Berita Terkini
Trending Tags

Dua Dapur Rumah di Magetan Roboh Dihantam Hujan Deras

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi dapur roboh milik Lanjar, warga RT 20/RW 04 Dusun Mbeji, Desa Plangkrongan Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu malam (22/10/2025) menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan di bagian dapur. Selain insiden di Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, peristiwa serupa juga terjadi di Dusun Mbeji, Desa Plangkrongan.

Dapur milik Lanjar, warga RT 20/RW 04 Dusun Mbeji, ambruk sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski kerugian ditaksir mencapai Rp. 20 juta. Menurut Eka Wahyudi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi sejak siang menjadi penyebab utama robohnya bangunan tersebut.

“Hujan turun cukup lama dan membuat struktur dapur milik Pak Lanjar tidak mampu menahan beban. Untungnya seluruh penghuni selamat,” jelas Eka.

Sekitar pukul 19.30 WIB, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan perangkat desa langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Namun karena hujan belum reda, pembersihan puing dilakukan terbatas dan akan dilanjutkan esok pagi. “Kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk tindakan lanjut malam itu. Pembersihan dan perbaikan baru bisa dilakukan pagi hari bersama warga,” tambahnya.

BPBD mencatat, rumah tersebut dihuni lima orang termasuk seorang lansia. Meski bagian dapur rusak parah, struktur utama rumah masih cukup kuat untuk ditempati sementara. Eka juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi bangunan tua menjelang puncak musim hujan.

“Warga sebaiknya waspada terhadap tanda-tanda kerusakan seperti retak atau kayu lapuk. Jika menemukan potensi bahaya, segera laporkan ke pihak desa, Koramil, Polsek, atau BPBD,” imbaunya.

Pihak BPBD Magetan kini terus melakukan pemantauan terhadap potensi bencana serupa di wilayah rawan, terutama di kawasan pegunungan seperti Kecamatan Poncol yang memiliki kontur tanah labil dan berisiko longsor.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras melanda wilayah Kota Madiun lebih dari satu jam pada Jumat sore (10/1/2025). Hal itu mengakibatkan sekitar 12 rumah di Jalan Cendrawasih Gang Kakatua dan Gang Gereja Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun terdampak luapan sungai. Ketua RT 17 RW V, Hariyadi mengatakan terdapat 12 KK yang terdampak […]

    Bagikan
  • Auto2000 Madiun Gandeng Awak Media Uji Kenyamanan dan Ketangguhan Toyota Veloz Hybrid EV

    Auto2000 Madiun Gandeng Awak Media Uji Kenyamanan dan Ketangguhan Toyota Veloz Hybrid EV

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sinergia | Auto2000 Madiun menguji performa kendaraan elektrifikasi terbarunya Toyota Veloz Hybrid EV melalui kegiatan rolling city di jalanan Kota Madiun, Rabu (08/7/2026). Kegiatan yang melibatkan jurnalis dan influencer di Kota Madiun itu menjadi ajang pembuktian langsung ketangguhan teknologi Hybrid Toyota yang menjadi pilihaan tepat untuk mobilitas masyarakat Madiun dan sekitarnya. […]

    Bagikan
  • Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wacana pemberlakuan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai berhembus di Kabupaten Ponorogo. Kebijakan ini dikaji sebagai salah satu upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), namun pemerintah daerah memilih tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Sugiarto, menyampaikan bahwa hingga kini […]

    Bagikan
  • Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran di Madiun, Damkar Catat 28 Kasus

    Cuaca Panas Picu Lonjakan Kebakaran di Madiun, Damkar Catat 28 Kasus

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kasus kebakaran di Kabupaten Madiun menunjukkan tren meningkat sepanjang 2026. Memasuki pertengahan Juli, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun telah menangani 28 insiden kebakaran, dengan lonjakan paling signifikan terjadi dalam tiga bulan terakhir. Cuaca panas ekstrem disebut menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko munculnya […]

    Bagikan
  • Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    Modus Mengaku Dukun, Residivis Kasus Asusila Anak di Magetan Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satreskrim Polres Magetan menangkap seorang pria berinisial Agung Laksono, 26 tahun, warga Karangrejo, Magetan, yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Tersangka menggunakan modus mengaku sebagai dukun yang dapat memindahkan janin akibat kehamilan gaib untuk menipu korban. Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban, siswi SMP berinisial EL, melaporkan kejadian tersebut. […]

    Bagikan
  • Meski Bulog Salurkan 18 Ribu Liter Per Pekan, Minyakita di Pasar Sayur Magetan Diharga Rp. 21 Ribu Per Liter

    Meski Bulog Salurkan 18 Ribu Liter Per Pekan, Minyakita di Pasar Sayur Magetan Diharga Rp. 21 Ribu Per Liter

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyaluran MinyaKita oleh Perum Bulog di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Magetan belum sepenuhnya mampu menekan harga di tingkat konsumen. Meski setiap pekan digelontorkan hingga 18 ribu liter minyak goreng bersubsidi, MinyaKita di Pasar Sayur Magetan masih dijual seharga Rp21.000 per liter atau jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan […]

    Bagikan
expand_less