Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tambang galian c yang waktu lalu memakan korban akibat longsor, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memilih bersikap hati-hati dalam menanggapi polemik tambang galian C milik PT Anugrah Karya Pasti di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Aktivitas tambang tersebut menjadi sorotan publik setelah tebing setinggi belasan meter longsor dan menewaskan satu orang sopir truk beberapa waktu lalu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, enggan memberikan komentar mendalam terkait persoalan tambang tersebut. Ia menegaskan bahwa Surat Keputusan (SK) Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk tambang itu bukan diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi, melainkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

“SK IUP-nya diterbitkan langsung oleh Kementerian ESDM,” ujar Khofifah saat ditemui usai berziarah ke makam Gubernur Suryo di Magetan, Minggu (05/10/2025).

Khofifah menambahkan, tindak lanjut atas insiden tersebut sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada pihak kementerian terkait.

“Untuk kelanjutan penanganannya, silakan ditanyakan ke sana ya,” katanya singkat.

Pernyataan Khofifah menjadi tanggapan resmi pertama dari Pemprov Jatim setelah munculnya kritik terhadap kegiatan penambangan yang dianggap berisiko dan meresahkan warga sekitar. Peristiwa ini juga menambah panjang daftar persoalan tambang galian C di Jawa Timur yang berkaitan dengan aspek keselamatan dan dampak lingkungan.

Tambang dengan luas lahan sekitar 6,65 hektare di Desa Sayutan dan Trosono itu disebut-sebut tidak menerapkan sistem terasering pada tebing hasil galian. Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi memicu longsor dan mengubah kontur tanah di sekitarnya.

Meski menuai protes, Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan tambang yang dikelola PT Anugrah Karya Pasti telah memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) sejak 2021 dan berlaku hingga 2026.

Namun demikian, Bupati Magetan Nanik Sumantri menyatakan pihaknya sudah mengirim surat kepada Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur untuk meminta audit menyeluruh terhadap kegiatan tambang tersebut. Ia menilai, lokasi galian yang longsor dan menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, tergolong berbahaya.

“Kami berharap kegiatan pertambangan di Magetan dapat dikelola dengan baik, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, konservasi lingkungan, dan keselamatan masyarakat,” ujar Nanik, Senin (29/09/2025).

Dengan meningkatnya perhatian publik, Pemkab Magetan menegaskan komitmennya untuk memastikan aktivitas tambang di wilayahnya berjalan sesuai regulasi dan tidak membahayakan warga sekitar.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meningkatnya aksi perusakan fasilitas publik dan kantor pemerintahan di sejumlah daerah belakangan ini mendorong aparat di Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan. Di Kecamatan Karangrejo, pengamanan Mapolsek tidak hanya dilakukan aparat kepolisian dan TNI. Personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) juga turut bergabung dalam apel siaga pada Minggu (31/8/2025) untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Camat […]

    Bagikan
  • 13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah ironi terjadi di Kabupaten Magetan. Belasan ribu kursi kerja kosong, namun ribuan pencari kerja masih belum terserap. Data terbaru mencatat, 16.000 lowongan kerja tersedia, tetapi 13.000 warga tercatat masih menganggur. Kondisi ini membuka mata Pemerintah Kabupaten Magetan untuk segera membenahi sistem penyaluran tenaga kerja. Salah satu langkah nyata dilakukan […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Serap 95,8 Persen Gabah dan Beras Petani dari Target Tahunan

    Bulog Madiun Serap 95,8 Persen Gabah dan Beras Petani dari Target Tahunan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat serapan gabah dan beras sepanjang tahun 2025 hampir menembus target. Hingga 30 September, serapan setara beras mencapai 55.723 ton dari target 58.180 ton atau sekitar 95,8 persen. Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan serapan tersebut meliputi wilayah Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Ngawi.  “Realisasi […]

    Bagikan
  • Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemberantasan rokok ilegal di wilayah Kota Madiun terus digencarkan. Hal itu menyikapi data tahun 2024, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madiun berhasil menggagalkan peredaran sekitar 7 juta batang rokok tanpa cukai, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp7,5 miliar. Sementara itu, hingga September 2025, jumlah penindakan sudah […]

    Bagikan
  • Siswa SDN 1 Ngrupit Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

    Siswa SDN 1 Ngrupit Galang Dana untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan siswa dan guru SD Negeri 1 Ngrupit, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar doa bersama sekaligus penggalangan dana untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di masjid yang berada di dekat sekolah, setelah para siswa menjalankan salat dhuha berjamaah. […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less