Berita Terkini
Trending Tags

Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekolah Rakyat Madiun siap sambut siswa asal Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 90 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo akan menjalani pendidikan tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat permanen Madiun. Kebijakan tersebut ditempuh karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Ponorogo masih berlangsung.

Para siswa dijadwalkan diberangkatkan secara serentak pada 14 Juli mendatang. Selain mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), mereka juga akan diperkenalkan dengan lingkungan asrama melalui kegiatan open house. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi keberangkatan ditanggung Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersama pihak Sekolah Rakyat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat cukup tinggi. Namun, pada tahun ajaran pertama ini kuota penerimaan masih terbatas karena sekolah masih berstatus rintisan.

“Program ini luar biasa sehingga tidak semua pendaftar bisa diterima. Semua melalui proses seleksi,” ujarnya.

Ia mengingatkan para siswa agar tidak merasa rendah diri karena bersekolah di Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh nama sekolah, melainkan kesungguhan dalam menuntut ilmu.

“Saya sudah menyampaikan kepada anak-anak, masa depan bukan ditentukan dari di mana kalian belajar, tetapi bagaimana kalian belajar dengan sungguh-sungguh. Saya yakin mereka bisa menjadi anak-anak yang sukses,” katanya.

Lisdyarita juga meminta orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya selama menjalani pendidikan berasrama. Menurutnya, keikhlasan keluarga menjadi modal penting agar siswa dapat fokus belajar.

“Yang terpenting orang tua ikhlas menitipkan anaknya di Sekolah Rakyat. Kalau sudah ikhlas, anak-anak akan belajar dengan baik dan mempersiapkan masa depannya. Jangan sampai setelah masuk kemudian dibawa pulang lagi,” ujarnya.

Ia mengaku memahami perasaan orang tua yang harus berpisah dengan anak. Namun, menurutnya sistem pendidikan dan pola pengasuhan di Sekolah Rakyat telah dipersiapkan dengan baik sehingga para siswa dapat belajar dengan nyaman.

“Saya juga terharu melihat dedikasi para guru. Mereka bekerja dengan luar biasa untuk mendampingi anak-anak. Bahkan beberapa siswa sudah dipersiapkan mengikuti program hingga ke luar negeri,” tambahnya.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati, menjelaskan pembelajaran di Madiun tidak akan berbeda dengan Sekolah Rakyat lainnya karena menggunakan kurikulum nasional yang sama.

“Di mana pun anak-anak belajar tidak menjadi persoalan. Kurikulum dan metode pembelajaran Sekolah Rakyat berlaku sama di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menurut Devit, fasilitas di Sekolah Rakyat Madiun telah siap sekitar 90 persen. Ruang kelas, asrama, masjid, hingga aula telah disiapkan untuk menyambut peserta didik baru.

Sebanyak 90 siswa asal Ponorogo akan bergabung dengan sekitar 270 siswa asal Madiun, sehingga total terdapat 360 siswa yang mengikuti pembelajaran di lokasi tersebut. Orang tua tetap diberi kesempatan menjenguk anak sesuai jadwal yang telah ditetapkan pihak sekolah.

Untuk mendampingi siswa selama berada di asrama, Ponorogo juga menugaskan enam wali asuh dan wali asrama yang berdomisili di Madiun. Mereka akan berkoordinasi dengan tenaga pendidik dan guru tamu yang direkrut Pemerintah Kabupaten Madiun.

Salah seorang calon siswa, Sabrina Septianasari, mengaku mantap bergabung dengan Sekolah Rakyat karena ingin membantu meringankan beban ekonomi keluarganya. Siswi yang sebelumnya bersekolah di MA Miftahul Ulum itu mengetahui informasi program tersebut dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Saya ingin tidak membebani ibu dan belajar mandiri. Karena sekolahnya gratis, saya tertarik masuk Sekolah Rakyat. Insyaallah saya siap berangkat ke Madiun,” tuturnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun Digeledah KPK

    Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun Digeledah KPK

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hanya menggeledah rumah milik tersangka dr. Yunus Mahatma yang berada di Kota Madiun. Namun, rumah Agus Pramono Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo di Jalan Mangku Prajan II No. 08, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (13/11/2025) malam juga diperiksa KPK. Diketahui, Agus Pramono juga […]

    Bagikan
  • 93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melantik dan mengambil sumpah janji 93 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi tersebut digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (9/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Madiun untuk menegaskan kembali pentingnya disiplin dalam birokrasi. Kepala Badan Kepegawaian dan […]

    Bagikan
  • Tempat Hiburan Malam (THM) Wajib Tutup Selama Bulan Puasa Ramadhan

    Tempat Hiburan Malam (THM) Wajib Tutup Selama Bulan Puasa Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengeluarkan sejumlah kebijakan selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025. Salah satu berkaitan dengan operasional tempat hiburan malam (THM) yang wajib tutup. Hal itu tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwal) Madiun nomor 1/2025. “Jadi sampai 31 Maret nanti THM sementara tutup dulu. Seperti tahun-tahun lalu untuk menghormati bulan suci […]

    Bagikan
  • Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

    Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang pemuda asal Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan menghilang saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan. Hingga Minggu (19/7/2026), keberadaan Femas Yani Arianto (22) belum diketahui dan keluarganya mengaku kehilangan kontak sejak ia berangkat. Kasus hilangnya Femas menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Dalam unggahan […]

    Bagikan
  • Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

    Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan (DLHKP) Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam. Meskipun belasan unit TPS 3R telah dibangun, pelaksanaan di lapangan dinilai belum mencerminkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tercatat sedikitnya 22 titik TPS 3R telah berdiri di berbagai wilayah Magetan. Selain […]

    Bagikan
  • TPA Winongo Bakal Jadi Kebun Buah, Solusi untuk Ketahanan Pangan 

    TPA Winongo Bakal Jadi Kebun Buah, Solusi untuk Ketahanan Pangan 

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mempunyai gebrakan baru, yaitu dengan memanfaatkan gunung sampah yang ada di TPA Winongo menjadi gunung buah dan piramida. Gebrakan ini menjadi sebuah konsep pertanian perkotaan yang menggabungkan pertanian produktif dengan penanganan sampah berkelanjutan. Menurut Maidi, seluruh tanaman dan infrastruktur penanaman telah siap. Buah-buahan tidak ditanam langsung […]

    Bagikan
expand_less