Berita Terkini
Trending Tags

Laka Beruntun, Pejalan Kaki Tewas Usai Tertabrak Sepeda Motor dan Bus Sugeng Rahayu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 137
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
satlantas polres magetan dan polsek setempat mendatangi Lokasi kejadian laka beruntun,
Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Maospati–Ngawi, tepatnya di sebelah selatan SPBU Karangrejo, Desa Prampelan, Kecamatan Karangrejo, Magetan Sabtu Pagi (31/5/2025). Insiden bermula saat D-W (27), pengendara Honda Vario AE-4045-HS, melaju dari arah selatan kearah Ngawi. Diduga kurang hati-hati, DW menabrak K (73), warga Kecamatan Karangrejo yang tengah jalan kaki.

“Diduga pengendara kurang hati-hati dan menabrak pejalan kaki dari belakang. Pejalan kaki terpental ke kanan, sepeda motor jatuh ke kiri,” terang Iptu Sulanjar, Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan.

Setelahnya, sepeda motor D-W yang terjatuh ditabrak dari belakang oleh W (32), pengendara Honda Beat AE-4950-QN yang juga melaju dari arah yang sama.

Sementara itu, K yang terpental ke kanan, tertabrak oleh bus Sugeng Rahayu W-7606-UP yang datang dari arah berlawanan. Korban tewas seketika di tempat dengan luka robek di bagian perut.

Iptu Sulanjar menegaskan, pihaknya bersama Polsek setempat langsung bertindak cepat begitu menerima laporan.

“Setelah menerima laporan, kami dari Unit Gakkum Satlantas bersama Polsek dan instansi terkait langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi, membantu mengevakuasi korban, dan mengatur lalu lintas,” ujarnya.

Korban meninggal dievakuasi ke rumah sakit. Sementara dua korban lainnya : D-W (27), mengalami luka di wajah dan tangan. Sementara W (32), alami luka di bahu, tangan, telinga, dan lutut.

“Untuk saat ini, korban meninggal dunia sudah kami evakuasi ke rumah sakit. Kami terus dalami penyebab pasti kecelakaan ini,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Buka Forum Evaluasi, Wali Kota Maidi Tegaskan Kritik Tak Boleh Asal

    Pemkot Madiun Buka Forum Evaluasi, Wali Kota Maidi Tegaskan Kritik Tak Boleh Asal

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kota Madiun mengumpulkan puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam kegiatan pembinaan yang digelar pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi pembangunan tahun 2025 sekaligus penjaringan aspirasi untuk perencanaan tahun 2026. Wali Kota Madiun Maidi menegaskan Pemkot Madiun terbuka dalam menampung kritik saran dari masyarakat. Termasuk […]

    Bagikan
  • Kabupaten Madiun Uji Coba i-Pubers, Aplikasi Penyaluran Pupuk Subsidi

    Kabupaten Madiun Uji Coba i-Pubers, Aplikasi Penyaluran Pupuk Subsidi

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab. Madiun – Kementerian Pertanian RI bersama PT. Pupuk Indonesia melakukan sosialisasi terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun pada Jumat (09/05/2025) di Kantor Kecamatan Mejayan. Perpres ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas distribusi pupuk bersubsidi dan mendukung ketahanan pangan di daerah. Sosialisasi ini […]

    Bagikan
  • Ratusan Petugas BPD Ponorogo Desak Dilibatkan Dalam Program Koperasi Merah Putih

    Ratusan Petugas BPD Ponorogo Desak Dilibatkan Dalam Program Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan petugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang tergabung dalam ABPENAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) menggeruduk Gedung DPRD setempat, Selasa (20/1/2026). Mereka menuntut peran yang lebih besar dalam menyukseskan program strategis pemerintah pusat, yakni Koperasi Desa Merah Putih. Massa menyampaikan aspirasi kepada DPRD Ponorogo, perwakilan Kodim […]

    Bagikan
  • Jalan Surabaya-Pacitan di Slahung Ditutup Total Selama Pembersihan Longsor

    Jalan Surabaya-Pacitan di Slahung Ditutup Total Selama Pembersihan Longsor

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jalan Surabaya-Pacitan di KM 222, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, akan ditutup total selama dua jam pada Rabu, (19/03/2025). Penutupan dilakukan guna kelancaran proses evakuasi dan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan. Hadi Santoso, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ponorogo, menjelaskan longsor sebelumnya membawa material berupa bebatuan besar. Upaya […]

    Bagikan
  • Ratusan Massa Demo Tolak MBG, Soroti Nasib Guru Honorer di Ponorogo

    Ratusan Massa Demo Tolak MBG, Soroti Nasib Guru Honorer di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Konsorsium Ponorogo Bersatu menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo, Kamis (7/5/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum menjadi kebutuhan prioritas masyarakat. Selain menolak program MBG, massa juga menuntut perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru honorer […]

    Bagikan
expand_less