanggandu. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, akses […]

    Bagikan
  • Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik Permasalahan tukar guling aset Pemerintah Kabupaten Madiun dengan Pemerintah Desa Purwosari kian panjang. Komisi C DPRD Kabupaten Madiun bakal menginventarisir permasalahan aset yang kian menahun menjadi catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua komisi C DPRD Kabupaten Madiun  Rudi Triswahono menjelaskan pihaknya akan membahas bersama internal komisi. Serta […]

    Bagikan
  • Tabrakan Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, 4 Penumpang Meninggal, 2 KAJJ di Daop 7 Dibatalkan

    Tabrakan Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, 4 Penumpang Meninggal, 2 KAJJ di Daop 7 Dibatalkan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Nasional — Insiden tabrakan antara kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line terjadi di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). Peristiwa ini mengakibatkan empat penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. VP Corporate Communication, Anne Purba, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia memastikan seluruh 240 penumpang Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Hantam Truk Bermuatan Tanah

    Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Hantam Truk Bermuatan Tanah

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (04/11/2025). Insiden ini melibatkan sebuah sepeda motor dan truk bermuatan tanah urug tengah antri untuk masuk ke lokasi proyek. Truk bermuatan tanah dengan nomor polisi AE 9017 UP dikemudikan oleh Tri Santoso, warga Bondrang, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Jembatan Lapuk di Madiun Direhabilitasi Polisi, Kini Lebih Aman dan Terang

    Jembatan Lapuk di Madiun Direhabilitasi Polisi, Kini Lebih Aman dan Terang

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jembatan Merah Putih di Dusun Krapyak, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun yang sebelumnya rusak dan membahayakan warga akhirnya rampung direhabilitasi. Struktur jembatan yang sempat lapuk dan minim penerangan kini telah diperbaiki oleh jajaran Polres Madiun bersama masyarakat, sehingga kembali layak dilalui. Peresmian hasil rehabilitasi dilakukan pada Jumat (8/5/2026) oleh Polres […]

    Bagikan
expand_less