Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

PPPK Paruh Waktu Magetan Menunggu SK Terbit, Formasi CPNS 2026 Belum Ada Juknis

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 431
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PPPK Paruh Waktu dan calon pelamar CPNS, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur di Kabupaten Magetan memasuki tahap krusial pada akhir 2025. Setelah melalui sejumlah tahapan administrasi dan verifikasi, ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK). Sementara formasi CPNS tahun 2026 belum dapat diumumkan karena belum adanya petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

Berdasarkan data resmi BKPSDM Magetan, terdapat 1.122 formasi PPPK Paruh Waktu yang dibuka tahun anggaran 2025. Formasi tersebut didominasi oleh tenaga teknis, antara lain 1.010 posisi Operator Layanan Operasional, 74 Pengelola Umum Operasional, serta formasi guru seperti Guru Kelas SD dan Guru Agama Islam.

Sebelumnya, Pemkab Magetan juga telah mengusulkan 1.125 tenaga honorer sebagai calon PPPK Paruh Waktu, terdiri dari 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Proses pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) serta unggah dokumen telah dilakukan melalui portal SSCASN.

Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa proses PPPK Paruh Waktu kini berada pada fase akhir. “PPPK paruh waktu saat ini proses penerbitan SK,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Ia menegaskan bahwa penerbitan SK dilakukan bertahap setelah seluruh dokumen diverifikasi dan diusulkan penetapan nomor induk PPPK kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Di sisi lain, rangkaian seleksi CPNS formasi tahun 2024 yang digelar Pemkab Magetan telah tuntas. Dari 3.204 pelamar, sebanyak 2.717 dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Setelah integrasi nilai SKD dan SKB, sebanyak 227 peserta resmi diangkat sebagai CPNS dan telah menerima SK pengangkatan pada bulan April 2025.

Para ASN tersebut kemudian mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) serta program Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT). Meski seleksi CPNS 2024 telah usai, masyarakat Magetan masih menunggu kabar pembukaan formasi CPNS tahun 2026. Namun hingga kini, pemerintah daerah belum dapat menyampaikan detail formasi maupun jumlah kebutuhan ASN baru. “Formasi CPNS 2026 belum ada petunjuk teknisnya,” tegas Masruri.

Ia menyampaikan bahwa Pemkab Magetan masih menunggu regulasi resmi dari Kementerian PAN-RB sebelum bisa menetapkan jumlah kebutuhan dan jenis formasi yang akan dibuka. Tanpa petunjuk teknis tersebut, pemerintah daerah belum memiliki kewenangan untuk mengajukan formasi.

BKPSDM Magetan mengimbau masyarakat, terutama peserta PPPK Paruh Waktu dan calon pelamar CPNS, untuk terus memantau situs resmi BKPSDM dan kanal informasi pemerintah daerah guna mendapatkan informasi resmi dan terverifikasi. “Semua informasi akan diumumkan melalui kanal resmi, supaya tidak terjadi kesalahpahaman,” tambah Masruri.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Kota Madiun Kembali Lelang Pengelolaan Parkir, Berhasilkah ?

    Dishub Kota Madiun Kembali Lelang Pengelolaan Parkir, Berhasilkah ?

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan Kota Madiun tengah berfikir keras terkait persoalan pengelolaan parkir tepi jalan. Beberapa tahun terakhir, proses lelang parkir tepi jalan umum selalu gagal. Sesuai rencana, Dishub bakal kembali melakukan lelang tahun 2026 ini. “Saat ini sedang proses persiapan untukk lelang. Dokumen-dokumen sedang kami siapkan dan koordinasi dengan instansi terkait,” […]

    Bagikan
  • Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kekhawatiran akan punahnya populasi ayam hutan hijau (Gallus varius) di alam liar, sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hadi Nasirin (34), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, sukses menangkarkan ayam endemik khas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut di pekarangan rumahnya. […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 164
    • 0Komentar

     Sinergia | Jakarta – Dr. Maidi dan F Bagus Panuntun telah resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Wali Kota Madiun. Prosesi pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto serentak kepada 961 kepala dan wakil kepala daerah di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Usai dilantik, Wali Kota Madiun, Maidi tidak langsung kembali ke Kota Pecel.  Maidi akan […]

    Bagikan
  • Longsor Timpa Rumah Kades Ngebel, Empat Warga Luka-Luka

    Longsor Timpa Rumah Kades Ngebel, Empat Warga Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (17/5), mengakibatkan tebing setinggi 10 meter longsor dan menimpa dapur rumah Kepala Desa Ngebel, Suprianto. Akibat kejadian ini, empat orang mengalami luka-luka, termasuk anak kepala desa. Endah Maya Sari, istri kepala desa sekaligus salah satu korban, menceritakan bahwa saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Dinkes Ngawi Temukan 19 Suspek Campak, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

    Dinkes Ngawi Temukan 19 Suspek Campak, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi mencatat sebanyak 19 kasus suspek campak selama periode Januari hingga awal April 2026. Hingga kini, belum ada kasus yang dinyatakan positif setelah melalui pemeriksaan laboratorium. Kasus-kasus tersebut terdeteksi dari hasil pemantauan di berbagai fasilitas kesehatan (Faskes), khususnya pada pasien yang mengalami gejala demam dan ruam. Tim […]

    Bagikan
  • Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Madiun per tahun 2025 alami penurunan. Ini seiring dengan jumlah warga yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) alami penurunan tiga tahun berturut-turut. Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial, Dedy Anggoro menyebutkan pada 2024 jumlah DTKS wilayah […]

    Bagikan
expand_less