Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekolah Rakyat Madiun siap sambut siswa asal Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 90 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo akan menjalani pendidikan tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat permanen Madiun. Kebijakan tersebut ditempuh karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Ponorogo masih berlangsung.

Para siswa dijadwalkan diberangkatkan secara serentak pada 14 Juli mendatang. Selain mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), mereka juga akan diperkenalkan dengan lingkungan asrama melalui kegiatan open house. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi keberangkatan ditanggung Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersama pihak Sekolah Rakyat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan minat masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat cukup tinggi. Namun, pada tahun ajaran pertama ini kuota penerimaan masih terbatas karena sekolah masih berstatus rintisan.

“Program ini luar biasa sehingga tidak semua pendaftar bisa diterima. Semua melalui proses seleksi,” ujarnya.

Ia mengingatkan para siswa agar tidak merasa rendah diri karena bersekolah di Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh nama sekolah, melainkan kesungguhan dalam menuntut ilmu.

“Saya sudah menyampaikan kepada anak-anak, masa depan bukan ditentukan dari di mana kalian belajar, tetapi bagaimana kalian belajar dengan sungguh-sungguh. Saya yakin mereka bisa menjadi anak-anak yang sukses,” katanya.

Lisdyarita juga meminta orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya selama menjalani pendidikan berasrama. Menurutnya, keikhlasan keluarga menjadi modal penting agar siswa dapat fokus belajar.

“Yang terpenting orang tua ikhlas menitipkan anaknya di Sekolah Rakyat. Kalau sudah ikhlas, anak-anak akan belajar dengan baik dan mempersiapkan masa depannya. Jangan sampai setelah masuk kemudian dibawa pulang lagi,” ujarnya.

Ia mengaku memahami perasaan orang tua yang harus berpisah dengan anak. Namun, menurutnya sistem pendidikan dan pola pengasuhan di Sekolah Rakyat telah dipersiapkan dengan baik sehingga para siswa dapat belajar dengan nyaman.

“Saya juga terharu melihat dedikasi para guru. Mereka bekerja dengan luar biasa untuk mendampingi anak-anak. Bahkan beberapa siswa sudah dipersiapkan mengikuti program hingga ke luar negeri,” tambahnya.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati, menjelaskan pembelajaran di Madiun tidak akan berbeda dengan Sekolah Rakyat lainnya karena menggunakan kurikulum nasional yang sama.

“Di mana pun anak-anak belajar tidak menjadi persoalan. Kurikulum dan metode pembelajaran Sekolah Rakyat berlaku sama di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menurut Devit, fasilitas di Sekolah Rakyat Madiun telah siap sekitar 90 persen. Ruang kelas, asrama, masjid, hingga aula telah disiapkan untuk menyambut peserta didik baru.

Sebanyak 90 siswa asal Ponorogo akan bergabung dengan sekitar 270 siswa asal Madiun, sehingga total terdapat 360 siswa yang mengikuti pembelajaran di lokasi tersebut. Orang tua tetap diberi kesempatan menjenguk anak sesuai jadwal yang telah ditetapkan pihak sekolah.

Untuk mendampingi siswa selama berada di asrama, Ponorogo juga menugaskan enam wali asuh dan wali asrama yang berdomisili di Madiun. Mereka akan berkoordinasi dengan tenaga pendidik dan guru tamu yang direkrut Pemerintah Kabupaten Madiun.

Salah seorang calon siswa, Sabrina Septianasari, mengaku mantap bergabung dengan Sekolah Rakyat karena ingin membantu meringankan beban ekonomi keluarganya. Siswi yang sebelumnya bersekolah di MA Miftahul Ulum itu mengetahui informasi program tersebut dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Saya ingin tidak membebani ibu dan belajar mandiri. Karena sekolahnya gratis, saya tertarik masuk Sekolah Rakyat. Insyaallah saya siap berangkat ke Madiun,” tuturnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Berbasis Data, Mensos Ingatkan Jangan Ada Praktik Koruptif

    Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Berbasis Data, Mensos Ingatkan Jangan Ada Praktik Koruptif

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan penerimaan siswa Sekolah Rakyat (SR) tidak dilakukan melalui pendaftaran terbuka. Calon siswa terlebih dahulu dijangkau berdasarkan data sosial ekonomi, kemudian menjalani asesmen dan proses verifikasi sebelum ditetapkan sebagai peserta didik. Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan Sekolah Rakyat benar-benar menyasar anak dari keluarga yang masuk kelompok sosial […]

    Bagikan
  • Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Tim SAR gabungan berhasil menemukan M. Maulana Rifai (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore setelah dua hari proses pencarian dilakukan. Korban yang merupakan santri Pondok Pesantren […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Pastikan PBB Tak Naik, Bunda Nanik: “Jangan Sampai Memberatkan Rakyat”

    Pemkab Magetan Pastikan PBB Tak Naik, Bunda Nanik: “Jangan Sampai Memberatkan Rakyat”

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kabupaten Magetan bisa sedikit bernapas lega. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan tidak akan ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun ini. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti. “Pajak bumi dan bangunan di Magetan nggak naik, mas,” tegas Bunda Nanik, sapaan akrabnya. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • Kawasan PRC Terendam Usai Hujan Deras, Ini Penyebabnya

    Kawasan PRC Terendam Usai Hujan Deras, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras yang mengguyur Kota Madiun pada Minggu malam (21/09/2025) mengakibatkan meluapnya air di Saluran Sumber Umis. Air sempat merendam kawasan di sekitar ikon menara Eiffel hingga kincir Belanda di area Pahlawan Religi Center (PRC). Namun, sekitar 1 jam air mulai surut. Mendengar kabar tersebut, Wali Kota Madiun Maidi langsung […]

    Bagikan
  • Lantai 2 Pasar Besar Madiun Sepi, Pemkot Siapkan Konsep Baru untuk Tarik Pengunjung

    Lantai 2 Pasar Besar Madiun Sepi, Pemkot Siapkan Konsep Baru untuk Tarik Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyiapkan rencana penataan kembali lantai 2 Pasar Besar Madiun (PBM) yang selama ini dinilai masih sepi pengunjung. Pemkot berencana menyusun konsep baru agar area tersebut kembali memiliki daya tarik bagi masyarakat. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun usai meninjau langsung […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah pertama ajang UI GreenCityMetric 2025, sebuah forum penilaian kota berkelanjutan yang digagas Universitas Indonesia. Pengumuman sekaligus penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hotel Mercure, Kamis (02/10/2025), diikuti oleh 71 pemerintah daerah dari berbagai penjuru tanah air. Wali Kota Madiun, Maidi, mendapat kesempatan membuka […]

    Bagikan
expand_less