Berita Terkini
Trending Tags

Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menunjukan hasil panen kentang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra.

“Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen hasil panen. Padahal seharusnya kentang sudah dipanen di usia 70 hari, tapi terpaksa saya biarkan sampai 90 hari karena tidak ada yang menampung,” keluhnya, Rabu (17/09/2025).

Supriyono mengaku tidak bisa menjual kentang ke pasar meski hasil panen melimpah. Kontrak kerjasama dengan pabrik membuat ia dan petani lain hanya bisa bergantung pada serapan perusahaan.

“Kalau panen telat, kentang cepat rusak dan biaya perawatan bertambah. Mau jual ke pasar pun nggak bisa, karena sudah ada perjanjian dengan pabrik,” tuturnya.

Kondisi ini kian berat ketika serangan hama mulai muncul. Kentang yang dibiarkan terlalu lama di lahan lebih rentan terserang ulat maupun jamur. “Lihat saja, batang sudah kering, ulat dan jamur makin merajalela. Jadi kerugian kami makin besar,” tambahnya.

Menurut Petugas Agro PT Indofood, Zori Mahendra, produksi kentang tahun ini jauh melebihi prediksi. Dari perhitungan awal, 100 kilogram bibit seharusnya menghasilkan 750 kilogram kentang, tetapi kenyataan di lapangan mencapai 2 hingga 2,5 ton.

“Lonjakan ini bukan hanya di Magetan, tapi terjadi di seluruh Indonesia. Kapasitas pabrik kami sempat tidak mencukupi,” jelasnya.

Zori menambahkan, tiga pabrik kini sudah meningkatkan jam produksi menjadi 24 jam dan menambah mesin. Dari kapasitas 900 ton per hari, kini ditarget mampu mengolah 2.000 ton kentang.

Melihat kondisi ini, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, turun langsung meninjau lahan petani. Ia menegaskan, pemerintah mendorong perusahaan mitra agar segera menyerap panen dari Plaosan.

“Target kami, minimal 60 persen dari total 130 hektare lahan yang siap panen bisa segera ditangani dalam satu minggu ini. Kentang tidak bisa disimpan lama, jadi harus diprioritaskan,” tegasnya.

Suyatni menambahkan, masalah seperti ini harus dijadikan evaluasi. “Petani sudah terikat kerjasama dengan perusahaan, jadi tidak ada pilihan lain. Pabrik harus lebih bijak agar kasus serupa tidak terulang,” ujarnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kabupaten Madiun Dorong Pemkab Madiun Segera Tangani 2 Jembatan Rusak Dampak Banjir Bandang

    DPRD Kabupaten Madiun Dorong Pemkab Madiun Segera Tangani 2 Jembatan Rusak Dampak Banjir Bandang

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Banjir Bandang sepekan terakhir sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat di Dusun Josaren Desa Sugihwaras Kecamatan Saradan dan di Dusun/Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Pasalnya, jembatan di 2 desa tersebut rusak bahkan putus. Rusaknya infrastruktur yang selama ini dijadikan akses jalan warga tersebut tak luput dari perhatian Legislatif.  Wakil Ketua […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular, Wali Kota Madiun, Maidi, memerintahkan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) bagi seluruh petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Madiun. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari deteksi dini untuk menekan kasus TBC […]

    Bagikan
  • Pasca Efisiensi Anggaran, Tender Proyek Fisik Belum Jalan

    Pasca Efisiensi Anggaran, Tender Proyek Fisik Belum Jalan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek fisik di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun belum menampakan aktivitasnya pasca penyusunan efisiensi anggaran. Seiring terpangkasnya anggaran APBD Kabupaten Madiun senilai Rp 45 Miliar guna menindaklanjuti Inpres No 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Kepala Bagian PBJ […]

    Bagikan
  • Operasi Senyap Berlanjut, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Wali Kota Nonaktif Maidi

    Operasi Senyap Berlanjut, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan di rumah pribadi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi yang berada di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo pada Rabu (21/01/2026).  Dari keterangan warga sekitar, operasi senyap KPK ini sudah dilakukan sejak Rabu sore. Sekitar pukul 20.39 WIB, tim penyidik KPK keluar dari kediaman […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    Polres Ngawi Amankan Truk Bermuatan 3 Ton Pupuk Subsidi Tanpa Dokumen Resmi

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi mengungkap kasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi jenis Urea dan Phonska, yang dilakukan oleh pelaku berinisial R bin R (58) dan AR bin NF (25). Keduanya, beralamat di Desa Karanganyar Kecamatan Reban Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah. Kasus ini bermula, pada Selasa (04/03/2025) sekira pukul 19.00 WIB, Tim Tiger […]

    Bagikan
  • Ular Berbisa Masuk Rumah Warga Pulung, Damkar Evakuasi Dini Hari

    Ular Berbisa Masuk Rumah Warga Pulung, Damkar Evakuasi Dini Hari

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo mengevakuasi seekor ular berbisa yang masuk ke rumah warga di Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (22/1/2025) dini hari. Laporan diterima sekitar pukul 02.20 WIB. Ular yang masuk ke rumah tersebut diketahui merupakan jenis banjang taring (Boiga Cynodon), dengan panjang sekitar dua meter. […]

    Bagikan
expand_less