Berita Terkini
Trending Tags

TPA Winongo Diprediksi Penuh Dua Bulan Lagi, Ketua DPRD Kota Madiun Desak Pemkot Percepat Penanganan Sampah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD dorong percepatan penanganan sampah Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun, diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga dua bulan ke depan. Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kota Madiun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun segera mempercepat langkah penanganan agar persoalan sampah tidak berkembang menjadi krisis lingkungan.

Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mengatakan, pengelolaan sampah menjadi salah satu program prioritas Pemkot Madiun. Karena itu, DPRD turut mendorong edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi dan praktik pengelolaan sampah rumah tangga bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Program pengelolaan sampah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Madiun. Karena itu kami menghadirkan DLH untuk memberikan sosialisasi sekaligus praktik pengelolaan sampah rumah tangga,” kata Armaya, Jumat (7/8/2026).

Politikus yang akrab disapa Yayak itu menjelaskan, keterbatasan kapasitas TPA Winongo membuat upaya pengurangan volume sampah tidak bisa lagi ditunda. Saat ini, timbunan sampah yang masuk ke TPA mencapai sekitar 120 ton per hari.

Jumlah tersebut bahkan dapat meningkat menjadi 130 hingga 140 ton per hari saat Kota Madiun menggelar kegiatan berskala besar, seperti karnaval maupun berbagai event yang menghadirkan banyak pengunjung.

Menurut Armaya, gerakan memilah sampah dari rumah diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA hingga 20 persen. Dengan demikian, usia operasional TPA Winongo dapat diperpanjang sembari menyiapkan solusi jangka panjang.

“Kalau program ini berjalan, volume sampah yang masuk ke TPA bisa berkurang. Dampaknya, kapasitas penampungan akan lebih panjang,” ujarnya.

Armaya menambahkan, hasil sosialisasi bersama DLH akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sampah ke depan. Evaluasi tersebut juga akan menjadi dasar dalam penyediaan sarana dan prasarana pendukung guna merealisasikan target Zero Waste 2027.

Ia menegaskan, keberhasilan program penanganan sampah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Persoalan penanganan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat,” tuturnya.

Selain itu, DPRD akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program persampahan agar anggaran yang telah dialokasikan benar-benar memberikan hasil yang optimal.

“Kami akan memaksimalkan fungsi pengawasan agar anggaran yang sudah dialokasikan benar-benar menghasilkan program yang efektif dan berdampak,” tegasnya.

Pada 2026, Pemerintah Kota Madiun mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk program yang dikelola DLH. DPRD memastikan pagu anggaran tersebut akan ditingkatkan pada tahun depan guna memperkuat berbagai program pengelolaan sampah, termasuk mendukung target Zero Waste 2027.

“Alokasi anggaran tahun depan untuk DLH sudah pasti ditambah. Dalam KUA-PPAS juga sudah dicantumkan. Tinggal nanti peruntukannya untuk apa saja akan dibahas lebih lanjut,” pungkas Armaya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto membuat gebrakan. Program Bhakti Sosial Terpadu, yang biasa dikenal dengan sebutan BST, telah tamat. Mulai tahun 2026 ini, program unggulan Pemerintah Kabupaten Madiun, yaitu BST,  berubah nama menjadi Bhakti Harmoni atau Bahana Bersahaja. Perubahan ini merupakan kelanjutan dari program unggulan yang telah dimulai sejak jaman Bupati […]

    Bagikan
  • Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

    Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun menanggapi terkait keberadaan warung di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo yang diduga lokasi prostitusi. Apalagi, warung remang-remang itu mendapatkan protes dari puluhan warga pada Senin (05/05/2025). Lebih ironisnya, ditemukan 13 pekerja seks komersial (PSK) positif HIV dari hasil […]

    Bagikan
  • Kuli Bangunan di Ponorogo Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor

    Kuli Bangunan di Ponorogo Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor hanya dalam waktu kurang dari empat jam setelah kejadian berlangsung. Pelaku diketahui adalah Muchsin alias Paimin (59), warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Muchsin, yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunanini tertangkap tangan saat hendak membuat kunci duplikat sepeda motor hasil curiannya. […]

    Bagikan
  • Koordinasi Solid, Paguyuban SPPG Madiun Bakal Audensi Dengan APH dan DPRD

    Koordinasi Solid, Paguyuban SPPG Madiun Bakal Audensi Dengan APH dan DPRD

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab ​Madiun. Puluhan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Madiun resmi memperkuat barisan dengan membentuk sebuah paguyuban, Sabtu (04/04/2026). Bahkan dalam waktu dekat menjadwalkan audiensi dengan Bupati Madiun, jajaran DPRD, hingga unsur penegak hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya kolektif untuk menjamin […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

    DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 Kota Madiun menghadapi tantangan besar. Pemerintah pusat berencana memangkas alokasi transfer keuangan daerah (TKD) hingga sekitar Rp168 miliar. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyampaikan, hingga saat ini Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum menggelar pertemuan […]

    Bagikan
  • Kejurprov Balap Motor di Sirkuit Magetan Masih Tunggu Kepastian Resmi Pemprov Jatim

    Kejurprov Balap Motor di Sirkuit Magetan Masih Tunggu Kepastian Resmi Pemprov Jatim

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) balap motor di Sirkuit Magetan hingga kini belum memperoleh kepastian final dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kendati sirkuit tersebut sebelumnya telah dinyatakan layak menjadi tuan rumah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan belum dapat melangkah ke tahap persiapan menyeluruh tanpa adanya surat resmi. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga […]

    Bagikan
expand_less