Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Polemik Kantor Desa Serag, Kades Klarifikasi ke DPMD Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala DPMD Kabupaten Ponorogo, Toni Sumarsono, Foto :Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Polemik pembangunan Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD Kabupaten Ponorogo telah menerima klarifikasi langsung dari Kepala Desa Serag.

Kepala DPMD Kabupaten Ponorogo, Toni Sumarsono, mengatakan hingga kini belum ada pemanggilan resmi terhadap Pemerintah Desa Serag karena pihaknya belum menerima laporan tertulis terkait persoalan tersebut.

Namun, Kepala Desa Serag disebut datang langsung ke kantor DPMD pada Senin untuk memberikan klarifikasi.

“Kalau pemanggilan kita belum, laporan tertulis juga belum. Tapi Senin Kepala Desa datang ke kantor sendiri untuk klarifikasi. Kita tanya secara keseluruhan,” kata Toni.

Dalam klarifikasi tersebut, Kepala Desa Serag menjelaskan alasan pembongkaran kantor desa. Menurut Toni, berdasarkan keterangan kepala desa, kondisi bangunan sebelumnya sudah rapuh sehingga dikhawatirkan membahayakan apabila tetap digunakan.

“Kalau versi kepala desa, desa sudah rapuh semua. Kalau tidak dirubuhkan, ditakutkan akan membahayakan,” jelasnya.

Setelah dilakukan mekanisme musyawarah di desa, Pemerintah Desa Serag kemudian merencanakan pembangunan kembali kantor desa secara bertahap.

Untuk tahap awal, pembangunan direncanakan berupa pembangunan tembok dan pilar.

Toni mengatakan, setelah pihaknya mempelajari penjelasan yang disampaikan pemerintah desa, rencana tersebut dinilai tidak menyalahi aturan.

“Setelah kita pelajari kesemuanya itu tidak menyalahi aturan,” ujarnya.

Terkait waktu pelaksanaan pembangunan, Toni menjelaskan pembangunan tersebut dalam perencanaan anggaran direncanakan mulai Agustus namun harus mundur. Hal itu mempertimbangkan berbagai agenda di desa dan telah mendapatkan persetujuan Badan Permusyawaratan Desa atau BPD.

Kepala Desa Serag juga disebut datang ke DPMD untuk meminta petunjuk terkait pelaksanaan pembangunan tersebut.

“Kepala desa datang ke kantor itu minta petunjuk kepada saya,” kata Toni.

Toni juga menjelaskan bahwa anggaran desa tidak selalu tersedia seluruhnya sejak awal tahun. Pendapatan Asli Desa maupun sumber pendapatan lainnya memiliki tahapan pencairan sehingga pelaksanaan kegiatan harus menyesuaikan ketersediaan anggaran.

“Namanya anggaran di desa tidak ready di awal. Jadi PAD dan semua pencairannya tidak 100 persen di awal,” jelasnya.

Di tengah klarifikasi tersebut, muncul pula sorotan masyarakat melalui media sosial terkait kondisi Kantor Desa Serag sebelum dibongkar.

Dalam unggahan akun TikTok @lensa_ponorogo, ditampilkan dokumentasi kondisi Kantor Desa Serag yang disebut berasal dari tahun 2024.

Dalam dokumentasi tersebut, bagian dalam kantor terlihat masih digunakan untuk aktivitas masyarakat. Unggahan itu kemudian mempertanyakan apakah kondisi kantor pada saat itu sudah tidak layak sehingga harus dibongkar.

Sorotan tersebut menjadi bagian lain dari polemik yang berkembang di tengah masyarakat.

Sementara berdasarkan klarifikasi Kepala Desa kepada DPMD, pembongkaran dilakukan karena bangunan dinilai sudah rapuh dan dikhawatirkan membahayakan apabila tetap digunakan.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, juga menyatakan Pemkab akan melakukan koordinasi dengan DPMD dan melibatkan Inspektorat untuk membahas persoalan Desa Serag.

Pembangunan kembali kantor desa disebut mulai berjalan pada 2026 dengan pola multiyears. Pemerintah Desa Serag sebelumnya menyampaikan alokasi tahap awal sekitar Rp110 juta, sedangkan kebutuhan pembangunan secara keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Sementara kantor desa belum kembali tersedia, pelayanan administrasi masyarakat untuk sementara dilakukan di bangunan lain.

Kini, persoalan Kantor Desa Serag menjadi perhatian di tingkat Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Koordinasi lintas OPD, termasuk DPMD dan Inspektorat, akan menjadi bagian dari pembahasan lebih lanjut mengenai pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korsleting Listrik, Mobil Nissan Ludes Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Mobil Nissan Ludes Terbakar

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Mobil Nissan X-trail AE 1321 GE terbakar hebat di Jalan Thamrin Kota Madiun, Minggu Sore (05/01/2025). Mobil berwarna abu-abu itu tiba-tiba mengeluarkan kepulan saat berhenti di lampu trafic light. Niken Swastika (42) warga Kelurahan Nglames Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun yang mengemudikan mobil lantas menepikannya di dekat Masjid Baitussalam. Niken mengaku dirinya lantas […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Lantik 4 Kepala OPD Strategis, Prosesi Pengucapan Sumpah Janji Berlangsung Sakral

    Bupati Madiun Lantik 4 Kepala OPD Strategis, Prosesi Pengucapan Sumpah Janji Berlangsung Sakral

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pelantikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun berlangsung dengan nuansa sakral di Pendopo Muda Graha, Selasa malam (16/09/2025). Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin langsung Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dilakukan dalam suasana hening dengan pencahayaan redup dari empat lilin yang ditempatkan di sudut tiang […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

    Kejari Magetan Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Naik Penyidikan, Bukti dan Saksi Terus Dikumpulkan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021-2023 memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan perkara tersebut telah resmi naik ke tahap penyidikan, menyusul ditemukannya indikasi peristiwa pidana dalam proses penyelidikan sebelumnya. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Magetan, Dwi Romadona, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    Kopdes Merah Putih di Magetan Jalan dengan Swadaya, Modal Pemerintah Masih Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Di atas kertas, ratusan Koperasi Desa Merah Putih di Magetan digadang-gadang jadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan. Namun di lapangan, ceritanya berbeda. Salah satunya dialami Kopdes Merah Putih Desa Mategal, yang berjalan dengan modal seadanya dari anggota. Ketua koperasi, M. Rifai Arissandi, menyebut jumlah anggota saat ini baru sekitar 25 orang. “Untuk […]

    Bagikan
  • Candimulyo Cup II 2026, Ajang Menggali Bibit Muda Atlet Voli 

    Candimulyo Cup II 2026, Ajang Menggali Bibit Muda Atlet Voli 

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menutup gelaran turnamen bola voli bergengsi, Candimulyo Cup II Tahun 2026. Ajang yang mempertandingkan dua kategori utama, yakni kategori Gala Desa dan klub, sukses menjadi magnet bagi masyarakat dan talenta muda berbakat di Bumi Pesilat. Dalam sambutan penutupnya, Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh […]

    Bagikan
  • 6 Jenazah Korban Longsor Trenggalek Berhasil Ditemukan

    6 Jenazah Korban Longsor Trenggalek Berhasil Ditemukan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan empat korban terakhir tanah longsor yang terjadi di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Dengan penemuan pada Sabtu (24/05/2025), operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Empat korban yang ditemukan pada hari keenam pencarian adalah Nitin (36), Torik (2), Tulus (65), dan […]

    Bagikan
expand_less