Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 6
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
telaga ngebel, Salah satu wisata alam andalan kabupaten ponorogo (foto:ega patria – sinergia)

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah menyiapkan terobosan baru untuk menumbuhkan ekosistem wisata. Program itu diberi nama Karisma Event Ponorogo atau disingkat Kepo.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, melalui Kepo pihaknya ingin setiap desa mampu menghadirkan event wisata unggulan yang konsisten, kreatif, dan memiliki kekhasan lokal. Karena itu, ia telah meminta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) melakukan pembinaan, pendampingan, hingga pengelolaan media sosial.

“Kepo mulai kami rumuskan. Yang layak itu yang konsistensi setiap tahun ada, punya karakter, berbeda dengan yang lain, serta mengangkat kearifan lokal yang harus kita jadikan kreativitas untuk ditonjolkan,” ujar Sugiri, Rabu (10/9/2025).

Menurut Kang Giri, Ponorogo banyak potensi wisata berbasis tradisi dan budaya yang bisa masuk dalam Kepo. Beberapa di antaranya tradisi sebar koin dan tumpengan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Coper, Kecamatan Jetis, serta tradisi Methik Pari di Desa Glinggang, Kecamatan Sampung.

“Ada potensi wisata juga di Desa Klepu, dan banyak lagi saya tidak hafal satu per satu,” tambahnya.

Sugiri menargetkan dalam satu tahun bisa ada ratusan event unggulan yang terhimpun dalam program Kepo. Satu desa bahkan memungkinkan memiliki lebih dari satu agenda wisata yang dijadikan kalender event Ponorogo.

“Kalau dijadikan kalender event, maka akan ada ratusan. Itu penting untuk menggali sekaligus menumbuhkan ekosistem wisata. Kalau satu desa budayanya banyak, maka bisa dijadikan event berkali-kali untuk memutar kincir ekonomi,” tegasnya.

Dengan Kepo, Pemkab berharap geliat budaya dan wisata desa di Bumi Reog dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keputusan keluarga mengurung Suhananto, 45 tahun, warga Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, di dalam kandang besi bukan tanpa alasan. Selama lebih dari 25 tahun, keluarga hidup dalam bayang-bayang gangguan jiwa yang dialami Suhananto. Nanto merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Buki dan Damitun. Gangguan kejiwaan yang dialaminya bermula setelah […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan rencana pembangunan rest area di kawasan perbatasan Madiun–Nganjuk, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, masih dalam tahap kajian teknis dan perencanaan. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan proses awal pembangunan telah dimulai melalui survei lapangan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Panggil Manajemen RSUD dr. Harjono Bahas Kelanjutan RKA 2026

    DPRD Ponorogo Panggil Manajemen RSUD dr. Harjono Bahas Kelanjutan RKA 2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi D DPRD Ponorogo pada Jumat (14/11/2025) mengundang jajaran manajemen RSUD dr. Harjono dalam sebuah rapat khusus. Pertemuan ini digelar tidak lama setelah Direktur Utama rumah sakit plat merah ini, dr. Yunus Mahatma, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rapat tersebut bertujuan memastikan proses penyusunan Rencana […]

    Bagikan
  • Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Magetan Melonjak, Kini Tembus 9,82 Persen

    Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Magetan Melonjak, Kini Tembus 9,82 Persen

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Magetan menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua bulan terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat cakupan PKG kini mencapai 9,82 persen per 14 Juli 2025, melonjak tajam dari sebelumnya hanya 0,23 persen pada pertengahan Mei lalu. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Magetan, Retnowati Hadirini, mengatakan […]

    Bagikan
  • Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    Magetan Siapkan 235 Koperasi Desa Merah Putih, Target Beroperasi dalam Tiga Bulan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menargetkan pembentukan 235 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh desa dan kelurahan rampung dalam tiga bulan ke depan. Program ini menjadi tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam prioritas nasional pembangunan ekonomi desa. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan percepatan […]

    Bagikan
  • Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    Dampak PMK , Harga Ternak Sapi di Ngawi Anjlok

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 4
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Ngawi. Dinas Perikanan Dan Peternakan Kabupaten Ngawi mencatat hingga akhir Desember 2024 terdapat 277 ternak sapi yang terjangkit PMK. Bahkan 13 diantaranya mati. Merebaknya kasus PMK berdampak pada harga ternak sapi. Hal itu sangat dikeluhkan para peternak lantaran harga sapi anjlok hingga […]

    Bagikan
expand_less