KUA-PPAS 2027 Magetan Disepakati, Program Prioritas Bupati Jadi Fokus Penganggaran
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 48
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama DPRD Magetan menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Magetan 2027.
Wakil Ketua DPRD Magetan Pangayoman mengatakan, kesepakatan KUA-PPAS memuat arah kebijakan penganggaran serta prioritas pembangunan yang akan dijalankan pemerintah daerah pada 2027.
“Paripurna pada sore hari ini adalah penandatanganan kesepakatan bersama KUA dan PPAS tahun anggaran 2027,” kata Pangayoman.
Menurutnya, program yang menjadi prioritas dalam KUA-PPAS mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Sejumlah kebutuhan utama yang menjadi perhatian antara lain penganggaran belanja pegawai, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, serta program pemerintah daerah lainnya.
“Program-program pemerintah daerah yang telah dicantumkan dalam RKPD, terutama untuk memenuhi kebutuhan penganggaran penggajian, infrastruktur dan lain-lain,” ujarnya.
Pangayoman menjelaskan, pembahasan KUA-PPAS merupakan bagian dari tahapan penyusunan APBD. Melalui dua dokumen tersebut, Pemkab dan DPRD menyepakati prioritas pembangunan yang akan menjadi dasar penyusunan anggaran tahun berikutnya.
Ia menyebut, arah penganggaran 2027 juga akan diarahkan untuk mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah, mengingat tahun tersebut menjadi tahun kedua masa kepemimpinan Bupati Magetan.
“Di dalam dua dokumen itu kita mencari kesepakatan bersama antara Bupati dengan DPRD tentang prioritas pembangunan yang akan dilakukan tahun 2027,” jelasnya.
Pangayoman menambahkan, program yang masuk dalam KUA-PPAS terutama merupakan program kepala daerah yang ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun kedua kepemimpinannya.
“Utamanya tentu saja yang mempunyai visi misi Bupati. Jadi program-program Bupati yang akan dicapai pada tahun kedua kepemimpinannya tahun 2027,” katanya.
Sementara itu, terkait proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pangayoman menyebut terdapat peluang peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ia menegaskan angka tersebut masih berupa proyeksi karena tahun anggaran 2026 belum berakhir.
“Kalau Pendapatan Asli Daerah pasti naik, tapi tidak signifikan. Ini kan baru bulan Agustus, sedangkan PAD totalnya baru diketahui di akhir Desember. Jadi ini masih prognosis,” pungkasnya.
Kesepakatan KUA-PPAS 2027 selanjutnya menjadi pijakan bagi Pemkab Magetan dalam menyusun rancangan APBD 2027. Besaran pendapatan, belanja, serta program prioritas akan kembali dibahas dalam tahapan penyusunan dan pembahasan APBD hingga nantinya ditetapkan menjadi regulasi anggaran daerah. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez



