Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Sekwan Inventaris Kerugian dan Kerusakan Aset DPRD Kota Madiun Pasca Demo Ricuh

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kerusakan gedung paripurna DPRD Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi yang berlangsung ricuh pada Sabtu (30/08/2025) meninggalkan kerusakan parah di Gedung DPRD Kota Madiun. Sejumlah fasilitas umum maupun bagian dari gedung dewan mengalami kerusakan akibat amukan massa.

Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi, menyampaikan bahwa kerusakan terlihat mulai dari pintu gerbang, pagar, papan nama, hingga beberapa fasilitas penting lainnya. “Perpustakaan JDIH, ruang pers, gedung komisi, sekretariat, sampai kaca-kaca di gedung paripurna juga rusak. Puing-puing masih berserakan dan kami belum berani melakukan pembersihan karena menunggu koordinasi dengan pihak keamanan,” ujarnya pada saat dikonfirmasi di Gedung DPRD Kota Madiun, Minggu (31/08/2025).

Selain kerusakan fisik, sejumlah barang di pos penjagaan juga dilaporkan hilang. Beberapa di antaranya berupa besi, tangga, selang, hingga tutup pot. Pihak sekretariat berencana melakukan inventarisasi lebih lanjut untuk memastikan jumlah kerugian.

Misdi menambahkan, akibat kerusakan tersebut, agenda kegiatan DPRD masih menunggu arahan pimpinan dewan. “Rencananya besok ada rapat dengan Banmus. Keputusan apakah agenda dewan tetap berjalan atau ditunda akan menyesuaikan kondisi terakhir,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa keamanan aset negara akan terus dijaga dengan bersinergi bersama Polresta Madiun, Kodim, serta Korem. Selain itu, inventarisasi kerugian akan dilakukan secara menyeluruh mengingat listrik sempat padam dan air masih belum normal sejak kejadian.

Di akhir keterangannya, Misdi menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya yang mengikuti unjuk rasa, agar tetap menjaga kedamaian dalam menyampaikan aspirasi. “Demo adalah bagian dari demokrasi, tetapi jangan sampai anarkis dan merusak fasilitas negara. Kalau rusak, yang rugi rakyat sendiri karena biaya perbaikannya juga dari uang negara,” pungkasnya.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dindikpora Magetan Catat Lebih dari 100 Anak Putus Sekolah pada 2025, Ini Penyebab Utamanya

    Dindikpora Magetan Catat Lebih dari 100 Anak Putus Sekolah pada 2025, Ini Penyebab Utamanya

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Magetan mencatat lebih dari 100 anak tidak melanjutkan pendidikan pada 2025. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena masih banyak anak yang belum menuntaskan program wajib belajar 13 tahun, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga jenjang SMA. Kepala Dindikpora Magetan, Suhardi, mengatakan […]

    Bagikan
  • Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah tanaman padi milik petani di Ponorogo mengalami penyakit yang dikenal dengan istilah ‘asem-aseman’. Gejala awal penyakit ini terlihat dari daun padi yang menguning kemerahan, dimulai dari ujung, menjalar ke pangkal, hingga akhirnya mengering dan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi hasil panen bahkan berpotensi menyebabkan gagal […]

    Bagikan
  • Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan produksi garam nasional mencapai 2,25 juta ton pada 2025. Target ini sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan sebagai langkah menuju swasembada garam pada 2027. Untuk memastikan distribusi dan ketersediaan garam di pasaran, Menteri KKP melakukan inspeksi mendadak […]

    Bagikan
  • Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

    Waspada Kemarau Panjang, Desa Sirapan dan Bodag Terancam Krisis Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai menyiapkan sejumlah langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2026. Ancaman fenomena El Nino yang diperkirakan memicu kekeringan di sejumlah wilayah menjadi perhatian utama. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
  • Tabrakan Beruntun 3 Motor, 2 Pengendara Meninggal Dunia

    Tabrakan Beruntun 3 Motor, 2 Pengendara Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Umum jurusan Kawedanan–Nguntoronadi, tepatnya di depan Rumah Bidan Susi, Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Rabu pagi (11/06/2025) sekitar pukul 06.08 WIB. Tiga sepeda motor terlibat dalam insiden tersebut. Dua pengendara meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka ringan. Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan, Iptu […]

    Bagikan
  • 107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    107 Ribu Penumpang Serbu Daop 7 Madiun, Puncak Mudik Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki hari ke-9 masa angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang kereta api yang tiba di wilayah Daop 7 Madiun terus meningkat signifikan. Hingga Kamis (19/3/2026) pukul 09.00 WIB, total kedatangan penumpang tercatat mencapai 107.798 orang, sementara penumpang berangkat sebanyak 59.076 orang. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan arus kedatangan pemudik masih […]

    Bagikan
expand_less