Berita Terkini
Trending Tags

Alokasi Pupuk Subsidi Di Kabupaten Madiun Tahun 2025 Kurang Dari Pengajuan 

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
  • visibility 53
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Alokasi pupuk subsidi di Kabupaten Madiun kurang dari rencana pengajuan dari DISPERTA, Kab. Madiun, 13/1/2025, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Kabupaten Madiun pada tahun 2025 ini mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat. Namun demikian jumlah alokasi pupuk lebih sedikit yang diterima petani dibanding tahun lalu. 

“Sebenarnya untuk besaran alokasi pupuk subsidi tahun ini sama dengan tahun lalu, hanya luasannya yang bertambah sehingga penerimaan di petani bakal berkurang,” kata Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Parna, saat dikonfirmasi (13/1/2025).

Parna merincikan, jumlah alokasi pupuk subsidi yang didapat Kabupaten Madiun tahun ini belum mencukupi semua kebutuhan. Seperti pada jenis urea, dimana hanya mendapat 84 persen atau sejumlah 23.440 ton dari usulan pada rencana definitif kebutuhan kelompok tani (RDKK) sebanyak 27.877 ton. Kemudian untuk jenis NPK dari usulan 26.558 ton hanya terealisasi 57 persen atau sejumlah 15.395 ton.

Image Not Found
Jumlah alokasi pupuk subsidi di Kabupaten Madiun tahun ini belum mencukupi semua kebutuhan, Kab. Madiun , 13/1/2025, Foto : Dana – Sinergia

Sementara untuk jenis NPK formula khusus seperti untuk kakao terealisasi 85,29 persen atau sebanyak 419 ton dari usulan RDKK sebesar 491 ton. Sedangkan realisasi terendah pada pupuk organik yakni hanya 30,9 persen atau sekitar 6.264 ton dari kebutuhan sebanyak 20.268 ton.

“Karena selain luasan lahan pertanian di RDKK bertambah dibeberapa wilayah, tahun ini dari LMDH juga mengajukan kebutuhan pupuk subsidi, sehingga jumlah yang ada ini kami ratakan agar semua bisa mendapatkan pupuk subsidi,” terangnya.

Sedangkan lahan rencana tanam secara luasan mencapai 103.473 ha. Ratusan hektar lahan itu mencakup lahan padi, jagung, dan kakao. 

Adapun untuk skema pendistribusian sendiri masih mengikuti mekanisme seperti tahun lalu yakni dari perusahaan pupuk ke distributor, lalu ke kios dan ditebus oleh petani sesuai jatah masing-masing. Pun Disperta juga telah menyosialisasikan kepada petani agar para petani paham jumlah alokasi pupuk subsidi yang diterima dan sudah diserap ada berapa.

“Kami juga bekerjasama dengan petugas dilapangan serta kelompok tani untuk terus mengawal pendistribusian pupuk subsidi ini, meski sedikit namun harapannya bisa tetap tepat sasaran diterima petani yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Tanpa Identitas Meninggal Dunia Tertabrak KA Bangunkarta

    Pria Tanpa Identitas Meninggal Dunia Tertabrak KA Bangunkarta

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di perlintasan kereta api di km 167+3/4 petak jalan Madiun-Magetan, tepatnya di Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Korban tertemper KA 123 Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen sekitar pukul 06.42 WIB Sabtu (25/1/2025). Tim Inafis Polres Madiun Kota serta Polsek Manguharjo dan Polsuska Daop […]

    Bagikan
  • Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Langit Magetan tampak cerah, namun suasana di Pendopo Surya Graha justru penuh haru dan air mata. Jumat pagi (16/05/2025), menjadi momentum yang tak terlupakan bagi 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan. Setelah menunggu bertahun-tahun, impian mereka untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud. Keberangkatan yang masuk dalam Kloter 51 […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Melejit, Tembus Rp. 100 Ribu Lebih Per Kg

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pada awal Ramadan tahun ini, komoditas bumbu dapur di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan. Khususnya, cabai rawit yang melonjak tajam hingga tembus Rp. 100 ribu lebih per kilogramnya. Hal itu seperti yang terpantau di Pasar Besar Madiun pada Jumat (20/02/2026). Sulasmi, salah satu pedagang mengaku bahwa kenaikan harga cabai rawit […]

    Bagikan
  • Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Peresmian Railtour Jawa Timur. Sinergi KAI dan Pemda untuk Pariwisata Berkelanjutan dengan tema “Keliling Dunia Tanpa Paspor dengan Kereta Api,” yang digelar […]

    Bagikan
  • Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gunung Lawu segera memasuki babak baru dalam pengelolaan kawasan hutannya. Setelah melalui kajian terpadu oleh tim teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Desember 2025, sekitar 7.341 hektare hutan lindung direkomendasikan untuk dinaikkan statusnya menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi konservasi […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan melaksanakan pemusnahan barang bukti dari puluhan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Kegiatan dihadiri Wakapolres Magetan serta sejumlah perwakilan instansi terkait. Dalam pemusnahan periode kedua tahun 2025 yang mencakup putusan sejak Mei hingga November, Kejari memusnahkan barang bukti dari 45 perkara. Perkara tersebut meliputi 7 kasus Kamnegtibum, 11 […]

    Bagikan
expand_less