Berita Terkini
Trending Tags

Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Magetan gelar musrenbang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Forum yang digelar pada (21/08/2025) itu mempertemukan Pemkab, DPRD, serta sejumlah pemangku kepentingan, dan menghasilkan kesepakatan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan jangka menengah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan visi besar pembangunan: “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan.” Visi tersebut dijabarkan dalam tujuh misi strategis (Sapta Karsa), mulai dari:

– Peningkatan kualitas SDM,

– Penguatan sektor pertanian,

– Pembangunan birokrasi yang transparan,

– Pengentasan kemiskinan,

– Pembangunan infrastruktur strategis,

– Dan penataan ruang publik yang lebih merata.

“Magetan masih bertumpu pada pertanian, perdagangan, dan industri pengolahan. Tantangan kita adalah meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, serta menekan pengangguran dan kemiskinan,” kata Nanik.

Kepala Bappeda Jawa Timur, Ir. Mohammad Yasin, menekankan bahwa RPJMD Magetan harus selaras dengan arah pembangunan provinsi: “Bersama Jawa Timur Maju yang Adil, Makmur, Unggul, dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Ia menilai sinergi antara pusat, provinsi, dan daerah merupakan syarat mutlak agar program pembangunan berjalan efektif.

Sejumlah program prioritas yang diusung Pemkab Magetan antara lain:

• Bidang pendidikan & kesehatan: beasiswa kuliah bagi keluarga miskin dan penguatan Posyandu.

• Bidang ekonomi: pengembangan pertanian organik, hilirisasi produk unggulan berbasis UMKM.

• Bidang perdagangan: revitalisasi Pasar Sayur, relokasi Pasar Hewan Parang, hingga penataan Pasar Burung dan Hutan Kota Stadion.

• Bidang ruang publik: pembangunan Urban Green Active Park, taman hijau multifungsi dengan fasilitas jogging track, Wi-Fi publik, dan edukasi lingkungan.

Selain itu, Pemkab menyiapkan program pemberdayaan masyarakat di tingkat RT dengan dana Rp3–5 juta per tahun, serta agenda pelestarian seni budaya dan penguatan harmoni sosial.

Musrenbang ini menjadi bagian dari konsolidasi tahapan perencanaan. Rancangan akhir RPJMD 2025–2029 akan dibahas bersama DPRD sebelum ditetapkan sebagai Peraturan Daerah, dengan target finalisasi paling lambat November 2025.

Dengan arah pembangunan baru tersebut, Pemkab menargetkan penurunan angka kemiskinan, perbaikan ketimpangan, dan peningkatan kualitas hidup warga Magetan dalam lima tahun mendatang.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Madiun yang menjerat Wali Kota nonaktif, Maidi menjadi keprihatinan kalangan Legislatif. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun, Armaya menilai perkara tersebut menjadi peringatan keras birokrasi di Kota Pendekar. Pasalnya, peristiwa itu dinilai bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap […]

    Bagikan
  • Angka Kemiskinan Kota Madiun Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun

    Angka Kemiskinan Kota Madiun Turun ke Level Terendah dalam 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tingkat kemiskinan di Kota Madiun menunjukkan penurunan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, angka kemiskinan tercatat sebesar 3,89 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,38 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan capaian tersebut merupakan angka kemiskinan terendah sepanjang 10 tahun terakhir. […]

    Bagikan
  • 462 Atlet Ikuti Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I di Kota Madiun

    462 Atlet Ikuti Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 462 atlet bulu tangkis dari berbagai kelompok usia meramaikan Turnamen Bulu Tangkis Dabo Battlefield I yang digelar di GOR Bulu Tangkis Wilis, Kota Madiun Senin (2/2/2026). Ajang ini tercatat sebagai salah satu turnamen bulu tangkis terbesar di Kota Madiun dan menjadi wadah pembinaan serta kompetisi bagi atlet muda hingga […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Targetkan Angka Harapan Hidup di Angka 80 Tahun

    Pemkot Madiun Targetkan Angka Harapan Hidup di Angka 80 Tahun

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP & PA) Kota Madiun menggelar kegiatan senam bersama dalam rangka memperingati Hari Lansia. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 2.436 lansia dari seluruh wilayah Kota Madiun, Selasa (28/05/2025). Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Wali Kota […]

    Bagikan
  • Harga Ayam Potong di Pasar Legi Ponorogo Naik Hingga Rp. 37 Ribu

    Harga Ayam Potong di Pasar Legi Ponorogo Naik Hingga Rp. 37 Ribu

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga ayam potong di Pasar Legi Ponorogo kembali merangkak naik. Pada Jumat (12/09/2025), harga tercatat mencapai Rp. 37 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya harga hanya berkisar Rp.30 ribu per kilogram. Srikatin, salah seorang pembeli sekaligus penjual nasi goreng, mengaku tetap membeli meski harga naik signifikan. Ia memilih pasrah karena kebutuhan dagangan […]

    Bagikan
  • Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria asal Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, M. Mulyanto (51), kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah kedapatan memberikan laporan palsu ke polisi. Yang bersangkutan sebelumnya mengaku menjadi korban perampokan saat membawa uang selamatan sebesar Rp. 12,4 juta. Namun, belakangan terungkap, uang tersebut justru ia habiskan untuk […]

    Bagikan
expand_less