Berita Terkini
Trending Tags

Ruwatan Massal di RRI Madiun, Puluhan Peserta Ikuti Tradisi Memohon Keselamatan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan peserta ikuti ruwatan massal di RRI Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan warga dari berbagai daerah mengikuti ruwatan massal yang digelar Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Madiun dalam rangkaian Gelar Budaya, Minggu (28/6/2026). Tradisi yang masih mendapat tempat di hati masyarakat ini menjadi sarana untuk memohon keselamatan sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa.

Sebanyak 42 peserta atau sukerta mengikuti prosesi ruwatan. Mereka tidak hanya berasal dari Madiun, tetapi juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Timur hingga Bandung.

Sebelum prosesi dimulai, panitia menyiapkan sedikitnya 57 jenis sesaji yang terdiri atas hasil bumi, perlengkapan dapur, air dari tujuh sumber, serta berbagai perlengkapan adat lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan kirab sukerta, dilanjutkan sungkeman kepada orang tua masing-masing peserta. Prosesi kemudian diteruskan dengan pager-pager, pementasan wayang kulit berlakon *Murwakala*, tigas rikma oleh dalang Ki Subandi Marsudi Carito, siraman menggunakan air dari tujuh sumber yang dipimpin Kepala RRI Madiun, hingga murak sesaji dan kupat luwar.

Kepala RRI Madiun, Kukuh Setyo Budi Akhrianto, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan pihaknya kembali menggelar ruwatan massal. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin melaksanakan ruwatan dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Ruwatan ini masih mendapat perhatian masyarakat dan memang masih dibutuhkan. Karena jika menggelar ruwatan sendiri biayanya cukup besar, kami memfasilitasi melalui ruwatan massal. Harapannya, peserta dapat menjalani kehidupan ke depan dengan semangat dan energi yang lebih positif,” ujarnya.

Sementara itu, dalang ruwatan Ki Subandi Marsudi Carito menilai tradisi ruwatan perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya nguri-uri budaya Jawa. Menurutnya, ruwatan bukan sekadar ritual adat, tetapi juga mengandung pesan moral dan spiritual.

Image Not Found
Dalang ruwatan Ki Subandi Marsudi Carito. Foto : Kris-Sinergia

“Makna ruwatan adalah membersihkan hal-hal yang dianggap kurang baik yang melekat pada diri sukerta. Harapannya, setelah itu perjalanan hidup menjadi lebih baik dan lebih terang,” katanya.

Ki Subandi juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai keyakinan masing-masing. Ia berharap setiap peserta terus memanjatkan doa agar memperoleh keselamatan, ketenteraman, serta kebahagiaan lahir dan batin. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Joglo Milik Pondok Pesantren di Ponorogo Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    Joglo Milik Pondok Pesantren di Ponorogo Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah bangunan joglo Tegal Singo Legowo milik Gus Fathul Hadi atau Gus Fuad yang berada di kawasan Pondok Pesantren Hudatul Muna, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, ludes terbakar pada Selasa pagi. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan joglo yang sebagian besar berbahan kayu. Bangunan tersebut diketahui […]

    Bagikan
  • Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    Kantor Bupati Ponorogo Dipenuhi Ucapan Selamat Berupa Tanaman Hidup

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo pada 20 Februari mendatang, halaman Kantor Bupati Ponorogo dipenuhi ucapan selamat.  Namun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya karangan bunga menjadi pilihan, kali ini masyarakat memberikan ucapan dalam bentuk tanaman hidup. Ratusan tanaman, mulai dari tabebuya hingga berbagai tanaman buah seperti mangga, […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru dilantik, Dezi Setiaperma, memilih langkah hati-hati dalam mengawali masa jabatannya. Ia belum ingin terburu-buru menanggapi isu potensi korupsi di wilayah hukumnya dan lebih fokus melakukan konsolidasi internal. “Saya masih ingin memahami dulu situasi dan karakter daerah ini. Saat ini kami sedang konsolidasi dengan para […]

    Bagikan
  • Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wahid), telah rampung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan. Seluruh tahapan verifikasi dinyatakan selesai dan hasilnya telah diserahkan kepada Sekretariat DPRD Magetan. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menegaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Duh ! Viral Sekelompok Pemuda Konvoi Motor dan Tembakkan Petasan ke Warga

    Duh ! Viral Sekelompok Pemuda Konvoi Motor dan Tembakkan Petasan ke Warga

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi berbahaya sekelompok pemuda di Kabupaten Ngawi viral di media sosial. Dalam video berdurasi 34 detik yang beredar, mereka berkonvoi dengan sepeda motor di sepanjang Jalan Yos Sudarso hingga Jalan MH. Thamrin, sambil menyalakan dan menembakkan petasan ke arah warga, Selasa (27/08/2025). Dalam rekaman tersebut terlihat percikan api dan suara ledakan […]

    Bagikan
  • PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 191
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan bergerak cepat usai menerima laporan terkait ratusan sapi yang dimiliki warga terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sesuai laporan, setidaknya ada 33 ekor sapi mati hingga Senin (30/12/2024). Sementara, tahun 2024 ini tercatat sudah 781 kasus PMK yang telah dilaporkan. “Jadi dari ratusan yang dilaporkan, […]

    Bagikan
expand_less