Berita Terkini
Trending Tags

Serapan Gabah Petani Lambat, DPRD Panggil Direksi Bulog Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas lambatnya serapan gabah oleh Perum Bulog Madiun. Hal itu sangat dikeluhkan para petani. Rapat yang berlangsung pada Rabu (26/03/2025) yang dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu Widayat ini juga menghadirkan perwakilan petani.

Wakil Ketua Petani Milenial, Husein Fata Mizani, menyoroti lambannya kinerja Bulog dalam menyerap gabah petani di Madiun. Padahal, program serapan gabah ini merupakan salah satu program unggulan swasembada pangan yang diinisiasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Namun, menurutnya, implementasi program tersebut belum berjalan maksimal dan belum sepenuhnya berpihak kepada petani.

“Di lapangan banyak kendala dan permasalahan, sehingga kami membawa isu ini ke RDP. Dengan kekuatan Bulog serta dukungan dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan, seharusnya ada upaya lebih dalam menekan pengusaha penggilingan besar agar dapat bekerja sama dengan Bulog,” ujar Husein.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Perum Bulog Madiun, Harisun, menjelaskan bahwa pihaknya telah mulai melakukan penyerapan gabah sesuai dengan instruksi Presiden yang berlaku sejak 25 Maret 2025. Hingga saat ini, Bulog Madiun telah menyerap sebanyak 2.171.841 kilogram atau 2.394 ton gabah dari petani.

“Setelah kami bertemu dengan berbagai pihak, ternyata ada sedikit miskomunikasi. Selama 58 tahun terakhir, Bulog menerima beras langsung di gudang, namun tahun ini kami diberikan tugas untuk menyerap gabah petani. Perubahan ini memang memerlukan penyesuaian,” jelas Harisun.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Foto : Dana – Sinergia

Harisun juga menekankan bahwa keterlambatan serapan gabah bukan semata-mata karena kendala prosedural, melainkan juga disebabkan oleh minimnya sarana dan prasarana, terutama fasilitas pengeringan gabah atau dryer.

“Permasalahan utama di Kabupaten Madiun adalah terbatasnya sarana pascapanen. Saat ini, hasil panen dari petani Madiun harus kami bawa ke Ngawi untuk dikeringkan karena fasilitas di sini belum memadai,” tambahnya.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu Widayat, menegaskan bahwa RDP ini merupakan respons terhadap aspirasi petani yang mengalami kesulitan dalam menjual hasil panennya ke Bulog.

“Berdasarkan laporan dari para petani, masih banyak hasil panen yang belum terserap oleh Bulog. Kami berharap ada solusi konkret agar tidak terjadi kendala serupa di masa mendatang. Kalau informasi dari Bulog, 3 hari ini sudah menyerap hingga 1.200 gabah petani,” kata Wahyu Widayat.

DPRD Kabupaten Madiun mendorong Bulog untuk bekerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Madiun serta pengusaha penggilingan padi dan pengering gabah lokal. “Tentu kolaborasi itu diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serapan gabah, sehingga petani tidak lagi mengalami kendala dalam menjual hasil panennya,” pungkas politisi PKB itu.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 yang jatuh pada Selasa (22/10/2025), siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Madiun menggelar apel peringatan di halaman MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
  • Proyek Strategis 2026, Wali Kota Maidi Targetkan Februari Masuk Lelang

    Proyek Strategis 2026, Wali Kota Maidi Targetkan Februari Masuk Lelang

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menekankan agar seluruh proyek strategis tahun 2026 masuk tahap lelang paling lambat Februari mendatang. Hal itu ditekankan dihadapan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam bimbingan teknis pengadaan barang/jasa pada Selasa (13/01/2026) di aula resto Ayam Pemuda Kota Madiun. Hal itu agar proyek dapat segera dikerjakan tidak mepet […]

    Bagikan
  • KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan

    KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, Sejumlah Kereta Api Alami Keterlambatan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah perjalanan kereta api (KA) mengalami keterlambatan setelah KA 68 Malabar relasi Bandung–Malang tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 295 Klaten, wilayah Daop 6 Yogyakarta, Kamis (27/8/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.25 WIB. Dampaknya, perjalanan KA Malabar dan sejumlah kereta api lain yang melintas di jalur tersebut ikut […]

    Bagikan
  • Balita di Kota Madiun Terkunci di Dalam Mobil, Petugas Damkar Lakukan Evakuasi

    Balita di Kota Madiun Terkunci di Dalam Mobil, Petugas Damkar Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang anak di Kota Madiun terkunci di dalam mobil orang tuanya yang terparkir di garasi pada Jumat (21/8/2026) malam. Petugas dari Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan evakuasi usai menerima laporan dari Putra Susilo Hutomo orang tua sang anak, warga Jalan Derkuku Kelurahan Nambangan kidul Kecamatan Manguharjo.  Hengky Wahyu […]

    Bagikan
  • Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Praktik pengangkatan anak secara ilegal menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun. Pemkab mengingatkan proses adopsi tidak boleh dilakukan sembarangan karena celah dalam prosedur dapat dimanfaatkan sebagai kedok perdagangan anak dan eksploitasi manusia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Madiun meminta kepala desa ikut menjadi tangan panjang pemerintah daerah dalam mengawasi sekaligus memberikan edukasi kepada […]

    Bagikan
expand_less