Berita Terkini
Trending Tags

Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menunjukan hasil panen kentang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra.

“Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen hasil panen. Padahal seharusnya kentang sudah dipanen di usia 70 hari, tapi terpaksa saya biarkan sampai 90 hari karena tidak ada yang menampung,” keluhnya, Rabu (17/09/2025).

Supriyono mengaku tidak bisa menjual kentang ke pasar meski hasil panen melimpah. Kontrak kerjasama dengan pabrik membuat ia dan petani lain hanya bisa bergantung pada serapan perusahaan.

“Kalau panen telat, kentang cepat rusak dan biaya perawatan bertambah. Mau jual ke pasar pun nggak bisa, karena sudah ada perjanjian dengan pabrik,” tuturnya.

Kondisi ini kian berat ketika serangan hama mulai muncul. Kentang yang dibiarkan terlalu lama di lahan lebih rentan terserang ulat maupun jamur. “Lihat saja, batang sudah kering, ulat dan jamur makin merajalela. Jadi kerugian kami makin besar,” tambahnya.

Menurut Petugas Agro PT Indofood, Zori Mahendra, produksi kentang tahun ini jauh melebihi prediksi. Dari perhitungan awal, 100 kilogram bibit seharusnya menghasilkan 750 kilogram kentang, tetapi kenyataan di lapangan mencapai 2 hingga 2,5 ton.

“Lonjakan ini bukan hanya di Magetan, tapi terjadi di seluruh Indonesia. Kapasitas pabrik kami sempat tidak mencukupi,” jelasnya.

Zori menambahkan, tiga pabrik kini sudah meningkatkan jam produksi menjadi 24 jam dan menambah mesin. Dari kapasitas 900 ton per hari, kini ditarget mampu mengolah 2.000 ton kentang.

Melihat kondisi ini, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, turun langsung meninjau lahan petani. Ia menegaskan, pemerintah mendorong perusahaan mitra agar segera menyerap panen dari Plaosan.

“Target kami, minimal 60 persen dari total 130 hektare lahan yang siap panen bisa segera ditangani dalam satu minggu ini. Kentang tidak bisa disimpan lama, jadi harus diprioritaskan,” tegasnya.

Suyatni menambahkan, masalah seperti ini harus dijadikan evaluasi. “Petani sudah terikat kerjasama dengan perusahaan, jadi tidak ada pilihan lain. Pabrik harus lebih bijak agar kasus serupa tidak terulang,” ujarnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Agustus 2025 baru diikuti tiga pejabat. Tiga Kepala OPD yang merupakan alumni kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat bersaing ketat agar bisa duduk sebagai Sekda Magetan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, membenarkan bahwa hanya ada tiga […]

    Bagikan
  • Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Candirejo, Magetan, dipenuhi lautan manusia pada Minggu (14/9/2025). Ribuan warga berbondong-bondong mengikuti Andum Berkah Festival Jenang Candi 2025, sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti. Acara dimulai dengan arak-arakan gunungan berisi jenang candi, sayur-mayur hasil bumi, dan kerajinan kulit khas Magetan. Gunungan itu diarak keliling desa sebelum akhirnya dibawa ke Pasar […]

    Bagikan
  • Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Trenggalek – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia Swasembada Pangan. Untuk mewujudkan hal itu,TNI AD berencana membentuk 100 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di tahun 2025 di seluruh Indonesia. Salah satunya di Trenggalek, Jawa Timur. “Lahan untuk BTP di Trenggalek kita siapkan di Kecamatan Bendungan dan Karangan. Luasan mencapai 36,95 hektare. Bendungan 27,05 […]

    Bagikan
  • Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun telah menyepakati batas wilayah yang terdampak rencana pembangunan Ring Road Timur (RRT).  Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatangan dokumen yang digelar di Bakorwil I Madiun pada Rabu (30/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi dan Bupati Madiun, Hari Wuryanto mendatangani Berita Acara Kesepakatan Penarikan Garis Batas […]

    Bagikan
  • Jembatan Perintis Garuda Pertama di Korem 081/DSJ Rampung, Buka Akses Warga Desa Bendosewu Blitar

    Jembatan Perintis Garuda Pertama di Korem 081/DSJ Rampung, Buka Akses Warga Desa Bendosewu Blitar

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Setelah melalui proses pengerjaan penuh tantangan selama 13 hari, Jembatan Perintis Garuda di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, akhirnya rampung. Jembatan ini menjadi yang pertama selesai di wilayah Korem 081/DSJ. Di bawah terik matahari dan medan yang tidak mudah, prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu mengerahkan tenaga dan pikiran. Kerja […]

    Bagikan
  • Graha Literasi Magetan Dipinjamkan Jadi Tempat Pembelajaran Sekolah Rakyat

    Graha Literasi Magetan Dipinjamkan Jadi Tempat Pembelajaran Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mematangkan rencana pendirian Sekolah Rakyat Rintisan, sebuah program pendidikan berbasis literasi yang digagas untuk memperluas akses belajar bagi masyarakat. Salah satu lokasi yang disiapkan sebagai tempat pembelajaran sementara adalah Graha Pusat Literasi yang berada di Kecamatan Plaosan. Rencana tersebut telah melalui tahap koordinasi antara Dinas Sosial selaku […]

    Bagikan
expand_less