Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
telaga ngebel, Salah satu wisata alam andalan kabupaten ponorogo (foto:ega patria – sinergia)

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah menyiapkan terobosan baru untuk menumbuhkan ekosistem wisata. Program itu diberi nama Karisma Event Ponorogo atau disingkat Kepo.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, melalui Kepo pihaknya ingin setiap desa mampu menghadirkan event wisata unggulan yang konsisten, kreatif, dan memiliki kekhasan lokal. Karena itu, ia telah meminta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) melakukan pembinaan, pendampingan, hingga pengelolaan media sosial.

“Kepo mulai kami rumuskan. Yang layak itu yang konsistensi setiap tahun ada, punya karakter, berbeda dengan yang lain, serta mengangkat kearifan lokal yang harus kita jadikan kreativitas untuk ditonjolkan,” ujar Sugiri, Rabu (10/9/2025).

Menurut Kang Giri, Ponorogo banyak potensi wisata berbasis tradisi dan budaya yang bisa masuk dalam Kepo. Beberapa di antaranya tradisi sebar koin dan tumpengan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Coper, Kecamatan Jetis, serta tradisi Methik Pari di Desa Glinggang, Kecamatan Sampung.

“Ada potensi wisata juga di Desa Klepu, dan banyak lagi saya tidak hafal satu per satu,” tambahnya.

Sugiri menargetkan dalam satu tahun bisa ada ratusan event unggulan yang terhimpun dalam program Kepo. Satu desa bahkan memungkinkan memiliki lebih dari satu agenda wisata yang dijadikan kalender event Ponorogo.

“Kalau dijadikan kalender event, maka akan ada ratusan. Itu penting untuk menggali sekaligus menumbuhkan ekosistem wisata. Kalau satu desa budayanya banyak, maka bisa dijadikan event berkali-kali untuk memutar kincir ekonomi,” tegasnya.

Dengan Kepo, Pemkab berharap geliat budaya dan wisata desa di Bumi Reog dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Arus Mudik, Polres Ponorogo Gelar Apel Siaga Pasukan

    Jelang Arus Mudik, Polres Ponorogo Gelar Apel Siaga Pasukan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Ponorogo menggelar apel siaga pasukan di Alun-Alun Ponorogo, Jawa Timur. Apel tersebut diikuti ratusan personel gabungan dari TNI, Polri hingga unsur masyarakat yang akan dilibatkan dalam pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat 2026. Sebanyak 380 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Rinciannya, 280 personel dari Polri […]

    Bagikan
  • Dua Pengendara Motor Tewas Adu Banteng di Jalur Ponorogo–Pacitan

    Dua Pengendara Motor Tewas Adu Banteng di Jalur Ponorogo–Pacitan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Ponorogo–Pacitan. Tepatnya di Desa Balong, Kecamatan Balong, Rabu dini hari (17/9/2025). Dua pengendara sepeda motor tewas di lokasi setelah kendaraannya terlibat tabrakan depan alias adu banteng. Salah satu korban diketahui bernama Ahmad Atfa Mutathowi’ah, pelajar 17 tahun asal Dukuh Sukamaju, Desa Ngilo-ilo, Kecamatan Slahung. Ahmad […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    Kejari Magetan Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Korupsi Gamelan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memperpanjang masa penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat musik gamelan tahun anggaran 2019 di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan. Kedua tersangka yaitu S, mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora yang saat itu juga menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta YSJI, […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
  • KAGAMA Madiun Kawal Hilirisasi Riset UGM, Dampingi Mahasiswa KKN Kembangkan Gamagora 7 hingga Program Pemberdayaan Desa

    KAGAMA Madiun Kawal Hilirisasi Riset UGM, Dampingi Mahasiswa KKN Kembangkan Gamagora 7 hingga Program Pemberdayaan Desa

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Keberhasilan pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kabupaten Madiun tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Salah satunya datang dari Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Cabang Madiun yang aktif mendampingi mahasiswa sejak tahap perencanaan hingga implementasi program di lapangan. Setelah mahasiswa KKN memaparkan capaian […]

    Bagikan
  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
expand_less