Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

SDN 1 Setono Ditutup, DPRD Ponorogo Dorong Penataan Guru dan Kaji Regrouping

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Ponorogo dorong penataan guru pascapenutupan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Penutupan SDN 1 Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, mendapat perhatian DPRD Kabupaten Ponorogo. Sekolah yang selama beberapa tahun mengalami kekurangan siswa tersebut akhirnya ditutup setelah tidak mendapatkan murid baru dan adanya keinginan wali murid agar anak-anak mereka bersekolah di tempat lain.

Anggota DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, mengatakan keputusan penutupan SDN 1 Setono dilakukan karena sekolah tersebut tidak mendapatkan murid. Selain itu, wali murid juga menghendaki agar sekolah ditutup.

“Karena Setono 1 tidak dapat murid dan wali murid menghendaki penutupan, maka DPRD menyetujui supaya guru pendidik bisa digeser penempatannya,” ujar Ribut.

Menurut Ribut, penataan tenaga pendidik menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan setelah sekolah ditutup. Guru dan tenaga pendidik diharapkan dapat ditempatkan kembali sesuai kebutuhan sekolah lain.

Sementara itu, terkait rencana regrouping sekolah, DPRD Ponorogo bersama Dinas Pendidikan terus melakukan kajian. Ribut mengatakan proses tersebut masih dibahas untuk menentukan langkah terbaik terhadap penataan sekolah yang mengalami kekurangan siswa.

“Untuk regrouping kami bersama dinas terus mengkaji,” katanya.

Sebelumnya, SDN 1 Setono hanya memiliki enam siswa sebelum akhirnya ditutup pada Juli 2026. Keenam siswa tersebut terdiri atas masing-masing dua siswa kelas IV, V, dan VI. Sedangkan kelas I hingga III praktis tidak memiliki siswa.

Sekretaris Kelurahan Setono, Handry Reza Pratama, mengatakan minimnya jumlah siswa terjadi karena jumlah pendaftar baru terus menyusut. Bahkan, ketika hanya terdapat satu atau dua calon siswa, orang tua biasanya diarahkan untuk memilih sekolah lain yang memiliki jumlah siswa lebih banyak.

Pihak kelurahan mengaku menyayangkan penutupan tersebut. Terlebih, SDN 1 Setono merupakan satu-satunya sekolah dasar negeri di wilayah Kelurahan Setono.

Selain jumlah pendaftar yang minim, lokasi sekolah yang berada di tepi jalan raya juga disebut menjadi salah satu pertimbangan sebagian orang tua. Padatnya lalu lintas membuat wali murid khawatir terhadap keselamatan anak saat beraktivitas di sekitar sekolah.

Setelah sekolah ditutup, para siswa yang tersisa dipindahkan ke sekolah lain. Salah satunya Dafa Putra Pratama, siswa kelas V yang kini melanjutkan pendidikan di SDN 1 Jenangan.

Dafa mengaku senang setelah pindah sekolah karena memiliki lebih banyak teman.

“Senang. Karena temannya banyak,” kata Dafa.

Kini, bangunan SDN 1 Setono masih berdiri, namun tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Penutupan sekolah tersebut menjadi bagian dari persoalan penataan pendidikan di tengah semakin menurunnya jumlah peserta didik di sejumlah sekolah dasar negeri. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Ngalap Berkah, Warga Munggut Berebut Gunungan Saat Peringati Malam Maulid Nabi

    Tradisi Ngalap Berkah, Warga Munggut Berebut Gunungan Saat Peringati Malam Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tradisi “Ngalap Berkah” digelar warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis malam (04/09/2025). Warga dari berbagai usia tampak bersemangat berebut gunungan setinggi dua meter berisi jajanan pasar hingga perlengkapan rumah tangga. Teriakan riuh kemudian terdengar usai gunungan didoakan. Anak-anak langsung bergegas lari mengincar […]

    Bagikan
  • Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    Realisasi Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Masih Jauh dari Target

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia, belum menunjukkan perkembangan signifikan di Kabupaten Magetan. Hingga akhir Juli 2025, realisasi pembangunan dapur MBG di daerah ini baru mencapai 9 unit, jauh dari target nasional sebanyak 50 dapur per kabupaten/kota. Setiap dapur ditargetkan mampu menyajikan sekitar […]

    Bagikan
  • Lonjakan Penumpang Kereta Api Lebaran 2026 di Madiun Tembus 83 Ribu, Dipicu Libur Sekolah

    Lonjakan Penumpang Kereta Api Lebaran 2026 di Madiun Tembus 83 Ribu, Dipicu Libur Sekolah

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Volume penumpang kereta api jarak jauh di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melonjak signifikan pada hari kelima masa Angkutan Lebaran 2026. Total penumpang yang dilayani tercatat mencapai 83.664 orang. Data menunjukkan, dari jumlah tersebut sebanyak 53.968 penumpang merupakan kedatangan, sementara 29.696 lainnya adalah keberangkatan. […]

    Bagikan
  • Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik Permasalahan tukar guling aset Pemerintah Kabupaten Madiun dengan Pemerintah Desa Purwosari kian panjang. Komisi C DPRD Kabupaten Madiun bakal menginventarisir permasalahan aset yang kian menahun menjadi catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua komisi C DPRD Kabupaten Madiun  Rudi Triswahono menjelaskan pihaknya akan membahas bersama internal komisi. Serta […]

    Bagikan
  • Perjalanan Politik Muhtarom di PKB Madiun, Dari Pendiri hingga Tongkat Regenerasi Kepemimpinan

    Perjalanan Politik Muhtarom di PKB Madiun, Dari Pendiri hingga Tongkat Regenerasi Kepemimpinan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Nama H. Muhtarom tak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Madiun. Sejak ikut membesarkan partai pada awal berdirinya tahun 1998, ia menjadi salah satu figur kunci yang mengawal pertumbuhan sekaligus konsolidasi politik PKB di daerah tersebut. Selama lebih dari dua dekade, Muhtarom dikenal sebagai sosok yang […]

    Bagikan
  • Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan telah memperbaharui data pemilih di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Hal itu ditegaskan oleh Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Magetan, Nanik Yasiroh, menyampaikan pencatatan per 15 Maret, terdapat 16 pemilih yang meninggal dunia, 8 […]

    Bagikan
expand_less