Petugas Damkar Madiun Evakuasi Anak Kambing Di Sumur Sedalam 20 Meter
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 43
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Madiun, mengevakuasi seekor anak kambing yang tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 20 meter di Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu, Senin (2/11/2026) pagi. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam, namun anak kambing berusia satu setengah bulan tersebut ditemukan sudah dalam kondisi mati.
Peristiwa itu bermula ketika anak kambing milik Listyono terlepas dari kandang induknya sekitar pukul 06.00 WIB. Tanpa diketahui pemiliknya, hewan tersebut kemudian terperosok ke dalam sumur yang berada di sekitar rumah.
Mengetahui kambingnya tercebur, pemilik kemudian meminta bantuan petugas Damkar Kabupaten Madiun melalui layanan call center.
Petugas yang tiba di lokasi langsung berupaya melakukan evakuasi. Namun, proses penyelamatan tidak berjalan mudah karena kondisi sumur cukup dalam dengan diameter hanya sekitar 60 sentimeter.
Petugas Damkar Kabupaten Madiun, Heri Kusumajaya, mengatakan timnya harus menggunakan peralatan sederhana berupa tali dan bambu untuk mengangkat bangkai kambing dari dasar sumur.

“Kendalanya karena tidak tersedia peralatan khusus. Kami berusaha menggunakan tali untuk menjerat kambing. Karena kondisinya sudah meninggal, kami menggunakan bambu untuk membantu mengangkatnya,” ujar Heri.
Upaya pertama menggunakan keranjang tidak membuahkan hasil lantaran ukurannya terlalu sempit untuk mengangkat tubuh anak kambing dari dalam sumur.
Petugas kemudian mengubah metode evakuasi dengan menjerat tubuh kambing menggunakan tali yang dibantu bambu. Setelah melalui proses sekitar satu jam, bangkai kambing akhirnya berhasil diangkat ke permukaan.
Heri menambahkan, berdasarkan informasi dari pemilik, kedalaman sumur mencapai sekitar 20 meter. Sempitnya diameter sumur juga menjadi kendala tersendiri bagi petugas selama proses evakuasi.
Sementara itu, pemilik kambing, Listyono, mengatakan anak kambing tersebut sebelumnya dalam kondisi sehat dan cukup lincah. Hewan itu diduga terlepas dari induknya sebelum akhirnya tercebur ke sumur.
Setelah berhasil dievakuasi, bangkai kambing langsung diserahkan kepada pemilik untuk selanjutnya dikuburkan.
Petugas Damkar Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat agar memastikan sumur di sekitar rumah tertutup dengan penutup yang kuat dan aman. Langkah tersebut penting untuk mencegah kecelakaan serupa, baik yang melibatkan hewan peliharaan maupun manusia. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Krz/Diez





