Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Relokasi 164 Pedagang Pasar Sayur Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Rencana relokasi 164 pedagang yang selama ini berjualan di pelataran Pasar Sayur Magetan memasuki tahap konsolidasi lanjutan. Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan proses penataan ini tidak hanya memindahkan pedagang ke Los Baru di Jalan Tembus Timur. Namun, juga menyiapkan ekosistem perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Selama bertahun-tahun, para pedagang termasuk pedagang etek Lawu menempati area terbuka tanpa perlindungan memadai. Mereka kerap berjualan dalam kondisi terpapar panas matahari ataupun hujan. Dengan perpindahan ke bangunan permanen di Los Baru, pedagang diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih aman karena fasilitas penerangan dan bangunan yang lebih representatif telah disediakan.

Kepala Disperindag Magetan, Sucipto, menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Magetan telah menjalin komunikasi intensif dengan paguyuban pedagang untuk memastikan relokasi berjalan lancar.

“Kami berterima kasih karena kini sudah ada paguyuban sehingga komunikasi lebih jelas. Permintaan pedagang sudah kami catat dan akan kami koordinasikan dengan Bupati. Untuk waktu pemindahan, kami masih akan melakukan pemetaan dan pengukuran ulang, termasuk pembagian zona pedagang,” ujar Sucipto

Image Not Found
Lokasi Pasar sayur magetan baru. Foto : Kus-Sinergia

Paguyuban Pedagang Malam serta Paguyuban Etek Lawu meminta jaminan bahwa area lama benar-benar akan disterilkan dari aktivitas perdagangan setelah relokasi berlangsung. Kekhawatiran terbesar mereka adalah kemungkinan adanya pedagang baru yang mengambil alih lokasi lama.

Permintaan pedagang terkait ukuran los juga menjadi perhatian. Meskipun ukuran standar telah ditetapkan, Disperindag akan mengukur ulang bersama perwakilan paguyuban mengingat kebutuhan setiap pedagang tidak sama.

Isu paling krusial yang mengemuka adalah akses jalan menuju Los Baru. Para pedagang menilai area baru akan sulit berkembang jika jalur selatan dan utara tetap buntu. Tanpa arus mobilitas pembeli, mereka khawatir omzet penjualan akan merosot.

Garjito, salah satu perwakilan pedagang, menegaskan bahwa akses jalan adalah syarat utama keberlangsungan usaha.

“Kalau jalan itu buntu, pasar tidak akan hidup. Pembeli butuh akses. Kami minta jalur selatan dibuka sampai tembus ke utara dulu. Itu permintaan kami yang paling penting,” ujarnya.

Sejumlah pedagang meminta agar pembangunan akses jalan dilakukan sebelum relokasi dimulai. Mereka menilai keberhasilan penataan kawasan tidak hanya bergantung pada bangunan, tetapi juga pada kelancaran sirkulasi pengunjung.

Saat ini, jumlah pedagang yang sudah terdata di dalam los mencapai 88 orang, dengan total keseluruhan pedagang mencapai 164 orang. Disperindag menegaskan bahwa zonasi akan ditata kembali agar tidak terjadi tumpang tindih dan agar area pasar bisa berfungsi secara optimal.

Pemerintah Kabupaten Magetan berharap langkah relokasi ini dapat mengakhiri praktik jual beli di area terbuka yang rentan menimbulkan kemacetan, kesemrawutan, dan persoalan kebersihan. Dengan komunikasi yang kini lebih terbuka melalui paguyuban, proses penataan diharapkan berjalan lebih humanis dan tidak menyingkirkan pedagang.(Kus/Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun Play Button photo_camera 3

    Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu Ketua Umum (Ketum) Muhammad Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun pada Kamis (05/02/2026). Personil gabungan mencoba melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Madiun seperti di Jembatan Ngebrak dari Takeran Magetan ke Josenan Kota Madiun serta Jembatan Sambirejo Jiwan yang menuju […]

    Bagikan
  • Satpol PP Tertibkan Pengamen, Tingkatkan Kenyamanan Masyarakat

    Satpol PP Tertibkan Pengamen, Tingkatkan Kenyamanan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyusul meningkatnya jumlah pengamen yang berkeliaran di Kota Madiun pada bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, Pemerintah Kota Madiun melalui Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan operasi penertiban pada Kamis Malam (6/3/2025). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menertibkan enam pengamen yang sedang beraksi di sejumlah lokasi, terutama di Jalan […]

    Bagikan
  • Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upaya meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Madiun terus dilakukan. Salah satunya melalui penerapan metode GASING yakni Gampang, Asyik, Menyenangkan yang diperkenalkan kepada para guru di Kecamatan Saradan dan Gemarang. Metode pembelajaran yang menekankan langkah berhitung cepat dan logis ini diperkenalkan melalui pelatihan pengimbasan di Gedung Korwil 1 […]

    Bagikan
  • Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    Sertijab Wali Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Bakal Tancap Gas

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Serah terima jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun resmi dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (3/3/2025). Dari Penjabat (Pj) Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto kepada Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun. Sertijab yang digelar di Gedung Paripurna ini dipimpin […]

    Bagikan
  • 3 Rumah Warga di Desa Durenan Gemarang Tertimpa Tanah Longsor

    3 Rumah Warga di Desa Durenan Gemarang Tertimpa Tanah Longsor

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, pada Sabtu (15/3/2025), mengakibatkan beberapa desa di Kabupaten Madiun terendam banjir. Tidak hanya banjir, hujan yang terjadi juga mengakibatkan bencana tanah longsor. Seperti yang terjadi di Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, tanah longsor menimpa tiga rumah warga. Sebagai langkah cepat penanganan untuk membantu warga terdampak, […]

    Bagikan
  • Mobil Pick Up Hangus Terbakar Diduga Terkena Percikan Mesin Gerinda

    Mobil Pick Up Hangus Terbakar Diduga Terkena Percikan Mesin Gerinda

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah mobil pick up milik warga Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo, ludes terbakar pada Jumat (9/5/2025) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB atau menjelang waktu salat Jumat itu sempat membuat warga panik karena kobaran api yang cukup besar. Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari mesin […]

    Bagikan
expand_less